Dijodohkan Dengan Santri

Dijodohkan Dengan Santri
Taman


__ADS_3

"Modus" Cetus karina.


"Biar orang orang tau kamu punya aku" Ucap gavin sembari tersenyum hingga memperlihatkan lesung pipi nya.


Karina yang melihat gavin tersenyum pun melihat ke arah lain karena salting.


"Sini hp nya" Tutur karina tanpa melihat gavin.


"Ini" Kata gavin sembari memberikan hp nya ke karina.


Karina pun membuat akun sosmed gavin.


"Ini udah selesai" Kata karina sembari memberikan hp gavin.


"Makasih ya" Ucap gavin sembari mengambil hp nya.


Dan tiba tiba saja hp karina berbunyi menandakan ada pesan yang masuk.


Karina pun langsung mengambil hp nya untuk melihat siapa yang mengirim pesan.


•Bari


Maaf karina, piknik nya tidak jadi soalnya besok semuanya pada sibuk, maaf ya.


Karina pun membalas pesan dari bari.


•Karina


Oke, gapapa kok.


"Ada apa? " Tanya gavin ke karina yang sedang membalas chat dari bari.


"Oh ini bari katanya ga jadi piknik nya soalnya semua nya pasa sibuk" Jawab karina.


"Gimana kalau gitu besok pagi kita ke taman untuk lari pagi? " Ujar gavin.


"Boleh tuh, ide yang bagus" Ucap karina bersemangat.


"Yaudah kalai gitu kamu sana pergi tidur,udah larut malam nih" Omel gavin seperti emak emak yang menyuruh anak tk untuk tidur.


"Iya iya" Cetus karina dan pergi meninggalkan gavin.


Saat sedang rebahan lagi lagi hp karina berdering yang menandakan ada panggilan masuk dari nomor yang tidak dikenal.


Karina yang mendapatkan panggilan dari nomor yang tidak di kenal tersebut pun berpikir sejenak.


"Ini orang iseng kah? " Gumam karina saat melihat nomor yang tidak dikenal tersebut.


Dan akhirnya karina pun mengangkat panggilan tersebut karena karina berpikir mana tau ada yang penting.


"Halo" Sapa orang yang tidak di kenal tersebut dengan suara berat.


"Ada perlu apa ya? " Tanya karina karena malas berbasa basi.


"Semua nya akan benar benar dimulai kalau anda tidak balikan dengan arga" Ucap seseorang tersebut dengan suara berat.


"Terserah deh, ganggu orang tidur aja lo" Cetus karina.


Dan karina pun mematikan panggilan tersebut karena baginya tidak terlalu penting dan memutuskan untuk melanjutkan tidur nya.

__ADS_1


.........


"Sayang ayo berangkat sebelum siang" Ucap gavin ke karina yang masih sibuk dengan sepatu nya.


"Sabar dong ga liat apa aku lagi pakai sepatu" Cetus karina.


"Kalau ada mama pasti kamu udah kena omelin" Kata gavin sembari tersenyum miring.


"Lha kenapa? " Tanya karina penasaran.


"Emm apa ya" Ucap gavin berpura-pura berpikir.


"Tau deh yuk berangkat ke taman" Ajak karina dan diangguki gavin.


Mereka pun berangkat ke taman menggunakan motor sport gavin.


"Aku duluan ya" Ucap karina meninggalkan gavin sendirian.


"Yaahh karina masa iya suami nya sendiri di tinggal sendirian nanti kalau aku di rebut gimana? " Tanya gavin ke karina yang tidak terlalu jauh dari nya.


"Ga peduli wek" Ucap karina sembari menjulurkan lidahnya dan pergi.


Karin pun berlari santai di sekitar taman.


"Haloo bapak ganteng sedunia kalau ga masukan saya ke bk" Sapa karina ke pak safar yang sedang duduk di kursi taman.


"Astaghfirullah" Ucap pak safar terkejut saat melihat karina.


"Ya Allah pak saya bukan setan pak" Kata karina.


