
"Siap bos" Kata karina sembari hormat ke gavin..
Sempainya di depan gerbang sekolah karina langsung keluar dari mobil.
"Hati hati ya" Tutur karina sembari keluar dari mobil.
"iya, semangat ya belajarnya" Ucap gavin ke karina.
"Iya" Kata karina.
Setelah gavin pergi karina pun langsung ke menuju ke gerbang sekolah untuk memasuki lingkungan sekolah.
Dan tentu saja karina menjadi pusat perhatian OSIS dan pak safar yang sedang berjaga sekolah.
"Astaghfirullah ini anak baru atau karina? " Tanya pak safar kaget.
"Karina itu mah" Jawab bagas sembari melihat karina.
Karena karina menyadari para OSIS dan pak safar memperhatikan dia.
"Kok kayak nya aku jadi pusat perhatian ya" Batin karina sembari berjalan.
"Heh bagas ngapain lo liat liat gua sampe segitunya" Tutur karina ke bagas.
"Buset dah masyAllah kaget setan ternyata setan eh karina" Kata bagas sedikit kaget ternyata itu
karina.
"Pen mati lo? " Tanya karina dengan tatapan tajam.
"Ampun suhu" Kata bagas sembari menunduk badan nya 90 derajat.
"Astaghfirullah nak karina saya kira tadi kamu itu anak baru ternyata kamu nak" Ucap pak safar yang tiba tiba datang menghampiri karina.
"Assalamu'alaikum pak" Salam karina sembari tersenyum.
"Waalaikumsalam nak, entah kenapa hawa kamu berbeda dan membuat bapak merinding" Kata pak safar.
"Woe buk Rani pingsan karena dengar kabar karina pakai hijab" Kata bari yang tiba tiba datang.
"Astaghfirullah gini bener dah" Gumam karina.
"Terus buk rani sekarang gimana? " Tanya pak safar ke bari.
"Sekarang buk Rani ada di UKS" Jawab bari dan pak safar langsung pergi meninggalkan mereka.
__ADS_1
"Fiks ini mah rin lo bakal viral" Tutur bagas.
"Kenapa sih padahal aku cuman pakai hijab lho dan itu kan emang kewajiban aku" Cetus karina kesal.
"Hadeh rin lo tau sendiri kan lo itu dari pertama masuk sekolah udah bikin masalah dari bolos, berantem,dan lain lain bahkan lo juga sering di sebut bad girl yang cantik karena muka lo cantik spek kendal jenner kelakuan lo malah kayak behh Wallahu a'lam" Tutur bagas ke karina.
"Ya itu dulu sekarang aku udah versi karina yang baru" Kata karina.
"Dan ya sekarang lo berubah sangat berubah dan berbeda dari sikap lo yang sebelumnya lo udah ga sering bolos jarang ngomong kasar, rajin ngerjain PR, dan nilai lo bagus dan sekarang lo pakai jilbab dan itu lah membuat buk Rani shok berat karena dia sangat senang lo berubah" Ucap bari ke karina.
"Gua juga berubah karena dibantu seseorang yang sangat berpengaruh dalam hidup gua dan gua sangat beruntung di pertemukan oleh seseorang itu dan Allah juga sangat baik sama aku padahal aku jarang sholat bahkan sering melupakan nya eh malah di kasih seseorang yang sangat baik oleh sebab itu aku sadar bahwa aku harus berubah karena aku tidak tau sampai kapan aku terus hidup dan kematian itu tidak bisa di prediksi"Jelas karina dan membuat bagas dan bari terkagum kagum dengat sifat karina yang sudah mulai dewasa dari sebelumnya.
"MasyAllah rin kagum gua sama lo" Kata bagas sembari bertepuk tangan.
"Iya gua juga ikut kagum" Kata bari yang ikut bertepuk tangan.
"Oke Terima kasih kalau gitu aku pergi ke kelas dulu" Pamit karina.
