
Annyeong :)
Kita pengenalan tokoh dulu yuk. Biar asik. And biar kenal sama tokoh-tokoh di dalam cerita nya.
≫ ──── ≪•◦ ❈ ◦•≫ ──── ≪
Para adik kelas
Kim Jennie As Jenhera Calista :
Cewek yang masa bodo sama orang di sekolahannya. Selalu ketinggalan berita. Cantik, asik, gak mau sendirian.
Hobi : Masak, pengen jadi model.
Ekskul : Musik.
Kelas X Boga :) SMK Terlatih. Masih anak baru lah ya.
Kim Jisoo As Kara Lois :
Mbak Kara yang baik hati dan tidak sombong. Temen serumah Jenhera. Gemesin, manis, lebih tua cuma beda tahun doang tapi seangkatan.
Hobi : Baca buku, suka ke perpus.
Ekskul : Cheerleader, vocal/musik.
Kelas X Boga. SMK Terlatih.
Park Chaeyeong As Quin Roseta :
Kaya Ratu deh, suka warna pink. Temen serumahnya Jenhera. Cute, baik. Bisa basketan.
Hobi : Nyanyi, beres-beres.
Ekskul : Musik, cheerleader.
Kelas X Boga. SMK Terlatih.
Lalisa Manoban As Vielara Manoban :
Si centil, pake poni selamat datang. Temen se rumahnya Jenhera.
Hobi : Dance, pakaian swag, rapper.
Ekskul : Musik
Kelas X Boga. SMK Terlatih.
Para kakak kelas
Bae Irene As Elora :
Pacarnya Ketos. Baik(?) yah gitu deh. Jutek.
Kelas XI Kecantikan. SMK Terlatih.
Kim Yeri As Giara :
Temen nya Elora. Ini nih baik.
Kelas XI Kecantikan. SMK Terlatih.
Kang Seulgi As Nitra :
Temen Elora juga. Kang labrak, swag dah, pencinta Jimin.
Kelas XI kecantikan. SMK Terlatih.
Ini nih para kakel saingannya Jenhera and friends :) selamat berjuang.
Kim Taehyung As Kleon Blasius :
Ketos. Pacarnya Elora. Cool, cuek (?)
Hobinya nge foto, dance, musik.
Kelas XI Multimedia. SMK Terlatih.
Ekskul nya yah photography and musik olahraga.
Park Jimin As Revian :
Bendahara Osis. Basketan, temen Kleon.
Ekskul olahraga pastinya.
__ADS_1
Kelas XI Multimedia. SMK Terlatih.
Jeon Jungkook As Alex :
Nak baik, hobi ngevokal.
Ekskul musik lah and olahraga.
Kelas XI Multimedia. SMK Terlatih.
Park Jinyoung As Kevan :
Sekretaris osis. Suka ke perpus. Ekskul, olahraga, bahasa Jepang.
Kelas XI Boga. SMK Terlatih.
Park Jinyoung As Kevan :
Sekretaris osis. Suka ke perpus. Ekskul, olahraga, bahasa Jepang.
Kelas XI Boga. SMK Terlatih.
Im Jaebum As Arta :
Wakil ketos. Temen laki Jenhera and friends. Suka Jenhera(?).
Ekskul musik.
Kelas XI Multimedia. SMK Terlatih.
Do Kyung soo As Dyo :
Mantan ketos. Kakel kesayangan
Jenhera. Pendiam (lumayan)
Ekskul bahasa sama musik.
Kelas XII Boga. SMK Terlatih
≫ ──── ≪•◦ ❈ ◦•≫ ──── ≪
Huh Udah pada kenal kan sama cast nya :) ada bias kalian gak?
Cast mungkin akan bertambah seiring berjalannya part² yang akan datang. :)
"Mama...hiks, mama..." Anak itu tak henti - hentinya menangis memanggil ibunya.
"Pa, keluarin Jenhera dari sini pa, jangan jahat sama mama." Anak itu kembali bersuara. Berusaha membuka pintu lemari yang menguncinya di dalam.
"Jenhera..." Panggil ibunya menangis sembari menahan sakit bekas cambak suaminya.
"Mama... tolongin Jenhera." Teriak anak itu, ayahnya masih mencambak ibunya. Emosi, amarah, kini menyatu membuat ayahnya sangat kejam.
"Mas, udah cukup ampun." Dan tak henti-henti pula ibunya meminta ampun.
"Dasar istri tidak percaya kepada suaminya, sembarangan saja kamu menuduh saya selingkuh. " Emi, ibu Jenhera berusaha berdiri untuk melawan Edi ayah Jenhera.
"Aku gak nuduh kamu. Aku liat dengan mata kepala ku sendiri. Kamu udah salah mas, kamu memang selingkuh." Kesal, sangat kesal. Reflek Edi menghempaskan Emi hingga kepalanya mengeluarkan darah karna retempas ke meja rias.
Jenhera, hanya bisa menangis di dalam lemari itu. Apa? Apa yang bisa ia lakukan di umurnya 4thn. Dia hanya bisa menangis.
"Ayah jahaaat! Ayah jahat! Ayah udah bunuh Mama ! " Pekik nya dari dalam lemari itu.
