
"Besok kamu ke kampus? " Tanya karina sembari duduk di samping Gavin.
"Iya sayang" Jawab Gavin sembari mematikan video yang dia tonton.
"Mau kopi? " Tanya karina.
"Iya mau" Jawab Gavin sembari tersenyum.
"Bentar ya aku bikinin dulu" Kata karina sembari pergi ke dapur.
"Baguslah dia mau berubah" Batin Gavin sembari kembali menonton ceramah.
"Nih kak" Ucap karina sembari meletakkan secangkir kopi di meja.
"Makasih ya" Ucap Gavin sembari mengelus rambut karina.
"Iya sama sama" Ucap karina sembari ikut juga menonton ceramah yang di lihat Gavin.
"Ga tidur sayang? "Tanya Gavin ke karina.
"Emm iya ini mau tidur" Ucap karina dan pergi ke kamar nya.
Karina pun langsung memutuskan untuk tidur.
Entah kenapa ini pertama kali nya karina bangun sebelum adzan subuh.
"Wah rekor pertama kali nih gue bangun subuh kalau mama dan fany dan juga kaila tau pasti mereka bangga" Gumam karina saat melihat jam.
"Gavin udah bangun belum ya? "Gumam karina sembari menuju ke kamar Gavin.
Tok tok tok.
Karina mengetuk pintu kamar Gavin.
"Iya kenapa? " Tanya Gavin sembari keluar dari kamar.
"Lho udah bangun kak? " Tanya karina terkejut.
"Udah dong, kamu sana ambil wudhu kita sholat berjamaah" Ujar Gavin sembari menarik pipi karina.
Mereka pun sholat bersama.
Setelah sholat karina dan Gavin memutuskan untuk ke kamar mereka masing masing.
Saat sedang belajar ponsel karina berbunyi menandakan ada pesan yang masuk.
•Arga.
Semua nya akan di mulai.
Saat membaca pesan dari Arga karina hanya mengabaikan nya saja dia berpikir Arga hanya iseng.
"Kurang kerjaan banget sih" Gumam karina sembari meletakkan HP nya kembali.
Karena hari sudah mulai terang karina pun memutuskan untuk mandi dan membuat sarapan untuk Gavin dan dirinya.
"Kak ayo sini sarapan dulu" Ujar karina saat melihat Gavin menuruni tangga.
"Iya sayang" Ucap Gavin sembari duduk di samping karina.
__ADS_1
Setelah sarapan Gavin pun mengantarkan karina ke sekolah dan Gavin pun langsung pergi ke kampus nya.
"Yang semangat ya belajar nya dan jangan bolos" Peringatan dari Gavin.
"Iya iya" Ucap karina sembari keluar dari mobil Gavin.
Dan karina pun langsung menuju ke kelas nya.
"Karinaaa ada kabar hotttt" Ucap kaila heboh saat karina memasuki kelas dan duduk di kursi nya.
"Berita apaan kel padahal masih pagi lho" Tanya karina sembari meletakkan tas nya.
"Mantan lo" Ucap fany sembari menghampiri karina.
"Iya mantan lo pindah ke sekolah kita dan dia jadi idola para siswi ya karena wajah nya yang ganteng itu" Jelas kaila.
Seketika karina terdiam karena dia teringat pesan yang di kirim Arga tadi pagi.
"Dia masuk kelas berapa? " Tanya karina.
"Tadi gue tanya si bagas dia sekelas sama kita" Jawab fany dan diangguki kaila dan membuat karina terkejut.
"Dia belum tau lo udah di jodohin? " Tanya kaila.
"Belum dan gue ga mau ada yang tau kalau gue udah nikah" Ucap karina.
"Semoga aja tuh orang ga bikin masalah" Kata fany dan diangguki karina.
"Gua harap juga gitu" Ucap karina.
Bel masuk pun berbunyi fany dan kaila pun kembali ke kursi mereka masing masing.
"Baik silahkan masuk nak"
Arga pun memasuki kelas dan suasana kelas pun menjadi ribut.
