
"Jika iya seperti itu, aku tidak keberatan melakukan ini setiap saat agar kau jatuh cinta terhadapku." Darren mematikan kompor juga melepas pelukan Laura.
"Ini bagian dari rencanaku dalam menjeratmu my Queen." Darren menatap wajah laura penuh arti.
"Mau mencoba makanannya, aku juga membuat sup tomat jamur, kau pasti menyukainya."
Laura mengangguk cepat ia ibgin mencoba menu yang di masakan Darren untuknya, mengapa Laura merasa semakin kemari Darren semakin menunjukan kelebohannya?
Darren mengambil sendok, juga kuah sop yang di penuhi dengan kepulan asap putih saat tutup kacanya di buka. Darren pembohong nyatanya bukan sop jamur tomat, banyak sayur-sayur lain yang jadi pelengkapnya termasuk wortel dan kentang, ada juga buncis dan sawi putih yang turut terlihat di sana.
Darren mengambil kuah kaldunya dan meniupnya secara perlahan sehingga kepulan asap di sendok itu mengurang.
"Aaa ..."
Pria tampan itu meminta Laura membuka mulutnya. Laura menyeruput perlahan kuah itu mencoba mencari rasa yang kurang di sana namun rasanya sangat pas, ada juga sedikit pedas dari merica yang Darren bubuhkan di sana juga rasa sedikit masam yang berasal dari banyaknya tomat yang Darren masukan kedalam masakamnya.
__ADS_1
"Apa ada yang kurang?" Darren menseka ujung bibir istrinya.
"Semuanya pas Darren, kau pandai memasak. Mengapa tak jadi koki saja?"
"Jadi koki serabutan tanpa ijazah sepertiku kecil Ra, tak akan cukup untuk menafkahi seorang wanita kualitas tinggi sepertimu." Darren memencet hidung mungil istrinya.
"Aw, sakit."
"Ayo makan." Darren mengajak Laura untuk makan bersama.
"Aku ingin bercerai!" Liora lagi-lagi ingin mengakhiri pernikahannya dengan pria matang yang menjadi suaminya selama dua tahun ini.
"Lio, tidak bisakah kau menerimaku setidaknya ini demi Elvano. Kasih dia jika harus berada di antara ayah dan ibunya yang bercerai, pikirkan sekali lagi Lio. Aku tak ingin apa yang terjadi pada Daniel di alami oleh Elvano."
Eldy kebingungan harus dengan apa dirinya membujuk Liora agar tak terus menerus meminta cerai darinya. Ia sudah terlanjur menyayangi Liora sebagai seorang pria dewasa terhadap kekasihnya, bukan lagi seperti seorang paman terhadap keponakannya.
__ADS_1
"Kita sudah sepakat sejak awal Om, kita menikah hanya agar bayiku mempunyai Ayah dan Om Eldy memang harus bertanggung jawab atas kesalahan yang kita lalukan tempo hari." Liora sama sekali tak tergoyahkan.
"Liora ..." panggil Eldy pelan.
"Aku tak akasn melarang Om untuk menemui El. Tapi tolong mengertilah aku tak mau menjadi istrimu lagi." Liora terlihat putus asa, semoga Eldy berbaik hati mau melepaskannya.
"Baiklah Liora, aku mengerti, semoga kau bahagia. Jaga putraku baik-baik." Eldy pergi meninggalkan Liora sendiri. Mungkin inilah jalan yang terbaik untuk mereka, setidaknya kali ini ia benar-benar memiliki putra kandung. Bukan imitasi atau rekayasa.
Eldy sempat terpukul karna ia mendengar pembicaraan mantan istrinya dengan seseorang yang mana mantan istrinya dan orang itu sudah berhasil menipu Eldy selama 23 tahun, Daniel putra yang ia besarkan dengan tangannya sendiri ternyata bukan putra kandungnya, melainkan putra dari mantan istrinya dengan pria lain.
Meski begitu Eldy tetap menyayangi Daniel layaknya putranya, bagaimanapun Daniel tetap putranya, juga Daniel yang sangat menyayangi Eldy, tak sedikitpun pemuda itu membantah ucapan ayahnya. Daniel sama sekali tak mengetahui jika dirinya bukan anak kandung Eldy, Daniel juga sangat menyayangi adiknya Elvano.
Jika kedua putri Kenan menuntut cerai dari suami mereka. Lain halnya dengan Lion, ia tengah di buat tergila-gila oleh putri dari asisten Papa. Ya asisten Arven memiliki seorang putri yan cantik jelita bernama Flora, gadis itu baru berumur 18 tahun dan lagi kinyis-kinyis di usianya. Lion sampai meminta Daddynya untuk melamarkan Flora untuknya.
Kenan pikir semakin dewasa putra putrinya maka pikirannya akan bebas, namun hal yang terjadi adalah sebaliknya Kenan di buat sakit kepala dengan tingkah anak-anaknya. Beruntung ada Fana yang senantiasa di sisinya.
__ADS_1
Benar kata orang pasangan adalah teman terlama semasa hidup.