Dijodohkan Dengan Santri

Dijodohkan Dengan Santri
Ternyata


__ADS_3

Setelah selesai makan karina dan fany memutuskan untuk pulang.


"Thanks ya fan dah nganter gua" Ucap karina sembari keluar dari mobil.


"Iya rin, makasih udah nemenin gua" Kata fany ke karina.


"Iya fan hati hati lo" Kata karina ke fany.


"Iya gua balik ya" Pamit fany ke karina sembari melajukan mobilnya.


Setelah mobil fany tak terlihat lagi karina langsung masuk ke rumah.


"Assalamu'alaikum" Salam karina sembari membuka pintu.


"Waalaikumsalam" Jawab gavin yang sedang duduk di sofa bersama wanita yang bersamanya di mall tadi.


"Itu siapa? "Tanya karina sembari menunjuk wanita tersebut.


" Ini bunda nak"Jawab bunda clara sembari menghampiri karina.


"Astaghfirullah ternyata bunda" Ucap karina sedikit terkejut.


"Iya sayang" Ucap bunda clara sembari tersenyum.


"Karina kira tadi siapa hehe" Kata karina.


"Ayo nak kita duduk bareng" Ujar bunda clara sembari duduk di sofa dan di susul karina duduk di samping gavin.


"Maaf ya bund, kak gavin" Kata karina meminta maaf.


"Ada apa sayang kok minta maaf? " Tanya gavin bingung karena karina tiba tiba meminta maaf.


"Iya sayang ada apa? " Tanya bunda clara ke karina karena bingung kenapa karina tiba tiba meminta maaf.


"Jadi gini tadi karina dan fany pergi mall setelah pulang sekolah mau nemanin fany membeli beberapa barang dan saat di mall tadi kami tidak sengaja bertemu gavin dengan bunda pada saat itu karina belum tau bahwa wanita yang bercadar yang jalan bersama gavin itu bunda jadi karina tadi berpikir negatif tentang gavin karena karina pikir gavin selingkuh"Jelas karina.


"Ohh berarti karina udah cemburu nih" Goda bunda clara.


"E-enggak kok bund"Kata karina salting.


Gavin yang melihat kelakuan karina pun tersenyum sembari menggelengkan kepala nya.


"Ya sudah nak, kamu belum berhijab ya kalau ke sekolah? "Tanya bunda clara ke karina.


" Belum bund"Jawab karina.


"Kamu sudah tau kan nak gimana wajib nya pakai hijab? "Tanya bunda clara memastikan.


"Sudah bund, kak gavin yang beri tahu karina dan insyaAllah karina pelan pelan dulu pakai hijab nya" Jelas karina.

__ADS_1


"Bagus lah nak lebih baik lagi jika kamu memulainya lebih cepat" Ujar bunda clara sembari tersenyum.


"Iya bunda" Kata karina sembari tersenyum.


Saat sedang bercerita bareng tiba tiba ada suara klakson mobil dari luar rumah.


"Mungkin saja itu pak supir yang di suruh papa fahar buat jemput bunda" Tutur bunda clara sembari berdiri.


"Yahh padahal tadi gavin mau nganterin bunda" Kata gavin ke bunda clara.


"Bund kok cepet pulang nya? "Tanya karina ke bunda clara.


" Iya sayang soalnya ada yang harus bunda selesain, jagain gavin ya"Tutur bunda clara sembari tersenyum.


"Iya bund hati hati" Kata gavin sembari mencium punggung tangan bunda clara dan di ikutin karina.


"Iya bunda hati hati jaga kesehatan bunda ya salam juga buat papa fahar" Kata karina sembari tersenyum.


"Iya nak bunda pamit dulu ya, Assalamu'alaikum" Pamit bunda clara sembari pergi.


"Waalaikumsalam bunda" Jawab karina dan gavin kompak.


Saat bunda clara sudah pulang karina menatap sinis gavin dan pergi begitu saja meninggalkan gavin.


"Astaghfirullah kenapa? " Gumam gavin saat melihat kelakuan karina.


Saat sampai di kamar, karina langsung melemparkan tasnya ke kasur dan melemparkan tubuhnya ke kasurnya yang empuk itu.


