
"Oh ya ini kenalin pacar gue" Ucap karina memotong perkataan gavin karena dia tidak ingin teman sekolahnya tau bahwa di sudah menikah.
"Oh gitu, gua pergi ya" Ucap bari pergi meninggalkan karina dan gavin.
"Kak gavin aku ga mau temen temen aku tau soal pernikahan kita" Ucap karina.
"Emang kenapa kalau mereka tau? " Tanya gavin.
"Ya semua nya bakal berpikir aneh aneh dan nanti nunggu waktu yang sudah pas" Jawab karina.
"Yasudah terserah kamu aja" Ucap gavin sembari tersenyum.
"Aku lanjut olahraga nya ya" Ucap karina yang ingin pergi.
"Ayo bareng ntar kamu hilang"Ucap gavin menahan tangan karina untuk pergi.
" Yaudah yuk"Ajak karina.
Mereka pun berlari santai sembari mengelilingi taman.
Dan tak lama kemudian pun mereka memutuskan untuk istirahat di salah satu kursi yang berada di taman.
"Cape" Ucap karina sembari duduk.
"Nih minum" Ucap gavin sembari memberikan air mineral.
Dan karina pun mengambil air mineral tersebut dan meminum nya.
"Makasi" Ucap karina berterima kasih ke gavin.
"Iya sama sama" Ucap Gavin sembari tersenyum.
Dan tiba tiba ada anak kecil kira kira seusia 5 tahun menghampiri mereka dan berkata.
"Mamah, ayahh" Ucap anak kecil tersebut menghampiri mereka.
Gavin dan karina pun terkejut dan saling pandang.
"Anak kamu? " Tanya karina ke Gavin.
"Enggak" Ucap Gavin menggeleng kan kepala nya.
"Hay adik cantik kamu nyari siapa hm? " Tanya Gavin sembari mengangkat anak tersebut ke pangkuan nya.
"Ayahh tacuttt" Ucap anak kecil tersebut.
"Orang tua kamu kemana sayang? " Tanya karina.
Anak kecil tersebut menggelengkan kepala nya.
"Ya Allah kaki nya terluka kak" Ucap karina panik saat melihat kaki anak kecil tersebut ada luka di lutut nya.
"Kamu gendong dia dulu biar aku cari kotak p3k di toko yang ada di sana" Ucap Gavin sembari memberikan anak kecil tersebut ke pangkuan karina.
"Iya cepatan ya kak" Tutur karina dan Gavin pun langsung berlari untuk segara pergi mencari kotak p3k.
Karina pun mengelus pelan rambut anak kecil tersebut.
"Nama kamu siapa sayang? " Tanya karina dengan nada yang lemah lembut yang sangat berbeda dengan nada bicara karina yang selalu dia pakai sehari hari.
__ADS_1
"Cia" Jawab anak kecil tersebut.
"Hay cia, kamu habis terjatuh ya sayang? " Tanya karina lagi.
"Iya mah, cia tadi terjatuh" Ucap cia sembari menundukan kepala nya.
"Buset dah berasa jadi emak emak gue" Batin karina saat di panggil mamah.
"Sakit? " Tanya karina memastikan keadaan cia.
"Iya mah" Ucap cia.
"Sabar ya sayang sebentar lagi kak Gavin datang" Ucap karina sembari tersenyum.
"Iya mah" Kata anak kecil tersebut.
Saat sedang menunggu Gavin datang ada seseorang menghampiri karina.
"Astaghfirullah nak buat masalah apa lagi kamu? " Tanya seseorang tersebut ke karina.
"Et dah pak, ini anak kecil tiba tiba menghampiri saya dan ternyata kakinya terluka" Jelas karina ke pak safar.
"Terus kenapa ga kamu obatin? " Tanya pak safar ke karina.
"Ini saya masih nunggu pacar saya yang sedang mencari kotak p3k" Jawab karina.
"Saya ga heran sih kalau kamu sudah punya pacar karena wajah kamu juga cakep tapi akhlak kamu selalu bikin orang depresot" Ucap pak safar.
"Iya dong pak saya kan cantik Elsa frozen pun lewat" Ucap karina narsis.
