
"Gausah sayang aku baik baik aja kok" Tolak gavin.
"Yaudah kita langsung pulang aja ya" Ucap karina melajukan mobilnya menunju arah rumah mereka.
Sesampai nya di rumah karina langsung menyuruh gavin duduk di sofa dan mengambil kotak p3k dan mengobati luka gavin.
"Sayang kamu kok tau aku bertengkar dengan arga? " Tanya gavin penasaran.
"Ada deh" Jawab karina yang masih fokus mengobati luka gavin yang tidak terlalu banyak di muka nya.
"Aku seneng kamu perhatian gini" Batin gavin sembari memperhatikan karina yang sedang fokus mengobati luka nya.
"Selesai deh" Ucap karina sembari memberrsksn kotak p3k dan meletakkan nya di atas meja.
"Deo itu siapa? "Tanya gavin.
"Sahabat aku dari kecil kak"Jawab karina dan gavin pun mengangguk paham.
"Kamu setelah lulus mau nyambung kuliah atau gimana? " Tanya gavin.
"Pengen nya sih jadi dosen" Jawab karina.
"Kalau gitu belajar lah yang rajin jangan sering bolos"Nasehat gavin ke karina.
"Ga tau juga sih" Ucap karina santai.
"Pikiran lah baik baik" Ucap gavin sembari tersenyum.
"Yaudah aku ke kamar ya mau tidur" Ucap karina sembari meninggalkan gavin.
Dan karina pun langsung merebahkan diri nya ke kasur dan tidur.
Dan seperti biasa karina melakukan aktivitas pagi nya dan langsung pergi kesekolah bersama gavin.
"Nanti jangan telat ya jemput nya" Peringatan karina sembari keluar dari mobil.
"Siap nyonya" Ucap gavin sembari hormat ke karina.
Dan karina pun langsung menunu kelas.
"pagi Karina akuuuu"Sapa kaila heboh sembari menhampiri karina yang hendak duduk di kursi nya.
" Lah bukan lo udah pindah tempat duduk rin? "Tanya fany yang heran karina duduk di tempat nya kembali.
"Tenang aja guys arga udah ga sekelas sama kita" Jawab Karina santai.
"Ha kenapa? " Tanya kompak kaila dan fany.
"Ada deh" Jawab karina sembari memainkan alis nya.
"Yaelah lo" Cetus kaila kesal karena udah penasaran.
"Eh gimana kemaren aman ga? " Tanya karina.
"Iya arga emosi ga jelas ke kita dan marah marah bahkan mau ngajak gelud deo" Jelas fany.
__ADS_1
"Terus terus" Ucap karina penasaran.
"Ada deh" Ucap kaila.
"Yaelah kalian mah cerita setengah setengah" Cetus karina kesal.
"Lah lo duluan yang cerita setengah setengah" Cetus kaila.
"Kan lo-"
"Udah udah jangan berantem kalian pagi pagi puyeng gue" Ucap fany memotong perkataan karina sebelum gelud mekanik pagi di mulai antara karina dan kaila.
"Oke gue bakal kasih tau kenapa arga pindah kelas" Ucap karina.
"Lanjut" Cetus kaila.
"Jadi tuh nih sekolah milik gavin dan karena gavin ga bisa ngeluarkan arga tanpa alasan jelas jadi gavin hanya memindahkan arga ke kelas lain biar beban gue ringan gitu" Jelas karina ke sahabatnya dan di angguki kaila dan fany.
"Lanjut cerita kejadian kemaren" Ucap karina yang sudah sangat penasaran.
Flashback on.
"Argghg sialan" Ucap arga yang sudah emosi karena karina pergi bersama gavin.
"Mending lo nyerah deh" Saran deo ke arga.
"Cih ini semua gara gara lo tau ga" Ucap kesal arga.
"Lah kok gue? "Tanya deo yang bingung.
"Wahh ampun suhuu" Ucap deo yang pura pura takut.
