Dijodohkan Dengan Santri

Dijodohkan Dengan Santri
Hukuman


__ADS_3

"Iya kak makasih ya kak" Kata bunga berterima kasih dan pergi.


Karina pun membersihkan toilet sampai bel istirahat.


"Hay guys" Sapa karina sembari duduk di samping fany.


"Telat+bolos lagi lu rin" Cetus fany.


"Nih makanan buat lo udah kita pesenin" Kata kaila.


"Wah makasih sayang kuuhhhh" Kata karina lebay.


"Lebay lo rin" Cetus kaila.


"Eh nanti liat pertandingan basket yuk" Ajak fany.


"Iya yuk gua mau nonton cowo gue tanding" Kata karina setuju dengan ajakan fany.


"Gue ikut aja sih" Kata kaila sembari makan.


"Eh lo tau ga sih kemarin di mall kaila kena omelan ibu ibu karena bikin anak orang nangis" Kata fany sembari ketawa kecil.


"Lo apain anak orang kel? " Tanya karina.


"Lo tau tuh anak muka nya gemesin jadi gua bikin muka jelek gitu ehh malah nangis" Jelas kaila.


"Pasti tuh bocah ga bisa tidur nyenyak gara gra keinget muka lu mulu" Ejek karina sembari tertawa.


"Dan pastinya trauma mendalam" Sindir fany sembari tertawa.


Kaila pun hanya cemberut karena dari tadi sahabatnya menggodanya terus.


"Ututu jangan ngambek dong kel" Rayu karina sembari mencubit pipi kaila.


"Kaila jangan marah marahh nanti cepat lekas tuaaaa" Rayu fany sembari menyanyi.


"Au ah serah kalian" Cetus kaila.


Setelah pulang sekolah karina dan sahabatnya langsung pergi ke tempat pertandingan basket.


"Sayangg semangatttt!!!!!! " Teriak karina ke Arga.


"Iya sayangg!! " Teriak balik Arga dari lapangan.


"Jomblo hanya menyimak dengan estetik" Kata kaila meretapi nasib nya.


"Maka nya lo peka kel" Sindir fany


"Diam lu" Cetus kaila yang masih ngambek.


Setelah pertandingan basket sudah selesai karina langsung menghampiri Arga.


"Nih by" Kata karina sembari memberikan minuman.


"Makasih ya by" Kata Arga sembari meminum minuman yang di beri karina.


"Gilee kapten kita punya pawang ges" Kata salah satu teman Arga.

__ADS_1


"Dunia berasa milik berdua kita cuman ngontrak doang yakan" Kata salah satu teman arga.


"Diam lo pada" Cetus Arga


"Ampun boss" Kata salah satu teman Arga.


"Kamu mau langsung pulang? " Tanya Arga ke karina dan diangguki karina.


"Gimana pulang nya bareng aku, kita makan bareng? " Ajak Arga ke karina.


"Kayak nya ga-"


"Gaada penolakan ayo" Kata Arga sembari menarik tangan karina ke parkiran.


"Nih helm nya" Kata Arga sembari memasangkan helm ke kepala karina.


"Iya iya by" Ucap karina.


"Pegangan yang kuat by nanti jatuh" Suruh Arga dan karina langsung memeluk Arga.


Arga pun langsung menjalankan motor sport nya ke cafe.


"Sayang rawrrr" Kata Arga sembari tersenyum.


"Apaan sih by" Kata karina sembari memakan makanannya.


"Habis ini langsung pulang? " Tanya Arga sembari makan.


"Iya by, soalnya udah malem"Jawab karina dan diangguki Arga.


"Yaudah yuk pulang "Ajak Arga sembari menggandeng tangan karina.


"Iya by sama sama, gue pulang dulu ya" Pamit arga.


"Hati hati ya! " Kata karina dan diangguki arga.


Setelah Arga sudah pergi karina langsung masuk ke rumah nya.


"Assalamu'alaikum" Salam karina sembari memasuki rumah.


