
"Hehe canda rin" Kata fany
"Kaya nya kita bakal nginep deh buat nemenin lo" Kata kaila dan di angguki fany.
"Terus gimana besok kan sekolah? " Tanya karina.
"Tenang ntar gue sama kaila izin" Kata fany dan diangguki kaila.
"Iya tuh lo tenang aja" Kata kaila meyakinkan karina.
"Emm yaudah deh" Ucap karina.
"Eh btw besok gua pake dress apa ya"Ucap kaila berpikir.
"Iya nih, gara gara mendadak kita jadi ga sempet beliin kado buat lo" Kata fany.
Saat sedang asik ngobrol tiba tiba mama karina mengetuk pintu kamar karina.
"Sayang mama masuk ya" Izin mama karina dari luar.
"Iya mah masuk aja pintu ga di kunci kok" Jawab karina.
"Ini dress buat fany dan kaila" Kata mama karina sembari memberikan dress tersebut ke kaila dan fany.
"Wahh kebetulan banget mah kita lagi mikirin dress buat besok"Kata kaila sembari mencoba dress yang di beri mama karina.
"Maaf yah acara nya mendadak sekali, soalnya karina kalo di biarin terus bisa gawat"Tutur mama karina.
" Iya mah gapapa kok"Ucap fany sembari tersenyum.
Karina hanya diam saja saat mama nya dan sahabatnya sedang berbicara.
"Yaelah nih anak udah tidur aja" Ucap kaila yang melihat karina yang sudah pulas tertidur.
"Kalau gitu mama pergi ya, kalian jagain karina ya biar ga kabur" Ujar mama karina.
"Siap mah" Kata kaila dan fany kompak sembari memberi hormat ke mama karina.
Mama karina pun langsung pergi meninggalkan kamar karina.
Kaila dan fany pun juga memutuskan untuk tidur.
"Karinaaaa bangunnnnnnn" Kata fany sembari menarik selimut karina.
"Apaan sih subuh subuh udah berisik" Kata karina setengah sadar.
"Cepetan mandi MUA udah dateng lo mau nikah" Suruh kaila yang ikut serta membangun kan karina.
"Ga penting, gue ga mau nikah titik ga pake koma" Tutur karina setengah sadar.
"Cepetan lo mandi nanti mama lo ngamuk karinaaaa" Suruh fany.
__ADS_1
"Ga peduli"
Karena sudah sangat kesal karena tak juga bangun fany pun.
"Kalau lo ga bangun gue sebar foto muka lo yang sangat lo lindungi ke grub sekolah dan sosmed" Ancam fany.
Karina yang mendengar ancaman fany pun langsung bergegas ke kamar mandi.
"Iya iya" Cetus karina kesal.
"Nih dress lo tadi gue disuruh mama lo buat ngasih lo nih dress buat acara nanti" Jelas kaila sembari memberikan dress ke karina.
"Ribet banget si" Cetus karina sembari mengambil dress tersebut.
"Karina sini duduk" Perintah fany sembari menepuk kursi di depan meja rias karina.
Karina pun duduk dan karina langsung di make up in oleh MUA pilihan mama nya.
Semua yang ada di kamar karina kagum akan kecantikan karina yang hanya di make up in natural tetapi kecantikan nya tidak di ragukan lagi.
"Yaudah yuk ke bawah semua nya udah nungguin" Ajak kaila dan diangguki fany dan karina.
"MasyaAllah anak mamah cantik banget" Puji mama karina saat melihat karina menghampiri nya
"Kalau begitu ayo kita berangkat" Ajak ayah karina.
Saat sampai di lokasi acara tidak terlalu banyak yang datang ke pernikahan karena karina masih berstatus pelajar dan yang menghadiri hanya keluarga dekat saja.
"Eh hay fara" Sapa balik bunda clara ke mama karina yang bernama fara.
"Yoi fahar" Sapa ayah karina sembari memeluk papa gavin yang bernama fahar.
"Yoi abra" Sapa balik papa Gavin kepada ayah karina yang bernama abra dan sembari membalas pelukan nya.
"Acara nya bentar lagi mulai? " Tanya Ayah karina
"Iya sebentar lagi acara nya di mulai" Kata papa Gavin sembari melihat jam nya.
"Gue malas banget nanti habis nikah ga bisa bebas keluar malem" Curhat karina kesal karena dia tau kehidupannya akan berubah total setelah dia menikah.
"Mungkin ini hidayah dari Allah rin biar lo tobat" Ucap kaila dan di angguki fany.
"Iya tuh semoga setelah nikah lo bisa jadi orang yang lebih waras ya rin" Kata fany sembari menepuk pelan bahu karina.
"Terserah lo pada deh gua risih banget pake dress yang ribet ini" Cetus karina
Saat ini mereka berada di ruangan yang sudah di sediakan untuk menunggu acara di mulai khusus buat pengantin.
"Lo gugup ga sih? " Tanya kaila.
"Gugup lah" Cetus karina.
__ADS_1
"Lo di jodohin sama siapa si rin sampai orang tua lo semangat banget.
" Sama santri"Jawab singkat karina dan membuat kaila dan fany terkejut.
"Mungkin baru 1 hari nikah tuh orang udah depresot sama kelakuan lo rin" Kata kaila dan diangguki fany.
"Fiks lo ga bakal bebas lagi rin bahkan lo ga bakal bisa keluar malem fiks Ini mah" Kata fany
"Gua malah pusing mikirin alasan buat mutusin Arga" Kata karina.
"Bilang aja lo nikah" Saran kaila
"Yakali gua bilang gue nikah, privasi woe" Cetus karina kesal karena saran kaila.
"Yaudah bilang aja lo ada pacar baru" Saran fany.
"Rusak lah nama baik gue sebagai anak yang baik sejagat raya" Cetus karina.
"Nama lo udah ga baik di sekolah rin" Cetus kaila
"Iya dong biar guru guru ga lupa sama gue kalo udah lulus" Ucap karina bangga.
"Apa jadinya jika lo jadi anak kalem selama 1 hari rin" Ucap fany penasaran.
"Mungkin buk Rani dan pak safar bakal terkejut sampai guling guling" Jawab karina santai.
"Gua yakin banget buk Rani dan pak safar bakal merdeka" Ucap kaila sembari tertawa kecil.
"Apa lagi kalau lo pakai hijab ke sekolah mungkin lo bakal jadi trending nomor 1 dan bakal jadi gosip ter ter hot hot hot hot di sekolah selama 100 abad"kata fany heboh.
"Mungkin si Lina bakal pingsan liat gue"Kata karina sembari tertawa.
"Tentu saja tidak anak itu bakal koar koar kaya monyet nyari makanan" Kata kaila dan membuat fany dan karina tertawa.
"Bahkan monyet lebih pintar dari pada lina" Ucap fany sembari tertawa.
"Mungkin buk Rani lebih stress menghadapi Lina dari pada gue yang teladan ini" Ucap karina dan membuat fany dan kaila terdiam.
"Lo lebih parah karina! " Kata kaila dan diangguki fany.
"Lo itu nyebelin nya dan sifat lo itu udah stadium akhir ga bisa terselamatkan lagi dan gue setuju banget orang tua lo jodohin lo sama anak santri biar lo sadar" Tutur fany
"Hilih gue juga bisa berubah ya kalau gue mau" Ucap karina menyombongkan dirinya.
.
.
.
.
__ADS_1
Hay semua nya jangan lupa Like, Komen,dan Vote yah! 😼.