Dijodohkan Dengan Santri

Dijodohkan Dengan Santri
Kecelakaan


__ADS_3

Tubuh gavin bergetar hebat saat mendengar kabar karina kecelakaan parah


"Karinaa" Lirih gavin dengan tangis nya yang sudah pecah


"Sabar ya nak, ini ujian, karina bakal baik baik aja kok" Ucap bunda gavin menenangkannya agar supaya lebih tenang


"iya bund" Lirih gavin


Mama karina mendengarkan kabar anak nya kecelakaan langsung pingsan sedangkan ayah karina merawat istrinya yang sedang pingsan


"Gimana keadaan karinaa?" Tanya mama karina yang baru saja datang dengan mata yang sembab begitupun ayah karina


"Duduk dulu mah, karina pasti akan baik baik aja kok" Kata gavin untuk menenangkan mamah karina


"Sayang aku tau kamu sedih, kita juga semua sedih sayang jadi tolong jaga kesehatan kamu juga ya" Nasehat ayah karina


"Iya mah, karina bakal baik baik aja kok,percaya aja sama Allah" Ucap gavin yang ikut berusaha menenangkan mamah karina


Beberapa waktu kemudian datang lah deo dan rafi menghampiri mereka


"Maaf mah, yah kita ga bisa jaga karina" Ucap deo dan rafi bersamaan


Deo dan rafi sudah seperti keluarga bagian dari karina karena mereka berdua lah sahabat karina dari kecil jadi tentu saja mereka akrab dengan mamah dan ayah karina


"Apakah kalian tau kronologi nya? " Tanya ayah ke rafi dan deo


"Karina ngebut saat naik motor, dan kebetulan ada truk yang melaju dengan kecepatan tinggi juga dan truk itu keluar jalur, dan otomatis karina dan truk itu bertabrakan karina terpental jauh, tetapi untung saja tubuh nya tidak terlindas" Jelas deo dengan menahan tangis nya


Begitu juga dengan rafi yang menahan tangis mereka berdua lah saksi mata karina, gadis kesayangan mereka terpental sontak karena kejadian itu meninggalkan banyak trauma terhadap mereka.


Mereka semua disana tak kuat menahan tangis, tangis mereka pecah saat mendengar kejadian mengerikan tersebut yang kenapa harus di alami karina, tetapi apa boleh buat itu semua sudah takdir dari Allah, mereka hanya bisa berdoa agar karina baik baik saja


Karina di nyatakan koma, sudah 5 hari karina koma dan selama karina koma, gavin selalu bersama karina ia berharap karina segera sadar.


"Sayang, kamu gamau bangun nih? ga kangen sama aku? " Ucap gavin sembari mengelus tangan karina


"Nak... " Sapa mamah


"Eh iya mah" Sapa balik gavin sembari menyalami mamah karina


"Kamu pulang aja dulu, makan, bersih-bersih" Tutur mamah karina ke gavin yang tampak kelelahan


"Gausah mah, gavin ga apa apa kok" Ucap gavin sembari tersenyum


"Ga apa apa gimana, muka kamu pucat gitu" Kata mamah karina


"It's okay mahh gavin baik baik aja kok" Ucap gavin sembari tersenyum


Tiba tiba saja ada yang ngetuk pintu ruangan


"Assalamu'alaikum mamahhh" Teriak mereka dari luar ruangan

__ADS_1


"Waalaikumsalam nak, masuk aja pintu ga di kunci kok" Jawab mamah karina


"Tuh ada temen temen karina, kamu pulang sana, ntar malem baru kesini lagi oke" Suruh mamah karina


"Yasudah kalau begitu mah, gavin pamit yah mah, assalamu'alaikum" Pamit gavin sembari keluar ruangan


"Mamah, yang sabar yaa" Ucap mereka berdua sembari memeluk mamah karina


Mereka adalah sahabat karina kaila dan fany


"Iya nak, silahkan duduk" Ucap mamah karina mempersilahkan kaila dan fany duduk di sofa