Dan Gavin pun datang dengan membawa kotak p3k.
"Ini" Ucap Gavin memberikan kotak p3k ke karina.
"Oh Assalamu'alaikum pak" Sapa Gavin.
"Waalaikumsalam, kamu pacar karina nak? " Tanya pak safar.
"Emm i-iya pak" Jawab Gavin.
"Cia duduk sini ya biar kakak obatin" Ucap karina menurunkan cia dari pangkuannya dan mendudukan cia di kursi.
Karina pun mengobati kaki cia dengan hati hati.
"Selesai deh" Ucap karina yang sudah selesai mengobati lutut cia yang terluka.
"Gimana dek masih sakit? "Tanya karina memastikan keadaan cia.
"Enggak kok mah"Jawab cia sembari tersenyum manis ke karina.
"Ohh bapak sudah paham, jadi yang di maksud pak kepala sekolah itu ternyata karina dan nak Gavin toh"Ucap pak safar mendadak paham.
"Paham kenapa pak? " Tanya karina penasaran.
"Kamu sudah nikah kan dengan Gavin karena di jodohkan" Tutur pak safar.
"Lah bapak kok tau? " Tanya karina sedikit kaget karena pak safar tau tentang perjodohan dengan Gavin.
"Tau dong, alhamdulillah bapak sangat tidak menyangka kali mendapatkan suami yang sifat nya sangat berkebalikan dengan kamu nak" Ucap pak safar sembari tersenyum.
__ADS_1
"Pasti bapak kecewa karena doa bapak ga terkabulkan karena saya dapat suami yang sholeh" Kata karina.
"Tentu saja bapak senang nak, semoga kamu mendapatkan hidayah dan segera bertaubat" Ucap pak safar sembari tersenyum.
"Sepi dong sekolah pak kalau lord karina yang keceh ini tidak memeriahkan suasana sekolah yang sangat mencekam kan" Ucap karina.
"Nak Gavin saya salut dengan mental kamu saat menghadapi sifat karina yang sudah di luar orang normal ini" Ucap pak safar sembari menepuk pelan pundak Gavin.
"Tenang saja pak, karina bakal saya buat menjadi wanita pada umum nya" Ucap Gavin sembari tersenyum.
"Ohhh jadi aku selama ini laki laki gitu" Cetus karina.
"Bukan gitu-" Ucap Gavin tetapi di potong oleh karina.
"Jadi terus kayak cowok gitu" Cetus karina.
"Mamah, ayah jangan berantem" Ucap cia meleraikan karina dan Gavin.
"Ini anak kalian? " Tanya pak safar.
"Seperti penjelasan saya tadi pak" Jawab karina.
"Oh iya, kalau begitu bapak pergi dulu ya" Ucap pak safar pergi meninggalkan mereka.
"Nama dia cia? " Tanya Gavin ke karina.
"Pikir aja sendiri" Cetus karina.
"Ngambek ya? " Tanya Gavin sembari mengangkat cia ke pangkuannya.
"Kapok ayah, mamah ngambek" Ucap cia.
"Iya sayang, kita kasih apa ga biar mamah ga ngambek lagi? " Tanya Gavin ke cia.
"Sini yah biar cia bisikin cecuatu" Kata cia.
"Wahh anak pintar ayo" Ajak Gavin sembari menggendong cia pergi meninggalkan karina.
Karina yang merasa dia di abaikan pun memutuskan untuk bermain HP karena dia lagi badmood.
"Kenapa sih kok aku di tinggal" Gumam karina kesal.
"Kenapa gua sama Gavin kayak punya anak ya" Gumam karina.
Dan tak lama kemudian pun Gavin dan cia datang menghampiri karina dengan membawa beberapa eskrim.
"Mamahh ini es krim dari ayah biar mamah ga ngambek" Ucap cia sembari memberikan es krim tersebut ke karina.
"Makasih cia gemes" Ucap karina gemas dengan cia yang begitu imut.
"Mamah jangan banyak banyak mamam eskrim nya ya nanti cakit" Ucap cia memperingati karina.
.
.
.
.
__ADS_1
Hay semua nya jangan lupa Like, Komen,dan Vote yah!.
Biar author semangat buat nulis nya😼