
"Oke guys ready?? " Tanya karina ke kaila dan fany sembari bersiap siap untuk melajukan mobil.
"Ready" Kata fany bersemangat.
"Mak tolonggg" Kata kaila yang sangat berkebalikan dari fany.
"1.., 2..,3"
Di hitungan ke 3 karina langsung melajukan mobil fany dengan kecepatan gila.
"Takbirrrrrrrr" Teriak kaila saat karina melajukan mobil.
"Allahuakbar ya Allahh ampuni lah dosa dosa hamba selama ini kalau ini hari terakhir hamba untuk hidup di dunia matikan lah hamba dengan khusnul khotimah" Kata fany berdoa karena karina mengendarai mobil dengan kecepatan di luar nalar otak nya.
"Ya Allah tau begini ga gua kasih ni bocah buat nyetir" Kata fany yang menyesali tindakan nya.
"Udah ku bilang lo yang ngeyel" Tutur kaila ke fany.
"Takbirr ya Allah!!!!!!!!!! " Teriak kaila dan fany saat karina mengendarai melewati tikungan dengan kecepatan gila sehingga membuat kaila yang duduk di belakang terjatuh dan fany pasrah.
"Hahahhahahahah" Karina tertawa puas saat melihat wajah panik dari kedua sahabatnya itu.
"Karinaaa gua masih pengen hidupl!!! " Teriak kaila ke karina namun karina mengabaikan itu.
"Karina sayang yang cantik melebihi rapunzel tolong ya karina gua masih mau hidup lo jangan macam macam kasihan jodoh gua nanti duda kalau gua meninggoy"Teriak fany ke karina.
Dan ya karina hanya mengabaikan teriakan mereka dan karina hanya tertawa.
Sesampainya di mall karina, kaila dan juga fany langsung keluar dari mobil.
"Alhamdulillah ya Allah Terima kasih kau masih berikan hamba kesempatan buat hidup" Kata kaila bersyukur sembari memegang kepala nya yang sangat pusing akibat ulah dari karina.
"Ya Allah pala ku pusing" Kata fany sembari memegang kepalanya.
"Heleh kalian mah giliran gini aja nyebut nyebut nama Allah coba lagi senang atau happy sholat aja ga ingat kalian" Sindir karina.
Mendapatkan sindiran atau tamparan dari karina mereka ga berani membalasnya karena apa yang di katakan karina itu fakta no no hoax.
"Hehe, mau marah tapi bener" Kata kaila sembari nyengir.
"Yaudah yuk kita nonton" Ajak fany.
"Yaudah yuk" Kata karina.
Mereka pun langsung memesan tiket untuk menonton film horor dan menunggu beberapa menit.
Setelah menonton film horor mereka langsung keluar dari bioskop.
"Ga bisa tidur aku nanti" Kata kaila meretapi nasib.
"Lo juga sendiri tadi yang nyaranin buat nonton film yang banyak jumpscare" Tutur fany.
"Iya nyesel gua" Kata kaila menyesal.
__ADS_1
"Yaudah sekarang kita mau kemana? " Tanya karina.
"Laper, ayo makan"Ujar kaila.
"Boleh tuh, apa lagi di traktir sama karina" Ucap fany bercanda tapi ngarep.
"Ha apa? mendadak ga bisa denger" Ucap karina berpura pura peka.
"Udah deh aku yang traktir" Ujar kaila dan membuat fany mendadak serangan jantung.
"Aduh jantung gua sakit" Kata fany sembari memegang perutnya.
"Heh letak jantung bukan di situ" Tutur karina ke fany.
"Oh iya lupa, ini adalah salah satu keajaiban dunia" Ucap fany heboh.
"Hmm betul bahkan ini akan menjadi sejarah dunia" Kata karina yang setuju dengan fany.
"Udah deh ayo laper" Cetus kaila yang kesal karena para sahabat gila nya itu.
"Ini lo gaada niatan jahat kan? " Tanya karina memastikan kembali karena dia belum percaya.
