
Dan karina langsung bersiap siap dan mengunci semua pintu dan pergi mengendarai mobil menuju cafe di tempat kaila dan fany berada.
"Hay guys kenapa kalian ga ngajak ngajak gue sih kalau nongkrong" Ucap karina sembari duduk di samping fany.
"Lo kan udah nikah rin pasti lo udah ga bebas kaya dulu lagi" Jawab fany.
"Iya kita juga tadi sempet nyamperin lo ke rumah orang tua lo tapi katanya lo udah pindah dan kita berpikir mungkin lo lagi sibuk ngedate sama suami lo" Jelas kaila.
"Gue kesini karena gavin pergi katanya sih ada masalah" Ucap karina.
"Gavin kenal sama arga? " Tanya fany.
"Ga tau sih tapi pas mau pulang tadi mereka sempat berantem mulut gitu" Ucap karina.
"Lah nanti arga sama gavin berantem" Tebak kaila.
"Iya bisa jadi juga tadi gue liat arga dan geng nya serius banget ghibah nya" Ucap fany.
"Gue bakal samperin mereka gue takut banget gavin dan arga bakal berantem" Ucap karina.
"Emang nya lo tau gavin dan arga bakal ketemuan atau berantem di mana? " Tanya kaila.
"Enggak" Jawab singkat karina.
"Coba lo lacak keberadaan gavin dari HP lo" Ujar fany dan diangguki karina.
Dan karina pun langsung mencari keberadaan gavin dari HP nya.
"Gue tau sekarang mereka dimana" Ucap karina sembari berdiri.
"Lo ga boleh pergi sendiri rin bahaya"Tutur fany khawatir.
"Terus gue harus gimana? "Tanya karina.
" Lo duduk dulu"Suruh kaila dan karina pun kembali duduk.
"Lo ada rencana? " Tanya karina.
Selang beberapa menit mereka menyusun rencana dengan rapi, ntah rencana atau strategi apa yang mereka pakai sehingga membuat karina begitu santai dan tidak panik lagi.
"Kalau begitu ayo kita berangkat" Ujar karina dan diangguki fany dan kaila.
Mereka menggunakan kendaraan masing masing dan langsung menuju lokasi.
Saat sedang menunggu arga di lokasi yang begitu sepi gavin tak henti membaca doa untuk keselamatan nya.
Selang beberapa menit gavin menunggu arga di lokasi yang mereka janji kan dan akhirnya arga pun datang sendirian menghampiri gavin.
"Gue kira lo ga punya nyali buat nemuin gua" Ucap arga sembari melepas helm nya.
"Selagi semua nya bisa di selesaikan baik baik jangan pakai kekerasan" Tutur gavin yang tidak ingin membuat keributan.
"Bilang aja lo takut mati di tangan gue" Ucap arga meremehkan gavin.
__ADS_1
"Gue lebih takut sama Allah"Cetus gavin.
"Oke permintaan gue simpel banget, jauhin karina"Kata arga.
"Kalau gue ga mau gimana? "Tanya gavin sembari menaikan alis nya.
"Sekali lagi gue bilang jauhin karina" Kata arga memperingatkan gavin.
"Lo gaada hak buat ngatur ngatur gue untuk jauhin karina" Cetus gavin dan tiba tiba.
Brugg
Satu pukulan dari arga mendarat di pipi gavin.
"Karina itu punya gue dan selalu milik gue dan lo kalau masih sayang nyawa ga usah deketin dia paham lo?! " Bentak arga yang sudah emosi.
"Lo siapa ngatur ngatur gue, dan asal lo tau ya hubungan gue sama karina lebih dari seorang pacar" Tegas gavin.
"Gue ga peduli apa hubungan kalian ya jelas mulai detik ini juga gue mau lo jauhin karina atau lo pulang tinggal nama doang" Ancam arga ke gavin.
"Dan asal lo tau ya gue sama karina udah nikah kami sudah resmi menjadi sepasang suami istri" Tegas gavin.
