Dijodohkan Dengan Santri

Dijodohkan Dengan Santri
Makan Bersama


__ADS_3

"Kak gavinnnn!!!!! " Teriak karina memanggil nama gavin.


"Astaghfirullah, ada apa teriak teriak" Tanya gavin sembari menghampiri karina.


"Hehe habis kak gavin dari tadi ga keliatan" Jawab karina.


"Tadi saya lagi di kamar kamu memperbaiki jendela kamu yang pecah" Ucap gavin sembari duduk di sofa ruang tamu.


"Ohh emang bisa? " Tanya karina sembari duduk di samping gavin.


"Tadi ada tukang juga yang bantuin pas kamu lari lari pagi" Jawab gavin.


"Lho cepat banget memperbaikinya" Ucap karina heran.


"Karena jendela nya yang pecah cuman sedikit jadi cepat deh" Kata gavin ke karina.


"Ohh gitu" Ucap karina mengangguk paham.


"Yasudah kamu sana siap siap, buat ke rumah mama" Suruh gavin ke karina agar karina bersiap siap.


"Siap bos" Ucap karina hormat ke gavin dan langsung pergi ke kamar nya untuk bersiap siap.


Setelah mereka selesai bersiap siap, mereka langsung pergi ke rumah mama fara menggunakan mobil.


sesampainya di rumah mama fara.


"Assalamu'alaikum" Salam gavin dan karina bersamaan sembari memencet bel.


"Waalaikumsalam, eh kalian sudah sampai ya" Ucap mama fara saat melihat karina dan gavin.


"Iya mah baru saja kita sampai" Ucap gavin sembari menyalami mama fara.


"Hay mama akuhhh" Ucap karina sembari memeluk mama fara.


"Hay anak mamahh" Ucap mama fara sembari membalas pelukan karina.


"Papa mana mah? " Tanya karina ke mama fara.


"Papa masih di kantor sayang sebentar lagi pulang kok, ayo masuk" Ucap mama fara memperdilahkan karina dan gavin untuk masuk.


"Iya mah" Ucap gavin sembari menggandeng karina untuk masuk.


"Gimana nak gavin karina ada perubahan? " Tanya mama fara sembari duduk di sofa ruang tamu.


"Alhamdulillah karina sekarang kalau di nasehati nurut mah" Jawab gavin.


"Karina sudah berubah kok mah" Ucap karina bangga.


"Berubah nak? kemarin kamu kemana kok pulang nya malem banget? " Tanya mama fara dengan senyum mematikanya.


"Hehe maaf mamah"Kata karina sembari tersenyum gugup.


"Kamu jangan jadiin kebiasaan pulang malem ya nak" Nasehat mama fara.


"Iya mamahhhh" Ucap karina.


Mereka pun bercerita bersama sampai ayah karina pulang.

__ADS_1


"Sepertinya itu ayah sudah pulang mah" Ucap gavin saat mendengar bel rumah berbunyi.


"Iya nak, biar mama saja yang bukain pintu nua" Ucap mama fara sembari pergi untuk membuka kan pintu.


"Ayahhh apa kabarr"ucap karina sembari menyalim ayah nya dan di ikutin oleh gavin.


"Alhamdulillah baik nak, gimana kamu dan gavin baik baik aja rumah kalian ga hancur kan karena qkarina? " Tanya ayah abra ke gavin dan karina.


"Enggak yah semua nya aman terkendali" Jawab gavin sembari tersenyum.


"Ayah ih lihat ni karina makin cantik kan? " Ucap karina ke ayah nya.


"Iya nak anak ayah satu ini emang cantik banget" Puji ayah karina.


"Yasudah karena sudah lengkap ayo kita makan bareng" Ujar mama fara dan disetujui semua orang.


"Gimana sekolah kamu nak? " Tanya ayah abra ke karina sembari makan.


"Alhamdulillah yah baik baik saja dan sebentar lagi juga bakal lulus kok" Jawab karina sembari makan.


"Kamu udah ga sering bolos lagi kan? " Tanya ayah abra memastikan.


"Udah enggak dong yah karima kan udah tobat" Jawab karina sembari makan.