"Iya nih nanti lo ada niatan tertentu nih? " Tanya fany memastikan.
"Ayo kita pergi atau aku berubah pikiran ini" Tutur kaila karena dia sudah merasa sangat lapar.
"Oke oke ayo kita ke restauran yang ada disana" Ajak fany dan diangguki karina dan kaila.
Saat sampai di restauran mereka langsung memesan makanan dan duduk.
"Eh lo kaila sama arga udah lama jadian? " Tanya fany penasaran.
"Ada deh rahasia" Jawab kaila sembari menjulurkan lidah nya.
"Buset dah masih bocah lagi lu udah main rahasia an segala" Tutur fany.
"Iri bilang bos pale pale" Kata fany bersenandung.
"Mau heran tapi dia kaila"Ucap karina.
"Balap kuy karin" Ajak kaila ke karina.
"Sesad lu kaila, jangankan balap mau keluar aja sekarang susah" Kata karina.
"Dasar kaila sesad, gaya masih bocil esede aja udah belagu" Sindir fany.
"Sumpah ya fan lo itu bisa ga sih jangan manggil gua bocah bocil esede gua itu udah SMA kalian aja yang ketinggian kayak titan" Tutur kaila ke fany karena di sudah sangat kesal di bully fany.
"Tapi itu fakta dek" Kata fany.
Mendengar itu kaila langsung menatap tajam fany.
"Hahaha lo kira lo natap gua kayak gitu gua bakal takut gitu? enggak say lo bukannya keliatan garang eh malah kayak bayi lagi ngambek ahahhah" Ledek fany sembari mencubit gemas pipi kaila.
__ADS_1
Mendengar perkataan fany karina yang tadinya hanya menyimak pertengkaran mereka pun ikut tertawa.
"Lo ga usah ikutan ketawa karin lo ga ikut serta" Titur kaila ke karina.
"Tapi apa yang di bilang fany bener si kel lo itu kayak bocil esede yang berkedok anak sma" Kata karina yang ikut meledek kaila.
"Kalian itu membully dengan gaya" Sindir kaila.
"Astaghfirullah maaf dek, jangan lah merujak" Kata fany merayu kaila sembari mengelus elus kepalanya.
"Iya kali ini yang mentraktir fany aja aku ikhlas kok" Ucap karina.
"Nah iya kalau ga mau aku merujak lagi fany yang harus bayar semua ini" Tutur kaila.
"Yasudah deh iya gua yang bayar sebagai permintaan maaf gua" Kata fany yang tampak pasrah.
"Nah mantap" Kata kaila kembali senang.
Selang beberapa menit kemudian pesanan mereka pun sampai dan mereka langsung memakannya.
"Setelah ini kita kemana lagi? " Tanya fany sem ari melihat ke arah sahabatnya yang sedang fokus makan.
"Kalau aku terserah" Kata karina sembari makan.
"Gimana kita karoke udah lama nih ga senam tenggorokan" Ujar kaila.
"Ide yang bagus itu" Kata fany yang setuju dengan ide kaila.
"Gimana karin lo setelah ini mau langsung pulang atau ikut senam tenggorokan (karoke)sama kita? " Tanya kaila ke karina yang sedang fokus makan.
"Gua ikut karoke deh tapi pulangnya jangan larut banget ya bisa bisa ntar gua balik di omelin sama lakik gua" Tutur karina.
"Iya aman kalau itu" Kata fany ke karina.
Setalah selesai makan fany langsung ke kasir untuk membayar makanan mereka.
"Udah? " Tanya karina ke fany.
"Udah yuk parkiran kita langsung berangkat" Ajak fany.
"Plis ya yang nyetir jangan karina nanti bukannya kita sampai ke tempat karoke ntar malah ke alam lain" Tutur kaila.
.
.
.
.
Hay semua nya jangan lupa Like, Komen,dan Vote yah!.
Biar author semangat buat nulis nya😼
__ADS_1