Dijodohkan Dengan Santri

Dijodohkan Dengan Santri
Bari


__ADS_3

"Enak aja lo yang paling cantik sebumi hanya lah buk Rani seorang" Ucap kaila memuji buk Rani.


"Nah itu baru namanya pasukan tercintah" Hcap dramatis buk rani.


"Bismillah rangking 1" Ucap kaila.


"Astaghfirullah tidak baik begitu kel iyakan buk? bismillah 100 juta" Ucap fany.


"Kalian adalah pasukan yang tidak berbakti, sudah anak anak mari kita mulai ulangan harian" Ucap buk Rani dan membuat kaget se isi kelas.


"Haaa ulangann? " Ucao mereka kompak.


"Iya dong pasukan cinta kuuu" Kata buk Rani sembari membagikan selembar ujian ke setiap meja.


"Kan ibuk ga ada bilang sama kita? Tanya ketua kelas mereka yang bernama Adit.


"Ini adalah ulangan kaget atau ulangan dadakan yang ibuk siapkan dengan kasih sayang dari lubuk hati ibuk yang paling dalam"Ucap buk Rani sembari tersenyum.


"Kalau ga siap buk? "Tanya karina.


"Tentu saja kalian tidak boleh ke surga sekolah kita yaitu kantin"Jawab buk Rani.


Mendengar hal itu semua murid pun langsung begegas mengerjakan soal ulangan agar bisa cepat ke kantin.


"Dit dit"Panggil karina ke Adit yang berada di sebrang nya dengan menggunakan volume yang kecil.


"Ehemmmm"Buk Rani Berdehem karena tau apa yang sedang di lakukan karina.


Dan karina pun kembali mengerjakan ulangan nya.


Tak lama kemudian pun.


"Buk saya sudah siap" Ucap karina sembari menghampiri buk Rani dan memberikan lembaran ulangan nya.


Buk Rani menatap curiga karina dan memeriksa lembar jawaban ulangan karina.


"Oke kamu silah kan keluar ratu yang sering ke ruang bk" Ucap buk Rani mempersilahkan karina keluar.


"Terima kasih wahai ibuk rani yang bijak sana"Ucap karina sembari keluar ke kelas.


Karina pun pergi menuju surga sekolah yang tak lain adalah kantin.


Saat sedang berjalan di Koridor sekolah ada seseorang yang memanggil karina.


"Hay cantik" Sapa lelaki itu ke karina.


Karina pun hanya mengabaikan nya dan melanjutkan perjalanan nya untuk ke kantin.


"Sombong banget sih cantik, sini aku peluk" Ucap lelaki tersebut sembari ingin memeluk karina.


Karena mendapatkan perlakuan seperti itu karina langsung mundur dan berkata.


"Udah deh ga mending lo jauhin gue" Ucap karina yang sudah kesal dengan arga.

__ADS_1


"Kalau gue ga mau gimana? " Tanya arga.


"Bodo bener itu kan urusan lo bukan urusan gue dan mulai sekarang jangan deketin gue males banget gue harus berhadapan orang kayak lo" Cetus karina.


"Gue ga mau jauh dari lo titik ga pake koma" Ucap arga final.


"Risih tau ga kalau lo gini terus" Cetus karina yang sudah sangat risih dengan arga.


"Jauhin gavin"Tegas arga.


"Siapa lo ngatur ngatur hidup gue ha?! emak bapak gue aja ga ngelarang gue deket sama gavin kok lo yang malah sok ngatur ngatur hidup gue" Tegas karina.


"Ohhh sekarang udah berani ya" Ucap arga mencengkam kuat tangan karina hingga membuat karina kesakitan.


"Apaan lo ini lepasin" Ucap karina yang berusaha melepaskan tangan nya dari arga tapi sayang itu tidak berhasil arga lebih kuat dari karina.


Karena sudah sangat kesakitan karina pun menendang arga hingga arga terjatuh dan karina pun langsung melarikan diri ke kantin.


Brugg


Saat sedang melarikan diri tanpa sengaja karina menabrak seseorang.


