Dijodohkan Dengan Santri

Dijodohkan Dengan Santri
Karina


__ADS_3

"Iya buk ga jadi deh" Ucap karina karena rencana nya gagal untuk bolos.


Buk Rani pun kembali menjelaskan materi seperti semula.


Di kantin.


"Eh rin lo kenapa tadi sampai pindah? "Tanya kaila penasaran.


" Si Arga maksa gue buat balikan lagi sama dia"Jawab karina sembari makan.


"Dih ga tau diri banget tuh orang" Ucap fany yang kesal dengan Arga.


"Iya udah gitu sok paling tersakiti pula" Kata karina yang dari tadi kesal dengan Arga.


Saat sedang asik bercerita dan makan tiba tiba saja ada orang yang datang memukul meja kantin tempat karina dan sahabat nya makan.


"Heh lo karina" Bentak wanita itu tiba tiba datang.


Karina hanya mengabaikan nya saja karena dia malas menghadapi wanita tersebut.


"Lo punya kuping ga sih?! " Bentak wanita tersebut.


Wanita tersebut adalah Lina musuh terbesar karina dari pertama masuk sekolah.


Mereka musuhan karena Lina yang sangat membenci karina karena dia iri dengan karina yang memiliki wajah yang lebih cantik dari diri nya.


"Kenapa lo? " Tanya karina.


"Lo ga udah sok iya deh apalagi sampai sok akrab sama Arga" Ucap Lina.


"Lo itu ya dah lah males gue" Cetus karina yang sangat kesal karena saat makan di ganggu lina.


"Apa?! takut lo sama gue? " Tanya Lina yang hendak menjambak rambut karina.


"Wah sini lo" Tantang karina yang menjambak balik rambut Lina.


Dan akhirnya mereka gelud sehingga membuat semua murid heboh karena pertengkaran mereka.


"Gimana nih kel masa iya kita cuman ngeliatin karina doang" Ucap fany panik saat melihat karina yang sudah emosi.


"Iya gue juga bingung" Kata kaila yang ikutan panik juga.


Dan akhirnya bari dan bagas pun datang untuk meleraikan pertengkaran karina san lina.

__ADS_1


"Udah stopp!!! " Bentak bari dengan tegas sehingga membuat karina dan lina berhenti.


"SEMUA NYA BUBAR UDAH BEL" Tegas bagas ke semua murid yang heboh saat karina dan lina bertengkar.


"Dan lo berdua ikut gue ke ruang OSIS SEKARANG JUGA! " Tegas bari dan mau tak mau karina dan lina pun mengikuti bari ke ruang osis.


"Ada masalah apa kalian ha? " Tanya bari ke karina dan lina yang saling melemparkan tatapan yang tajam.


"Gue juga ga tau, gue lagi makan nih sambil cerita cerita santuy ehh si lina beg* Gobl** ini tiba tiba datang mukul meja kantin yang gue sama kaila dan fany tempati dan ya tiba tiba dia mau jambak rambut gue,ya gue jambak balik lah yakali seorang karina ini diam aja saat tertindas bukan prinsip gue itu men"Jelas karina ke bari sembari menatap lina dengan tatapan maut.


Bari pun mengangguk paham saat karina menjelaskan semua nya.


"Dan lo kenapa? " Tanya bari sembari melihat lina yang terdiam saat karina menjelaskan semuanya.


"Gabut" Jawab singkat lina.


"Kenapa sih dia manusia yang ga normal seperti kalian harus 1 sekolah sama gue" Ucap bari meretapi nasib nya.


"Oke karina lo gue nyatakan tidak bersalah dan lo boleh pergi ke kelas jangan bolos! " Tutur bari.


"Dan lo lina bersihkan toilet dan lapangan bola" Tutur bari.


Karin yang mendengar itu pun merasa puas dan pergi menuju kelas.


"Udah? gimana berantemnya dapet hadiah ga? " Tanya buk Rani ke karina.


