Dijodohkan Dengan Santri

Dijodohkan Dengan Santri
Gemes


__ADS_3

"Enggak sih, lebih tepatnya masih mau ngerjain bapak bk tercinta dan para osis"Kata karina sembari tersenyum jahil.


"Iseng banget kamu ya" Ucap gavin gemas sembari mecubit pipi karina.


"Jangan cubit cubit dong ini pipi buka squishy" Cerus karina sembari mengawaskan tangan gavin dari pipinya.


"Kamu lucu" Kata gavin sembari tersenyum ke karina.


"Kamu itu kayak fakboy berkedok santri " Cetus karina.


"Aku gamau jadi fakboy tapi maunya jadi orang yang paling kamu cintai" Ucap gavin sembari tersenyum.


"Au ah modus mulu" Ucap karina sembari masuk ke kamar mandi.


Gavin yang melihat kelakuan karina pun merasa gemas.


Setelah selesai bersiap siap, mereka pun sholat maghrib berjama'ah di ruang sholat dan yang menjadi imam yaitu papa fahar.


Setelah selesai sholat berjamaah mereka langsung pergi ke meja makan untuk makan bersama.


"Gimana nak karina gavin baik kan? " Tanya papa fahar ke karina.


"Iya pa gavin baik kok" Jawab karina sembari tersenyum.


"Sering sering main kemari ya sayang bunda bosen kalau dirumah sendiri mulu" Kata bunda clara ke karina.


"Iya bund nanti karina bakal sering main kesini" Ucap karina sembari tersenyum.


"Kamu setelah lulus mau ke mana nak? " Tanya papa fahar ke karina.


"Sebenernya karina juga belum tau pah soalnya karina juga lulus lama lagi" Jawab karina.


"Jangan ambil keputusan terburu buru nak dan Alangkah baik nya kamu memikirkan nya dari sekarang agar nanti setelah lulus kamu ga bingung lagi" Nasihat papa fahar ke karina.


"Iya pah nanti karina akan memikirkan nya" Ucap karina sembari tersenyum.


"Kalau gavin? " Tanya bunda clara ke gavin yang sedari dari tadi hanya fokus makan.


"Gavin ikut jejak papa saja bund" Jawab Gavin sembari tersenyum.


"Kamu sudah memutuskan untuk ngelajutin perusahaan papa? " Tanya papa fahar memastikan kembali Gavin.


"Iya pah setelah di pikir pikir kembali ternyata Gavin cocok dengan jurusan yang papa rekomendasi dan Gavin juga insyaAllah ingin membangun perusahaan sendiri" Jawab Gavin sembari tersenyum.


"MasyaAllah bagus lah nak kalau begitu" Kata papa fahar sembari tersenyum bangga ke Gavin.


Mereka pun makan malam bersama sembari bercerita dan bercanda bersama.


"Mau langsung pulang? " Tanya bunda clara ke Gavin dan karina.


"Iya bund soalnya besok Gavin ada kelas pagi di kampus dan juga besok karina harus sekolah" Jawab gavin.


"Iya bund,mungkin lain kali kita bakal nginap disini" Ucap karina.

__ADS_1


"Baiklah nak hati hati di jalan, dan juga Gavin jangan ngebut" Ucap papa fahar memperingati Gavin agar tidak ngebut.


"Iya pah, kalau gitu kita pamit ya bund pah,Assalamu'alaikum" Kata Gavin berpamitan dengan bunda clara dan papa fahar.


"Karina juga pamit pulang yah bund, pah jaga kesehatan kalian ya,Assalamu'alaikum" Ucap karina yang juga berpamitan ke bunda clara dan juga papa fahar.


"Waalaikumsalam, hati hati ya" Ucap bunda clara dan papa fahar kompak.


Karina dan Gavin pun langsung memasuki mobil mereka dan pergi pulang.


"Akun kamu kok di privat? " Tanya karina ke Gavin.


"Aku ga mau ada orang yang ngefollow akun aku selain kamu" Jawab Gavin.


"Modus mulu" Cetus karina yang berusaha untuk terlihat biasa biasa saja padahal keadaan jantung dia sedang jedag jedug.