"Ngapain lo lari lari kayak orang di tagih hutang? " Tanya seseorang tersebut ke karina.


"Banyak tanya lo bantuin gue kek" Ucap karina yang terjatuh akibat bertabrakan dengan seseorang tersebut.


"Tinggal berdiri aja susah" Cetus seseorang tersebut dan karina pun berdiri.


"Lo kayak nya butuh hiburan deh bari biar hidup lo itu ga serius banget" Cetus karina.


Ntah kenapa mendengar perkataan bari karina menjadi merinding.


Seorang bari sang ketua OSIS menyukai karina yang selalu membuat nya emosi dan depresot atas kelakuan karina tiba tiba mengungkapkan perasaan nya secara tidak langsung ke karina?


"Eh woe lah bari becanda lo bikin gue merinding tau ga" Ucap karina sembari tertawa kecil.


"Gue ga pernah becanda kalau soal perasaan rin" Ucap bari.


"Gabut banget sih lo bari sampai becanda gini" Ucap karina sembari tertawa kecil karena menurut nya bari sedang bercanda agar hidup nya tidak terlalu serius.


"Tangan lo kenapa rin? " Tanya bari ke karina.


"Gapapa" Jawab singkat karina.


Saat karina sedang berbicara dengan bari tiba tiba saja arga datang dengan keadaan sedikit berantakan.


"Eh anak baru rapikan dasi lo baju lo juga rapikan sekarang juga" Tegas bari.


"Siapa lo ngatur ngatur gue? " Ucap arga tak terima dengan bari.


"Bari gue duluan ya" Ucap karina yang berusaha kabur.


"Etsss karina masalah lo sama gue belum selesai" Ucap arga sembari menarik kasar tangan karina.

__ADS_1


"Lo sama cewek jangan kasar kasar bro" Ucap bari tak terima tangan karina di tarik dengan kasar oleh arga.


"Terserah gue dong" Ucap santai arga.


"Udah deh ga lepasin risih tau ga" Cetus karina yang sudah sangat risih.


"Lepasin tangan karina" Tegas bari sembari melepaskan tangan karina dari cengkraman arga.


"Wah seperti nya lo udah bosen hidup ya? " Bentak arga.


"Maksud lo apa mau jadi jagoan ha?! " Bentak balik bari yang tak terima di bentak arga.


"Udah udah ga usah berantem" Kata karina yang berusaha meleraikan bari dan arga.


"Udah rin lo diem aja biar gua yang urus ni bocah yang sok jagoan" Ucap bari.


"Tapi bari-"


"Maksud lo apa manggil manggil gue bocah ha?! " Bentak arga tak terima dia disebut bocah oleh bari.


Saat sedang ingin bertengkar ada seseorang yang datang.


"Udah hentikan" Tegas seseorang.


"Gavin? " Ucap karina terkejut karena keberadaan gavin yang tiba tiba muncul ntah dari mana.


"Ohh ada pahlawan lagi nih datang" Ucap arga sembari menghampiri gavin dan ingin memukul wajah gavin.


Tetapi pukulan tersebut langsung di tepis oleh gavin.


"Udah gua bilang kan jauhin karina" Ucap gavin sembari menghampiri karina.


"Gua ga akan jauhin karina asal lo tau itu" Tegas arga.


"Arga diam lo" Bentak bari.


"Lah siapa lo kok ngatur ngatur gue? " Bentak balik arga.


"Udah stop cape gue liat kalian saling bentak" Kata karina sembari pergi meninggalkan mereka dan di susul oleh gavin.


"Sayang kamu makan cabai nya banyak banget" Ucap gavin saaat melihat karina yang sangat banyak menuangkan sambel ke makanannya.


"Badmood" Jawab singkat karina.


"Arga gangguin kamu lagi? " Tanya gavin dan di angguki karina.


.


.


.


.

__ADS_1


Hay semua nya jangan lupa Like, Komen,dan Vote yah!.


Biar author semangat buat nulis nya😼


__ADS_2