"Waalaikumsalam" Jawab kaila dan fany bersamaan.


"Lah kalian ngapain disini? " Tanya karina tanpa berdosa.


"Lho itu ya suka banget ngilang tiba tiba mana ga izin dulu lagi, kita tuh nyariin lo" Omel fany.


"Iya tuh kita nyariin lo kana di telpon ga diangkat lagi"Kata kaila yang sangat khwatir dengan karina.


" Hehe mangap tadi gue ngedate bareng Arga"Kata karina sembari duduk di sofa.


"Rin rin lo itu mau di jodohkan mending lo akhiri hubungan lo sama Arga buat ngehargai perasaan calon suami lo" Tutur fany.


"Lo juga ga cinta kan sama Arga? " Tanya kaila.


"Emang sih gue ga ada persaan ke Arga gue cuman main main doang" Jawab santai karina.


"Sadis banget lo rin" Ucap fany sembari menggeleng kan kepala nya.

__ADS_1


"Karina kamu udah pulang ya nak" Kata mama karina sembari menghampiri mereka.


"Iya mah" Kata karina


"Yasudah ayo makan malam bareng" Ajak mama karina.


"sip mamahh" Kata fany dan kaila kompak


"Giliran makan gratis semangat lo pada" Sindir karina sembari menuju meja makan.


"Yang penting hepi" Kata fany dan kaila dan menyusul karina ke meja makan.


"Besok kalian datang ke pernikahan karina ya nak" Ajak mama karina dan membuat karina terkejut setengah mati.


"Whatt besokkk?!!! " Tanya karina terkejut dan begitu pula dengan fany dan kaila mereka juga terkejut bahwa karina akan nikah besok.


"Iya sangat memang mendadak tapi ini buat kebaikan kamu" Jawab ayah karina.


"Tapi yah ini mendadak banget" Kata karina


"Iya ayah tau ini mendadak banget tenang aja kok semua nya sudah ayah siapkan besok pernikahan di adakan di hotel milik ayah" Jelas ayah karina.


"Iya sayang lama lama juga tidak terlalu baik untuk Gavin yang tidak mau berlamaan dengan seorang wanita yang bukan muhrim nya" Tutur mama karina.


"Terserah mama sama ayah deh karina cape" Cetus karina sembari pergi ke kamar nya.


"Emm mamah kita pamit nyusul karina ke kamar ya" Pamit fany dan di ikuti kaila.


"Iya nak kalian tenangin karina yah" Ucap mama karina sembari tersenyum dan diangguki fany dan kaila.


Karina pun menangis karena ini terlalu cepat bagi nya.


"Udah rin gua tau ini berat banget bagi lo" Ucap kaila menenangkan karina.


"Udah rin jangan nangis ya orang tua lo pasti ada alasan kenapa lo di jodohkan dengan lelaki itu" Ucap fany sembari memeluk karina.


"T-tapi gua ga mau nikah muda, kalian tau sendiri kan gue ga suka di atur atur dan gua ga nyangka banget orang tua gue setega itu menjodohkan anak nya dengan cara yang sangat kuno ini" Kata karina sembari menangis.


Mendengar itu kaila dan fany memeluk karina dan berusaha menenangkan karina.


"Rin lo inget ga sih lo itu perempuan sangat jarang nangis bahkan saat lo nyasar di kebun binatang aja lo ga ada takut nya" Kata kaila


"Iya tuh bahkan saat lo di peluk monyet aja lo ga nangis masa lo di jodohkan nangis kejer kaya gini, tunggu tunggu apa jangan jangan lo di jodohkan sama pak safar?! " Tanya fany.


"Ga usah ngawur cerita lo yakalo gue di jodoh kan sama pak safar" Kata karina kesal.


"Ya mana tau lo kan sering banget dapet perhatian pak safar" Ucap fany.


"Itu mah hukuman woe bukan perhatian" Cetus karina kesal.


.


.


.


.

__ADS_1


Hay semua nya jangan lupa Like, Komen,dan Vote yah! 😼.


__ADS_2