"Dia semua nya! " Tegas buk Rani dan kelas pun kembali hening.
"Perkenalkan gue Arga" Ucap singkat Arga.
"Udah gitu doang gaada basa basi? " Tanya buk Rani dan Arga menggeleng kan kepalanya.
"Yasudah kamu duduk disebelah karina" Ujar buk Rani sembari menunjuk karina.
Dan Arga pun langsung duduk di sebelah karina.
"Hay cantik" Sapa Arga dan karina hanya mengabaikan nya saja.
"Baik ayo kita mulai pelajaran nya" Ucap buk Rani
Saat buk Rani menjelaskan tentang pelajaran Arga hanya memandangi wajah karina dan karina yang mendapat perlakuan tersebut merasa sedikit tidak nyaman.
"Heh ga lo perhatikan itu papan tulis" Cetus karina.
"Tapi wajah lo lebih menarik rin" Kata Arga.
"Gue ga nyaman kalau lo liatin wajah gue mulu" Cetus karina.
"Kalau mau nyaman ayo pacaran sama gue" Tawar Arga.
__ADS_1
"Kenapa sih lo padahal udah punya pacar masih aja gatel" Cetus karina kesal.
"Gue putusin semua cewe demi lo rin" Ucap Arga.
"Ooh berarti selama ini cewe lo banyak gitu? kenapa ga sama mereka aja lo? " Tanya karina.
"Gue sayang sama lo gaada yang bisa gantiin lo, lo cewe yang pertama kali buat gue sebucin ini rin"Jelas Arga.
"Dasar udah berapa banyak cewe lo giniin? "Tanya karina.
" Pliss rin percaya sama gue walau cewe gue banyak tapi lo paling gue cintai, gue ga bisa hidup tanpa lo"Ucap Arga memohon.
"Basi tau ga" Cetus karina.
"Gue harus apa biar lo mau balikan lagi sama gua? " Tanya arga
"Gaada yang harus lo lakuin mending lo gausah ganggu gue lagi" Cetus karina yang sudah muak dengan Arga yang terus menerus memohon.
"Gua akan lakuin apa pun rin agar lo balikan sama gue lagi" Ucap Arga.
"Lo itu ya, tau ah cape" Cetus karina kesal.
"Rin gue cinta banget sama lo" Ucap Arga sembari berusaha untuk memegang tangan karina.
"Apaan sih lo ga usah pegang pegang tangan gue lah" Cetus karina kesal sembari berdiri.
Saat berdiri semua orang langsung melihat karina.
"Ada apa nak? " Tanya buk Rani.
"Saya mau pindah duduk di sebelah fany buk" Jelas karina.
"Kenapa kamu mau pindah nak bukannya kamu cinta mati banget ya sama tuh meja" Tanya buk Rani heran melihat kelakuan karina.
"Saya males semeja dengan Arga buk lebih baik saya pindah dari pada harus satu meja dengan dia bikin muak" Jelas karina sembari duduk di samping fany.
"Astaga nak padahal saya sengaja nyuruh Arga duduk di samping kamu biar kamu kalem dikit eh ternyata ga mempengaruhi kamu, padahal Arga ganteng lho nak" Ucap buk Rani.
"Iya tuh padahal Arga ganteng kenapa lo ga mau 1 meja sama dia padahal itu kesempatan emas" Ucap salah satu siswi.
"Bodo banget gue sama cowo mau seganteng apa pun ga peduli banget gue" Cetus karina.
"Kalau ganteng tapi kelakuan nya minus buat apa?" Sindir kaila.
"Udah udh kok malah jadi debat sih" Ucap buk Rani meleraikan semuanya sebelum lord karina badmood dan pergi bolos.
"Buk saya izin ke kamar mandi" Izin karina.
"Enggak pasti kamu ini lagi badmood dan mau bolos" Ucap buk Rani melarang karina untuk bolos.
.
.
.
.
Hay semua nya jangan lupa Like, Komen,dan Vote yah!.
__ADS_1
Biar author semangat buat nulis nya😼