"Diam!!! " Edi menendang lemari itu dan pada saat itu kepala Jenhera tepat di pintu lemari. Tendangan itu membuat Jenhera pingsan.
————————
Lagi dan lagi, kejadian itu selalu memimpikan tidurnya bangunnya pun selalu dengan keadaan terkejut.
"Pagi Jenhera! "
"Pagi kalian semua." Balasnya turun dari ranjang.
Jenhera tidak pernah lagi tidur sendiri, dia lebih nyaman jika ramai orang yang tidur di kamarnya.
Kara, Roseta, Vielara mereka teman baiknya yang selalu menemaninya tidur. Dan kebetulan Jenhera juga mengajak temannya untuk tinggal di rumahnya.
"Eh kalian udah pada rapi nih kok gak ngebangunin gue?"
"Gak tegaan bangunin lo tidur." Balas Kara mencubit pipi Jenhera geram.
"Yaudah, mandi gih."
Dan seperti biasa, Roseta si heboh selalu menunggu dan mengajak Jenhera berbicara saat mandi.
__ADS_1
"Jen dah punya doi belum?" Tanya Roseta di luar kamar mandi sambil memainkan ponselnya.
"Apa? Gak denger, yang kenceng dong ngomongnya." Balas Jenhera.
"JENHERA UDAH PUNYA DOI BELUM? DENGER GAK JEN?"
"YA AMPUN NYESEL GUE DENGERINNYA ."
Keduanya pun saling tertawa. Tak berapa lama Jenhera pun keluar dari kamar mandi.
•
•
•
"Kalo kita ke sekolah jalan kan makin sehat ya gak Ra?" Tanya Vielara dengan girangnya. "Yang ada gue makin capek, baru juga pagi." Balas Kara yang sudah tampak letih.
"Aelah mbak Kara masa gitu doang capek. Dikit lagi kita sampai lho."
"Maklumin lah efek tua." Sambung Jenhera tertawa.
"Enak aja bilang gue tua," cibir Kara dan itu membuat tampak kiyuut.
"Ehhmm, mbak Kara jangan gitu. Gemesin tau." Ucap mereka serentak.
"Noh kan, gue emang gemesin."
"RALAT. "
Pagi yang indah dan mood yang indah. Semua orang tampak nya bahagian hari ini.
"Akhirnya sampe Sekolah juga." Kara sangat lega akhirnya bisa memduduk kan tubuhnya di bangku taman sekolah.
"Dasar tante tua, gak kuat mah jalan gini doang." Ledek Vielara yang menertawakan Kara. "Enak aja lu kutil badak ngatin gue tante tua. Bagusan juga gue dari pada elu." Keduanya saling mengadu mulut tak henti-hentinya meledek.
"Ya ampun sama-sama tua juga, udah diem." Balas Jenhera.
"Tapi tuaan Kara dari pada Ica kak Jen." Dan ini lah satu hal yang membuat mereka kesal tapi asik. Vielara mengekspresikan wajah ala cute nya.
"Enek gue liat muka lo Ra." - Jenhera.
"Pen nabok dih." - Roseta.
"Kaya Anoa." - Kara.
"Tu kan, mbak Kara suka ngeledekin Ara." Cibirnya dan itu membuat mereka menggelengkan kepala.
"Dasar sama-sama suka ngeledek juga." Balas Roseta datar.
"Rose lu dari tadi gue perhatiin main hp mulu dah, punya doi yah?" Tanya Kara menyolek-nyolek Roseta.
"Dih kepo."
"Masa yah, tadi si Roseta nanyain gue dah punya doi belum. Kuker bat dah." Ucap Jenhera berdecih.
"Tapi ya Jen, kalo di pikir-pikir emang cuma elo doang yang belum punya doi." Sambung Vielara melirik Jenhera.
"Lha? Jadi kalian semua punya doi?" Jenhera kaget, ternyata teman nya kurang terbuka padanya.
"Ya, bukan doi sih. Tapi abang kelas." Ucap Vielara terbata-bata.
"Yah sama aja mah kita nya. Dasar ogeb." Jenhera menjitak kepala Ara.
"Kalo elo sam Kak Dyo mah Jen. Udah biasa namanya juga abang sepupu lo. Kita mah beda Jen." Sambung Roseta menyakinkan.
"Maksudnya?"
"Gue suka sama Kak Revian. Dia anak basket trus bendahara osis juga." Roseta tampak gembira menceritakan sesosok orang itu.
"Revian yang mana dah? Kagak tau gue." Tidak Jenhera namanya kalo bukan ketinggalan berita.
"Ya ampun masa lo gak tau sih Jen? Hedeh, lo main sama siapa sih? Masa ga tau." - Kara.
"Iya nih, perasaan kemana-mana sama kita mulu kan." - Sambung Vielara.
"Yaudah besok deh gue kenalin sama Kak Revian." Ujar Roseta.
"Nah sekalian juga kita mau nunjukin Kakel yang kita suka."
"Buset dah pada punya kekel idaman masing - masing." Ucap Jenhera. Kagum? Lumayan.
———————؛-
Pada suka gak?
__ADS_1
Suka in aja :)
Nantikan part berikutnya :*