"Aku sampai kapan ya ga pakai hijab padahal kak gavin setiap hari bahkan setiap saat buat ngingetin aku"Gumam karina berpikir sembari melihat langit langit kamar nya.


"Oke aku harus berubah" Ucap karina sembari duduk di tepi kasur.


"Tapi cape banget mau beli hijab soalnya tadi nemenin fany belanja" Kata karina yang sedikit malas untuk keluar rumah lagi.


"Oh iya kematian kan ga mandang waktu, masa iya ntar tiba tiba aku mati dalam keadaan yang belum berjilbab mana alasannya belum siap lagi kan ga lucu" Gumam karina sembari berdiri.


"Oke saatnya menemui kak gavin" Ucap karina mantap sembari keluar dari kamar dan menuju ruangan dimana gavin berada.


Karina pun menghampiri gavin yang tengah duduk di sofa sembari menonton ceramah di ruang santai.


"Kak gavin" Sapa karina sembari duduk di samping gavin.


"Ada apa sayang? " Tanya gavin dengan nada yang lembut.


"E-em itu" Kata karina gugup karena salting, walau gavin sudah sering memanggilnya dengan sebutan sayang tetap saja karina salting dan senam jantung.


"Itu apa hm? " Tanya gavin ke karina sembari mematikan tv.


"Temenin ke mall buat beli hijab" Tutur karina.

__ADS_1


"Kamu sudah mau berhijab sayang? " Tanya gavin memastikan lagi.


"Iya" Kata karina bersemangat.


"Kalau sudah memutuskan berhijab nanti hijab nya jangan di lepas ya kalau di depan banyak orang apa lagi di depan laki laki yang bukan mahram , dan juga ingat hijab bukan mainan ya" Nasihat gavin ke karina.


"Siap pak ustadz" Kata karina sembari hormat.


"Yasudah kamu sana siap siap dulu jangan cantik cantik ya aku ga mau kamu jadi pusat perhatian" Tutur gavin sembari menarik hidup mancung karina.


"Kak gavin juga kalau berpenampilan itu jangan ganteng ganteng susah banyak pelakor jaman sekarang" Tutur karina ke gavin.


"Kamu takut aku di ambil sama orang? " Tanya gavin ke karina.


"Iya, kan kakak punya aku jadi selalu punya aku ga mau bagi bagi" Jawab karina.


"Ciee udah mulai suka nih"Goda gavin.


"Engga tuh b aja" Cetus karina sembari mengalihkan pandangan nya.


"Iya nih? " Tanya gavin ke karina sembari mendekat kan wajah nya ke wajah karina.


"Udah deh aku siap siap dulu, kak gavin juga siap siap ya" Tutur karina sembari kabur meninggalkan gavin.


Selang beberapa menit kemudian karna sudah rapi dengan penampilan nya, dan karina langsung menemui gavin yang tengah menunggu diri nya.


"Ayo kak, kita berangkat" Ujar karina bersemangat.


"Ayo" Kata gavin.


Mereka pun langsung pergi ke mall untuk membeli beberapa barang yang di perlukan karina.


"Ini cocok ga? " Tanya karina ke gavin sembari menunjukkan hijab yang dia pilih.


"Cocok bagus warna sama kulit kamu" Jawab gavin.


"Kalau ini" Tanya karina lagi.


"Bagus"Jawab gavin ke karina.


" Udah deh males nanya kamu lagi bagus bagus mulu"Cetus karina.


"Kan emang bagus sayang"Kata gavin.


" Enggak tuh b aja kamu nya aja ga merhatiin aku"Cetus karina.


"Enggak sayang, aku perhatiin kamu kok dari tadi" Ucap gavin yang berusaha menyakinkan karina.


"Kamu ih kegantengan dari tadi mbak mbak yang disini liatin kamu mulu kesel deh" Cetus karina yang merasa kesal karena dari tadi staff yang di toko tersebut memperhatikan gavin bahkan memfotonya tanpa izin.

__ADS_1


Hay semuanya, maaf ya akhir akhir ini saya jarang up🙏soalnya author lagi ada masalah dengan kesehatan jadi do'ain ya!


Jangan lupa like, vote dan komen ya, biar author tambah semangat buat up. ~Gavin


__ADS_2