"Udah deh arga percuma juga lo kejer kejer si karina mau lo rayu pakai cara apa pun dia ga bakal mau lagi sama lo dia udah terlanjur kecewa sama lo" Tutur fany.
"Iya tuh lagian salah lo juga" Ucap kaila.
"Ga usah ikut campur kalian semua" Bentak arga.
"Wahhh santuy bang jangan sok jagoan lo di sini" kata deo.
"Arghh gagal semua rencana gue minggir lo semua" Kata arga sembari pergi dari sana.
"Huftt makasih ya deo udah bantuin" Ucap kaila berterima kasih.
"Iya, santuy aja kayak sama siapa aja lo" Ucap deo.
"Untung aja ada lo" Ucap fany.
"Udah ayo kita pulang biar kita ngawasin kalian dari belakang" Ucap deo.
"Terus motor nya si gavin gimana? " Tanya fany ke deo.
"Mumpung tadi gue di bonceng sama temen gue ya jadi gue yang make motor jua si gavin ntar besok gue balikin" Jelas deo.
"Ohh gitu" Ucap kaila paham.
__ADS_1
"Yaudah ayo pulang biar kita ngawasin dari belakang ya kan guys" Ucap deo ke teman teman nya.
"Yoii" Ucap kompak teman teman deo.
Flashback off.
"Yaudah gitu aja sih dan akhirnya mereka ngawasin kita dari belakang sampai rumah" Ucap kaila.
"Iya, terus gimana gavin dia Oke? " Tanya fany.
"Dia Oke sih ga terlalu banyak luka untung aja deo datang tepat waktu gue ga tau apa yang akan terjadi jika kalian ga ngasih tau gue si arga mau berantem" Ucap karina berterima kasih ke fany dan kaila.
"Cieee lo suka ya sama gavin? " Tebak fany.
"Apaan sih gue takut aja dia terluka ntar gue di salahin sama emak bapak gue dan mertua gue" Kata karina salting.
"Padahal si gavin ganteng lho masa lo ga suka sih atau gaada rasa apa gitu" Ucap kaila.
"Ngapain juga gue suka sama dia" Kata karina.
"Kalau tuh gavin bukan suami lo mungkin gue akan tergila gila sama dia soal nya cakep banget apa lagi pas lagi senyum behhh gua yakin kalau dia sekolah di sekolah kita bakal jadi idola cewek cewek" Ucap kaila.
"Ya gue akui gavin emang ganteng" Sambung fany.
"Ya gue bersyukur banget di jodohin sama cowo ganteng dari pada sama om om,behh kalau gue di jodohin sama om om gue ga bisa ngebayangin nasib gue bakal gimana" Ucap karina membayangkan jika dia di jodohin dengan om om oleh orang tua jua.
"Lumayan atuh agar daddy" Kata fany.
"Bodo banget gue sama sugar daddy, gue udah banyak duit" Ucap karina menyombongkan diri nya.
"Suhu nih guys senggol dong" Ucap kaila.
"Ampun suhuu, ayo teraktir kita kantin" Ucap fany.
Bel masuk pun berbunyi fany dan kaila pun langsung kembali ke tempat duduk masing masing.
"Oke anak anak arga di pindah kan kelas nya karena di tidak cocok menjadi pasukan kece kita" Jelas buk Rani.
"Ga seru dong buk gaada orang ganteng" Cletuk salah satu siswi.
"Tenang para anak murid ku,kita tidak butuh yang ganteng tetapi kita butuh pasukan yang berakhlak baik dan kece seperti karina" Ucap buk Rani.
Dan karina pun berdiri dari duduk nya dan bergaya se kece mungkin.
"Yoii buk, gue kece dari lahir tiada yang bisa nandingin bahkan Rapunzel lewat" Ucap karina percaya diri sembari pose.
.
.
.
Hay semua nya jangan lupa Like, Komen,dan Vote yah!.
Biar author semangat buat nulis nya😼
__ADS_1