"Kalau aku kembali jadi anak sma gimana? " Tanya gavin sembari fokus menyetir.


"Lebih baik gausah" Ujar karina karena Gavin memiliki wajah yang sangat tidak manusiawi yang sangat tampan dia takut Gavin bakal jadi idola sekolah dan banyak cewek cewek caper ke Gavin.


"Kenapa kan bagus kita jadi bisa belajar bareng" Ucap Gavin sembari melirik karina.


"Gimana mau belajar bareng aku aja jarang masuk kelas kalau masuk pun itu lagi niat" Jawab karina.


"Astaghfirullah, kamu harus berubah sayang apa guna nya nanti kamu menyesal di akhir"Kata Gavin sembari melirik karina sembari tersenyum.


"Iya deh, btw aku panggil kamu apa ya" Ucap karina berpikir.


"Au deh gombal mulu" Ucap karina salting.


"Aku ngegombalin cuman kamu doang sayang kaya hati aku cuman ada kamu doang" Kata Gavin sembari mengedipkan sebelah matanya dan tersenyum ke karina.


Karina yang mendapat perlakuan seperti itu menjadi salting.


"Au deh mending diem" Ucap karina.


Gavin yang merasa gemas dengan kelakuan karina pun menarik gemes pipi karina dengan salah tangan nya dan kembali fokus menyetir.


Sesampainya di rumah karina langsung pergi meninggalkan Gavin dan langsung masuk ke kamar nya.


"Masih ngambek ya? " Tanya Gavin ke karina yang sedang menaiki tangga.


Karina hanya mengabaikan Gavin dan langsung masuk ke kamar nya.


"Huftt cape" Ucap karina sembari duduk di tepi kasur nya.


Dan tiba tiba saja HP karina berbunyi yang menandakan ada pesan yang masuk.


•+62******


Selamat bobo cantik jangan lupa mikirin Arga ya😘


Karina yang membaca pesan tersebut langsung memblokir nomor tersebut karena dia sudah mengetahui siapa yang mengirimkan pesan tersebut.

__ADS_1


"Arga lo ga cape apa" Gumam karina kesal saat membaca pesan dari arga.


Dan tiba tiba saja ada notif dari instagr*m bahwa Arga ngetag karina di salah satu postingan nya.



Karina yang melihat postingan arga yang menampilkan foto dia dan arga pas waktu pacaran pun merasa risih.


"Arga bisa ga sih" Gumam karina kesal.


Karina pun langsung ngedm Arga dari ig supaya menghapus postingan tersebut.


Tetapi tidak ada jawaban dari Arga dia hanya membaca pesan karina saja.


"Anak itu bener bener ya,awas aja besok dia" Gumam karina yang sudah benar benar kesal dengan Arga.


Karina takut postingan tersebut akan di lihat oleh Gavin dan dia takut Gavin marah dan melaporkan nya ke mama nya.


"Semoga Gavin ga liat" Gumam karina sembari melemparkan HP nya ke kasur.


Dan karina pun memutuskan untuk tidur.


Saat sudah pagi karina pun beraktivitas seperti biasanya.


"Pulangnya kayak biasa kan? " Tanya Gavin ke karina yang sedang fokus makan.


"Hm ya? " Tanya karina yang sedikit terkejut karena dari tadi dia fokus makan tanpa melihat Gavin.


"Kamu lagi ada masalah ya? " Tanya Gavin ke karina yang dari tadi melamun.


"Emm gaada kok" Jawab karina sembari sekilas tersenyum.


"Yasudah ayo kita berangkat" Ujar Gavin sembari membawakan tas karina.


"Ayo" Ucap karina.


Sesampainya di sekolah.


"Belajar yang bener ya jangan bolos" Ucap Gavin memperingati karina agar tidak bolos pelajaran.


"Siap bos" Ucap karina sembari hormat.


.


.


.


.


Hay semua nya jangan lupa Like, Komen,dan Vote yah!.


Biar author semangat buat nulis nya😼

__ADS_1


__ADS_2