"Mah, ini kita bawain kue kesukaan mamah dan karinaa" Ucap fany sembari meletakkan kue di meja


"Makasih ya anak anak kuu" Ucap mama karina senang


"Iya sama sama mahh" ucap fany dan kaila kompak


"Kenapa soal karina ini ga di umumkan aja mah? " Tanya kaila penasaran


"Masih proses sayang" Jawab mamah karina


"Proses gimana mah? kan cuman di umumkan aja" tanya fany bingung


"Ada deh" Ucap mamah karina sembari memakan kue


"Mamah ih rahasia rahasia" Cetus kaila uang sudah penasaran setengah mati


"Mamah" Lirih karina


Mereka yang mendengar suara karin sontak langsung menghampiri karina


"Sayang kamu udah bangun, fang cepat panggil dokter" Perintah mamah karina


Dokter dengan beberapa perawat pun dengan sigap menangin karina


"ibuk dan yang lain silahkan tunggu di luar sebentar ya" Perintah salah satu perawat


"Baik" Ucap kompak mamah dan kaila, fany


Beberapa menit kemudian, dokter pun keluar otomatis Mama Karina pun menghampiri sang dokter.


"Dok Gimana keadaan anak saya?"


"Benturan di kepala anak ibuk sangat lah kuat sehingga menyebabkan hilang nya beberapa memori kehidupannya atau bisa di nyatakan amnesia, jadi jangan paksakan ia untuk mengingat seseorang nanti akan bisa terjadi sesuatu yang buruk terhadap nya, mohon bantuannya buk" Jelas sang dokter ke mamah karina


"Baik dok, terimakasih untuk semuanya, sekarang saya bisa menemui anak saya kan? " Tanya mamah karina


"Silakan buk" Ucap sang dokter mempersilahkan


Mamah karina dan teman karina pun memasuki kembali ruang inap karina

__ADS_1


"sayangg, mamah kangen banget sama kamu" Ucap mamah karina sembari memeluk anak nya


"Emang aku kenapa mah? " Tanya karina bingung dengan keadaan nya sekarang


"Lo juga fany, kaila kenapa nangis sih? " Tanya karina yang bingung


"Kamu kecelakaan sayang" Jawab mamah karina sembari menahan tangis


"Ohhh, yauda yuk mah pulang gaenak disini" Ajak karina


"Kamu belum sembuh sayang" Kata mamah karina


"Yahhh" Ucap karina sedih


"Kamu istirahat aja dulu ya sayang" Suruh mamah karina dan diangguki karina


"Mah, kaila dan fany pamit dulu ya kita ga kuat liat kondisi karina yang sekarang" Ucap fany berpamitan


"Iya bisa bisa suasana jadi melow lagi nanti" Sambung kaila


"Iya nak, kalian hati hati ya jangan ngebut kya karina" peringat mamah karina ke kaila dan fany


"Siap mah, oi rin kita pulang ya" Ucap kompak kaila dan fany


"Yoi hati hati guys akoh" Kata karina


Kaila dan fany pun pergi pulang sekarang tersisa karina dan mamah nya di ruangan tersebut


"Mah kepala aku pusing banget" Keluh karina


"Istirahat aja sayang, mamah mau ngabarin yang lain kalau kami uda sadar" Ucap mamah karina yang sedang sibuk dengan ponsel nya


"Oke mah" Ucap karina sembari kembali memejam lama matanya


Gavin yang mendengar kabar bahwa karina sudah sadar pun langsung buru buru pergi ke rumah sakit dimana sang istri di rawat begitu juga dengan ayah karina ia langsung bergegas menuju rumah sakit dimana anak nya sedang di rawat.


"Halo sayang" Sapa ayah karina ke karina yang sedang asyik menonton TV


"Haloo ayahhh" Sapa balik karina


"Sayangg" Sapa seseorang pria yang sekarang asing bagi karina


.


.


.


.


Hay semua nya jangan lupa Like, Komen,dan Vote yah!.

__ADS_1


Biar author semangat buat nulis nya😼


__ADS_2