Dont Leave Alone(Taenie)

Dont Leave Alone(Taenie)
Singkat tapi mengesankan


__ADS_3

____________________


Happy Reading


____________________


Kalian tau? Selama beberapa minggu ini, pdkt an Hera dan Kleon berjalan lancar tanpa ada nya mak lampir Elora serta gengnya. Sepertinya Elora sadar diri bahwa dia memang tidak pantas untuk Kleon.


Dan apa yang terjadi dengan nya sekarang, yah dia tak ada membuat masalah lagi. Tapi, belum tau kedepannya bagaimana.


Hari ini, ekskul musik resmi di buka. Yang di ketuai oleh Alex dan wakilnya Kevan. Vocal mereka memang bagus, bahkan mereka yang meminta ekskul itu untuk di buka lagi.


"Duh, doi wakil ekskul musik nih." Ucap Kara dengan girang di balas dengan cemeehan oleh mereka. Ara juga tak kalah senangnya seperti Kara. Sebab, doi mereka sama-sama anak vokal.


Bahagia gitu yah mau tidur di nyanyiin. :'D


Semua berkumpul di ruangan musik yang agak besar ini, pertama belajar soal materi mengatur napas dan sebagainya. Semua dengan tekun mencatat apa yang di sampaikan tanpa ada tertingkal.


Lelah, memang. Tapi, masa lelah kalo yang ngajar cogan.


Akhirnya waktu yang di tunggu-tunggu pun datang, pulang. Sebagian dari murid sangat senang saat waktu pulang. Tapi, tak dengan Ara dan Kara, jika pulang pasti mereka tidak melihat doi nya lagi.


Roseta dan Hera mendengus kesal, mereka pamit lebih dulu untuk pulang.


Saat di perjalanan pulang, Kleon dan Revian sedang duel bermain basket. Dan yah, mereka pun memutuskan untuk singgah dulu.


"Jen, itu pacar makin hari makin tambah tampan aja kesel gue."


"Lha, kenapa lo kesel, Bagus dong."


"Nanti banyak yang suka." Cibir Roseta, membuat Hera memasang wajah datar.


"Bodok, Alay lu."


Roseta hanya terkekeh lalu kembali memerhatikan Revian.


Tampan, sangat tampan. Sesekali kedua pria itu mengusir rambut mereka dengan jarinya, di tambah keringat yang bercucuran. Basah.


Refleks Roseta menjerit. Membuat kedua pria itu menoleh ke sumber suara. Sedangkan Hera, menggelengkan kepalanya, dasar aneh pikirnya.


Jerita Rose memberhentikan aksi mereka.


"Maaf mengganggu." Ucap Hera membungkam mulut Rose yang tampaknya akan menjerit lagi. Kedua pria itu datang menghampiri mereka.

__ADS_1


Hera melepaskan tangannya dari mulut Rose. "Ehe, hai kak Revian." Sapa Rose melambaikan tangan. "Hai sayang." Balas nya, seketika Rose membelalak. Revian tertawa kecil.


"Kalian ngapain? Gak pulang?" Tanya Kleon lurus menatap Hera. "Ini mau pulang, tapi tadi ngeliat kalian basket." Jawab Hera kembali menatap Kleon lurus.


"Oh, yaudah pulang gih." Rose dan Revian saling melihat Hera dan Kleon. "Kalian aneh." Sambung Revian. "Yaudah yuk pulang, Rose pulang sama aku yah." Ucap Revian menggenggam tangan Rose. "Tapi kak Hera,"


"Gak ada tapi tapian. Ayuk. " Revian membawa pergi Rose dari tempat ini. Hera mematung melihat kepergian Rose dan Revian.


Kleon melangkah, membuat Hera membeku di tempat.


"Kak," panggil Hera dan Kleon pun berhenti. "gak mau nganterin aku pulang juga?" Tanya Hera polos, jika tidak, ia akan pulang dengan siapa.


"Mager." Balas Kleon datar lalu kembali melangkah. Hera memutar badan nya membelakangi Kleon yang sudah pergi.


Duh, gimana nih.


Batin nya.


Dan tanpa ia sadar, jari jemarinya mengatu dengan jari seseorang. Hera mendongak dan di balas senyuman tipis dari Kleon.


"Becanda, yuk pulang." Kleon menarik mengajak Hera pulang. Di samping itu, Hera menunduk tersenyum selebar yang ia bisa.


****


"Capek?" Tanya Hera. Kleon menggeleng kan kepalanya.


"Aku masuk dulu yah." Kleon mengangguk.


"Kak, aku tunggu lho jedornya." Kekeh Hera sebelum keluar dari mobil hitam itu. Dan begitu juga dengan Kleon, iya tertawa melihat tingkah konyolnya Hera.


Selama di perjalanan, yang ia pikirkan yah bagaimana moment dia ingin mengungkapkan perasaannya kepada Hera. Dan tampaknya ia butuh bantuan dari Revian.


Sesampainya di rumah, ia memarkirkan mobilnya dan memasuki rumah menuju kamarnya. Membuka bajunya dan menyegarkan diri untuk mandi.


Selesai itu barulah dia mengirim pesan untuk Revian.


Revian


Vian


Knp? Tumben chat


Tolong

__ADS_1


Tolong knp? Yang jelas dong,


ngirim pesan aja singkat apa lagi ngomong


Gue mau ngungkapin perasaan


sama Hera.


Hera? Oh tau,


widih... Abis putus dari Elora


pindah haluan ke adik kelas yah


Bodo, kaya lo enggak aja


Hahahah


Gimana.?


Gak butuh tempat romantis,


tempat lo pertama kali


nyaman sama dia di mana?


Rooftop


Widih, keren yah


Nanti kalo di tolak langsung lompat aja lo dari atas.


Bacot.


Dih, bodo gue ngambek


sama lo -_-


Kleon hanya meread pesan itu, rasanya sudah cukup menanyakan hal itu. Kalo lama-lama yang ada dia kesal dengan tingkah Revian.


______________________________


Annyeong :')

__ADS_1


__ADS_2