"Ga udah sok jadi pendongeng lo" Ucap arga sembari hendak memukul gavin lagi tetapi di tahan oleh gavin.
"Kalau ga percaya tanya aja sama karina" Ucap gavin sembari menepis tangan arga yang hendak memukulnya.
Arga pun mengumpat dan memukul gavin.
Karena gavin sangat ahli bela diri gavin pun menepis semua serangan arga tetapi dia tidak ingin menyerang balik karena dia tidak ingin masalah nya makin rumit.
"Hentikan!!!! " Tegas salah satu anggota geng motor tersebut.
Dan arga dan gavin pun langsung menghentikan pertarungan mereka sejenak.
"Siapa kalian? " Bentak arga.
"Seperti yang lo liat" Jawab lelaki itu sembari menunjukkan seragam nya.
"Geng motor?kalian mau nyari masalah sama gue? " Tanya arga meremehkan geng motor tersebut.
"Iya bang gue tau lo ketua geng motor yang lumayan terkenal" Ucap salah satu anggota geng motor tersebut yang bernama deo.
"Lo mau apa? " Tanya gavin.
"Mau meleraikan kalian" Jawab santai deo.
"Ga usah ikut campur lo, ini urusan kita" Bentak arga.
"Santuy bang nanti juga dia sebentar lagi sampai" Ucap deo santai.
"Dia? "Tanya gavin.
Dan ya tiba tiba saja karina datang dengan mobil nya bersama fany dan kaila yang mengikuti nya dari belakang.
__ADS_1
"Bagus lah kalian datang tepat waktu" Ucap karina sembari keluar dari mobil.
"Karina?! " Ucap kompak gavin dan arga.
Karina langsung menghampiri gavin yang wajah nya sedikit banyak luka akibat perbuatan arga.
"Lu ga papa kan kak? " Tanya karina yang sedikit khawatir dengan kondisi gavin.
"Gapapa sayang" Jawab gavin sembari tersenyum.
Arga yang melihat karina begitu mengkhawatirkan gavin pun menjadi emosi.
"Seharusnya lo nanya keadaan gue rin bukan dia" Ucap arga yang iri melihat karina mengkhawatirkan gavin.
"Bacot lo caper" Cetus karina.
"Hahaha kasian banget lo" Ledek deo ke arga.
"Diam lo" Bentak arga.
"Gue ingetin sekali lagi ya, lo jangan ganggu kehidupan gue lagi kita udah putus dan keputusan gue ga bisa di rubah" Tegas karina ke arga.
"Tapi gue sayang banget sama lo rin" Ucap arga.
"Sayang? makan lo itu sayang, katanya sayang tapi cewe simpenan dia udah kaya menu makanan" Sinis karina.
"Tapi pliss rin gue sayang banget sama lo" Ucap arga yang masih memohon.
"Sorry arga gue udah punya cowo lebih baik lo urusin semua cewe lo" Ucap karina sembari menggandeng tangan gavin.
"Rin biar semua nya gue yang urus" Kata deo dan di angguki karina.
"Sini kunci motor mu kak" Ucap karina merebut kunci motor gavin dan memberikan nya ke deo.
"Gue serahin semua nya ke lo" Ucap karina.
"Siap bos" Kata deo sembari hormat ke karina.
"Fany, kaila gue duluan" Kata karina sembari menarik gavin ke mobil nya.
Deo adalah sahabat karina dari kecil bahkan karina sudah menganggap deo sebagai abang nya sendiri dan karin meminta tolong ke deo untuk meleraikan pertarungan gavin dan arga karena deo adalah katua geng motor dan pandai bela diri.
"Sayang biar aku yang nyetir" Ujar gavin.
"Gausah kak kamu terluka lumayan parah tuh, mau ke rumah sakit? " Tanya karin yang khawatir dengan keadaan gavin.
.
.
.
.
__ADS_1
Hay semua nya jangan lupa Like, Komen,dan Vote yah!.
Biar author semangat buat nulis nya😼