"Alhamdulillah buk saya dapat mengambil pelajaran dari pertengkaran saya tadi bahwa saya harus bolos karena merasa badmood tetapi karena saya suka melihat wajah ibuk yang cantik ini saya memutuskan untuk tidak bolos pelajaran" Jelas karina.


"Aaa makin cinta ibuk sama kamu nak, ayo kerjakan semua soal yang di papan tulis" Ucap buk Rani sembari tersenyum kematian.


"Oke buk" Jawab singkat karina sembari mengerjakan semua soal yang di papan tulis.


Setelah selesai mengerjakan nya karina langsung duduk ke bangku nya dengan santuy.


"Nak karina sebenarnya kamu tuh pinter coba aja kamu kalem dan tidak bar bar pasti kamu akan jadi idaman udah cantik pinter pula dan akan ibuk jodohkan dengan anak ibuk tetapi sikap kamu yang sekarang ini sangat bikin orang depresot ibu kagum dengan orang tua kamu yang sangat sabar menghadapi sikap kamu yang di luar batas orang normal" Jelas buk Rani ke karina yang sedang duduk di kursi nya.


"Saya bar bar dan tidak kalem aja cantik dan banyak yang ngejer apalgi kalau saya kalem mungkin orang kalau liat saya pingsan" Ucap karina narsis.


"Nih anak makin di puji bukannya malah berubah eh jadi ngelunjak" Cetus buk Rani kesal saat melihat karina.


"Sabar buk bukan ibuk aja kok yang stress liat nih karina kita berdua aja udah cape liat sekte sesat karina" Ucap fany curhat.


"Kegilaan karina udah ga normal buk dia makan mie ayam aja kuah nya di campur es krim dan wasabi ntah sekte mana lagi di pakai sama karina ini" Ucap kaila curhat saat melihat kelakuan karina.

__ADS_1


"Karena karina sudah sangat meresahkan mari kita panjat kan doa untuk beliau agar di beri hidayah, baik mari anak anak, Alfatihah" Ucap buk Rani memimpikan doa.


"Astaghfirullah gue masih waras" Ucap karina membela diri.


"Gue kok merinding liat kalian baca doa dengan amat serius" Kata karina sembari melihat sekeliling kelas semua nya sedang berdoa.


Bahkan pak safar juga ikut berdoa di dekat pintu kelas ntah kapan dia muncul tiba tiba saja ikut berdoa.


"Aamiin" Ucap mereka bersamaan saat selesai baca doa kecuali karina yang kebingungan.


"Apa perlu kita panggil ustadz buk? " Tanya pak safar ke buk Rani.


"Setannn" Teriak buk Rani karena kaget melihat keberadaan pak safar yang tiba tiba saja di dekat pintu.


Semua yang berada di kelas pun tertawa.


"Kayak nya pak safar deh yang cocok di ruqiyah karena kayak setan tiba tiba muncul" Ucap buk Rani.


"Tadi niat nya mau mengumumkan sesuatu tapi saat saya mau masuk saya mendengarkan keluh kesah tentang karina yang sangat meresahkan jadi saya ikut berdoa juga karena saya sudah sangat stress menghadapi sikap karina yang astagfirullah itu" Jelas pak safar.


"Hay cape ya sama kok aku sih enggak hahahhahaha" Ucap karina sembari tertawa receh.


"Lihat lah humor nya sangat receh" Ucap fany.


"Udah udah tak akan habis nya jika kita membahas soal karina" Ucap buk Rani.


"Baik bisa kah saya minta waktu nya sebentar buk saya ingin mengumumkan sesuatu" Ucap pak safar meminta izin.


"Baik silahkan pak" Ucap buk Rani.


"Assalamu'alaikum anak anak" Ucap pak safar


"Waalaikumsalam pak" Jawab semua murid kompak.


.


.


.


.


Hay semua nya jangan lupa Like, Komen,dan Vote yah!.

__ADS_1


Biar author semangat buat nulis nya😼


__ADS_2