"Alhamdulillah, makasih ya nak gavin" Ucap ayah abra berterima kasih ke gavin.


"Iya yah karina juga alhamdulillah udah berubah kok dia sudah menyadari perbuatan nya tidak baik dan berusaha memperbaiki semuanya " Ucap gabin sembari tersenyum ke ayah abra.


"Emang ga salah pilih ayah" Ucap ayah bersyukur dengan keputusan nya yang alhamdulillah berhasil.


"Alhamdulillah mah sudah karina putusin, karina juga sama dia lagi gabut doang" Kata karina dan kembali fokus makan.


"Alhamdulillah kalau begitu, habis ini kalian langsung pulang? " Tanya mama fara ke karina dan gavin.


"Iya mah soalnya gavin dan karina besok harus sekolah" Jawab gavin.


"Ohh yasudah kalau begitu" Ucap mama fara.


Setelah selesai makan bersama gavin dan karina pun langsung bersiap siap untuk pulang.


"Karina pulang ya mama, ayah" Pamit karina ke mama dan ayah nya.


"Gavin pulang ya mah yah, Assalamu'alaikum" Pamit gavin.


"Waalaikumsalam" Jawab mama dan ayah karina bersamaan.


"Hati hati ya nak di jalan" Ucap mama fara sembari melambaikan tangan.


Di perjalanan..


"Kak gavinnn" Panggil karina.


"Iya ada apa? " Tanya gavin sembari melirik karima dan kembali fokus menyetir kembali.


"Besok setelah pulang sekolah aku boleh. ... "


"Enggak" Ucap gavin memotong perkataan karina karena dia tahu karina akan nongkrong lagi dengan teman temannya dan akan pulang larut malam.

__ADS_1


"Yahh aku kan belum selesai ngomong kok udah bilang ga boleh sihh" Cetus karina kesal karena perkataan nya di potong.


"Kamu pasti mau izin untuk pergi nongkrong dengan teman teman kamu kan? "Ucap gavin sembari melirik karina.


" Hehe tau aja nih, boleh ya ya ya ya ya pliszzzz"Ucap karina memohon ke gavin.


"Enggak, kamu bakal pulang larut malam nanti" Ucap gavin yang masih tidak mengizinkan karina.


"Yasudah kalau ga boleh sebagai ganti nya, besok aku pergi kesekolah pakai motor sport ku ya pliss janji deh pulang sekolah langsung pulang ke rumah" Ucap karina yang masih berusaha menyakinkan gavin.


"Ga boleh, kamu saya antar titik ga pakai koma" Ucap gavin.


"Yahh padahal udah lama banget ga pakai motor" Ucap karina berpura pura sedih.


"Aku nangis ya" Ancam karina.


Ancaman karina sama sekali tidak berhasil ke gavin bahkan gavin seperti tidak peduli.


"Tega kamu" Cetus karina kesal.


"Mau bakso bakar? " Tanya gavin mengalihkan pembicaraan.


"Enggak" Tutur karina.


"oh oke"


"Eh eh ga peka banget si, ya mau lah cepet berhenti mau makan bakso" Tutur karina dengan wajah masam.


"Katanya ga mau tadi? " Ucap gavin melirik karina.


"Iya iya mau cepet berhentiin nih mobil disana" Tutur karina dan gavin hanya menurut saja.


"Siap nyonya" Ucap gavin patuh.


Setelah berhenti karina langsung keluar dari mobil.


"Bang bakso bakar nya 20 ribu ya" Ucap karima memesan bakso bakar.


"Siap mbak, pedes atau manis kayak mbak? " Tanya kang bakso sembari modus ke karina.


Gavin yang mendengar itu langsung merangkul karina seolah olah mengatakan ini punya saya.


"Maaf mas, saya kira kalian abang adik" ucap kang bakso merasa tidak enak hati.


"Saya aja ga kenal nih orang siapa bang main rangkul rangkul aja, btw yang pedes ya bang" Ucap karina sembari melepaskan rangkulan gavin.


.


.


.


.


Hay semua nya jangan lupa Like, Komen,dan Vote yah!.


Biar author semangat buat nulis nya😼

__ADS_1


__ADS_2