"Astaga karina kamu selalu saja ada di mana mana, bikin bapak puyeng liat kamu terus" Ucap pak safar ke karina.


"Iya vitamin kematian yang selalu bikin saya depresot" Cetus pak safar.


"Aduh pak, bapak mah ga seru" Cetus karina.


"Bareng siapa kamu kesini? " Tanya pak safar.


"Bapak nanya saya kan? " Tanya karina memastikan.


"Enggak bapak lagi bertanya ke tong sampah" Cetus pak safar.


"Bapak mah udah tua pakai ngambek ngambek segala an lagi" Sindir karina.


"Kamu itu ya selalu saja setiap pagi bahkan di hari libur pun" Ucap pak safar yang sudah sangat pasrah dengan sifat karina.


"Btw bapak sama siapa nich? Apakah sama pacar? " Tanya karina penasaran.


"Saya sudah punya istri" Kata pak safar.


"Kapan nikah nya pak, saya kok ga di undang" Tanya karina.


"Kalau kamu di undang berarti bapak lagi mengadakan pengajian untuk orang yang minus akhlak dong" Kata pak safar menyindir karina.


"Bapak mah ga seru padahal kalau bapak ngundang saya, saya bakal nyumbang 1 m lho pak" Ucap karina.


"Halah kamu mending cari pacar sana biar ga bikin orang ga tenang hidup" Tutur pak safar.


Saat sedang asyik bercanda dengan pak safar tiba tiba ada yang menyapa mereka.

__ADS_1


"Hay pak, hay rin" Sapa seseorang tersebut.


"Oh hay bari" Sapa balik karina.


"Hay juga nak" Sapa balik pak safar.


"Dih giliran si bari nyapa disapa balik giliran aku malah kaget" Cetus karina kesal dengan pak safar.


"Kalau bari saya sudah hampir setiap minggu melihat dia di sini untuk olahraga lah kamu baru pertama kali seumur hidup saya melihat kamu sedang berolahraga makanya bapak terkejut" Jelas pak safar.


"Heleh bapak nih alasan mulu" Ucap karina tak percaya dengan pak safar.


"Sudah lah cape saya liat kamu mulu, bari saya serahin karina yang sedikit bukan sedikit lagi tapi udah minus ke kamu" Ucap pak safar pergi dari sana karina ia sudah lelah berdebat dengan karina.


"Bukannya lo sibuk ya? " Tanya karina.


"Gua pagi free siang nanti gue sibuk dan emang udah jadi kebiasaan gue olahraga disini" Jelas bari.


"Ohh gitu" Ucap karina paham.


"Lo disini mau olahraga? " Tanya bari.


"Iya lah yakali gue disini cuman numpang mandi doang" Ucap karina.


"Kesambet apaan lo karina?Tanya bari curiga.


"Emang gua kenapa?"Tanya balik karina.


"Gaada sih heran gue lo akhir akhir ini banyak berubah" Kata bari.


"Enggak sih biasa aja" Ucap karina.


Saat sedang berbicara dengan bari tiba tiba ada orang datang sembari merangkul bahu karina.


"Ternyata disini ya" Ucap seseorang tersebut sembari merangkul karina.


"Eh kak gavin" Ucal karina tersenyum kaku karena di telah meninggalkan gavin tadi.


"Lagi ngapain hm? kok aku tadi di tinggalin" Tanya gavin ke karina.


"Lo siapa ya, berani ngerangkul karina? tuh liat karina keliatannya tertekan gara gara lo? " Tanya bari curiga.


Karina merasa gugup karena dia teringat sudah meninggalkan gavin sendirian dan mengejek nya.


"Kenalin saya masa depan nya karina" Ucap gavin sembari merangkul karina.


"Maksud lo pacar? " Tanya bari sembari melihat ke arah karina.


"Iya saya sua-"


.


.


.


.


Hay semua nya jangan lupa Like, Komen,dan Vote yah!.

__ADS_1


Biar author semangat buat nulis nya😼


__ADS_2