"Lu ga mau ke UKS dulu liat buk Rani? " Tanya bagas ke karina.
"Ini juga gua mau kesana sekalian ke kelas kan UKS sama kelas gua satu jalan" Tutur karina dan langsung pergi meninggalkan bagas dan bari.
Saat sesampainya di UKS karina langsung masuk untuk menemui buk Rani.
"Waalaikumsalam, lho karina ada apa? " Tanya buk Rani yang tengah sibuk membersihkan kan beberapa obat disana.
"Lho bukannya ibuk tadi kata bari pingsan ya karena denger karina pakai hijab? " Tanya karina.
"Astaghfirullah dasar bari itu" Gumam buk rani.
"Buk? " Ucap karina.
"Eh iya nak, jadi gini tadi si bari datang ke kantor menghampiri ibuk dan memberi tahu info tentang kamu menggunakan hijab dan kebetulan juga ibuk mau ke UKS untuk membersihkan beberapa obat karena ibu lihat UKS begitu berantakan jadi ibuk emang shok denger kamu sudah mengenakan hijab tapi ibuk tidak pingsan nak, sepertinya bari sedang menyebarkan berita hoax "Jelas buk Rani dan membuat karina tertawa kecil.
"Ohh ternyata seperti itu ya buk , dasar bari suka nyebar hoax" Ucap karina.
"Iya nak, bagus lah nak kamu udah bertaubat jangan di lepas lepas ya nak hijabnya, hijab bukan mainan" Kata buk Rani memperingati karina.
"Iya buk siap, kalau gitu karina permisi ya buk mau ke kelas" Pamit karina ke buk rani.
"Iya nak" Ucao buk rani.
Karina pun langsung pergi menuju kelas.
Saat hendak memasuki kelas karina di cegah oleh kaila dan fany.
__ADS_1
"Alhamdulillah ku kira hoax ternyata bener" Ucap fany.
"MasyaAllah karina tobattttt" Kata kaila heboh.
"Udah kayak artis papan atas aku" Kata karina sembari menuju kursi nya dan duduk.
"Mendadak merinding woe karina pakai bahasa gua elu sama kita padahal gaada gavin tuh" Kata kaila sembari duduk di samping karina dan diikuti fany.
"Sudah tobat saya besti, dan kalian juga harus tobat" Ucap karina ke sahabatnya itu.
"InsyaAllah" Ucap kompak fany dan kaila.
"Eh btw nanti nonton bioskop yuk mumpung ada film baru" Ujar fany.
"Boleh tuh, gimana karina lo mau ikut? "Tanya kaila ke karina.
" Boleh mumpung kak gavin juga ngijinin kok"Jawab karina.
"Yang bener lo? " Tanya fany memastikan kembali karena dia masih tidak percaya dengan karina yang sering pergi dari rumah tanpa izin.
"Iya dong,aku kan udah tobat ga mau bohong bohong lagi" Ucap karina.
"Iya deh, eh katanya hari ini full jamkos ya? " Tanya kaila ke fany.
"Setahu gua sih iya soalnya hari ini kan ada event lomba basket gitu dan kebetulan kali ini sekolah kita jadi tuan rumah kalau ga salah ya soalnya tadi gua juga denger info nya dari anak anak kelas sebelah" Jawab fany.
"Whatt?! bisa bisa nya gua ketinggalan info yang sangat sangat hot Mar hot ini" Kata kaila dengan gaya heboh nya.
"Emang kenapa kalau ada lomba basket? " Tanya karina penasaran.
"Astaga karina lo tau sendiri kan pasti bakal banyak cogan cogan lumayan lah bisa buat cuci mata" Jawab kaila.
"Astaghfirullah tobat lo" Kata fany ke kaila.
.
.
.
.
Hay semua nya jangan lupa Like, Komen,dan Vote yah!.
Biar author semangat buat nulis nya😼
__ADS_1