Dont Leave Alone(Taenie)

Dont Leave Alone(Taenie)
Modus


__ADS_3

Happy Reading !!!


Klik Bintang di bawak sudut kiri deh biar gak kelupaan :')


_____________________


"Dek, dek, sini dulu deh." Seseorang yang tak lain itu adalah Revian. Ia memanggil Roseta yang sedang berjalan di kaki lima kelas bersama teman-teman nya.


Roseta yang heran mengerutkan keningnya. Ada apa dengannya? Pikir Roseta.


"Kenapa?" Tanya Roseta menghampiri Revian dan Alex yang duduk di bawah pohon mangga depan kelas itu.


"Tadi gue liat di hp ada yang mirip sama lo, sini deh. Gue kira kembaran elo." Revian pun mendekat dan melihatkan layar ponselnya.


Dengan spontan Roseta pun mendekat bagitu pula dengan Hera, Kara dan Ara. Tapi, Revian melarang mereka untuk ikutan mendekat. Katanya hanya Riseta yang boleh tau. Dan itu membuat mereka jengkel.


Saat Revian melihatkan layar ponselnya, yng terjadi bukan kaget dengan kembaran Roseta, melainkan Roseta memalas.


Cekrek....


Ternyata, ia sengaja memanggil Roseta untuk Modus biar foto berduaan. Padahal ia bisa saja mengajak Roseta dengan cara lain, tapi, entah bagaimana lah jalan pikir Revan.


Revian tertawa bahagia mendapatkan funny face Roseta. Sedangkan yang lain tertawa tak hentinya melihat reaksi wajah Roseta.


"UNTUNG GUE GAK IKUTAN LIAT YAH, HAMDALAH." Ucap Ara yang masih tertawa pecah.


"Dasar kak Revian Kang modus cap gajah." Sambung Hera.


"Kapan-kapan gue juga modus deh." Ucap Alex melirik Ara, dan di balas sinis denganya.


Tampaknya Roseta ngambek. Revian pun menepuk lembut rambut nya.


"Jangan ngambek, nanti kamu makin gemesin." Yang luluh bukan Roseta melainkan pada gadis di hadapan mereka. Yap, siapa lagi kalau bukan Ara, Hera, dan Kara.


"Ini drakor geratis an mah." Seru mereka sambil memeluk satu sama lain. Seperti teletubies.


Roseta menunduk, menutupi pipi tomatnya. Dan hal itulah yang di sukai oleh Revian. Mereka baru menjalani hubungan selama seminggu dan ada kemajuan dari keduanya.


"Duh, gimana nih, pipinya merah tuh kaya tomat. " Kapan Revian akan berhenti menggombalnya.


Roseta tak tahan lagi berada di sana, sebelum pergi ia mengatakan.


"Udah jadi pacar, masih aja suka modus." Kata terakhir yang ia katakan sebelum dia lari.


"Modusnya kan sama kamu gak papa dong." Balas Revian dengan kuat. Lalu ia menggaruk tengkuknya yang sama sekali tidak gatal.


Lucu, sangat lucu, baginya.


"Hayo lho kak, Rose shy-shy tuh." ucap Kara terkekeh. Sebelum merek pergi menyusul Roseta.


****


Selama di sekolah Roseta tak ingin bertemu dengan Revian takut ia kembali malu lagi. Dan sesampainya di rumah, Hera dan yang lain tak henti-hentinya mengganggu Roseta. Mulai dari memperagalan bagaimana Revian tadi modus dengannya.


Yah, Roseta hanya menganggap itu angin lalu. Bahkan dia lelah melihat tingkah temannya itu.

__ADS_1


Sebuah pesan masuk dan dengan cepat Roseta membuka pesan itu.


Vian :* Mine


ROSETA.....


KENAPAA......


Santai Rose, jangan ngegas.


Aku tuh masih kecil.


Kak_-


Hhaa


Rose, mau nanya nih.


Nanya apa?


Tau lagu Via Valen yang pertama itu, yang trending banget.


Yang mana?


A


ku gak tau, lupa nada nya


Penting banget yah?


Aku taunya cuma yang sayang.


Yang mana tuh, judulnya apa ?


Sayang


Iya sayang, kenapa? Kangen yah? Aku juga nih :'(


Ihh... Nyebelin banget sih, modus mulu dari tadi. -_-


Uluh.. Uluh... Habisnya kamu gemesin Rose. Aku suka liat kamu gambekan.


Sukanya cuma pas aku ngambek aja? Mending kerjain aja aku, ngapain suka sama aku.


Duh, tu kan ngambek.


BODO!


Rose, jangan ngambek.


Aku di luar lho, liatin jendela kamar kamu dari bawah.


Bohong.


Beneran, liat aja.

__ADS_1


Refleks Roseta beranjak dari tempat tidur menuju balkon kamar sebelum membalas pesan Revian. Dan.... Nihil tak ada siapapun di sana.


Kembali Roseta melihat pesan dari Revian.


Ciee... Kamu beneran ke


balkon liat aku?


Au ah kesel. Nyebelin.


Satu hal yang aku suka dari kamu, saat kamu ngambek.


Luar ngambek, dalam nya seneng.


Sok tau.


Kok jadi jutek?


Gara-gara kamu.


Iya.. Aku minta maaf.


Syarat dimaafin


somay + jus semangka.


Nanti kamu gendut.


Kalo aku


gendut, kamu gak suka?


Makin suka :')


Yaudah, besok yah aku traktir buat kamu :'*


Makasih sayang :*


JANGAN DI BALAS AKU MALU.


Seperti kata Roseta, Revian tak membalas pesan terakhir itu. Revian tertawa tak menyangka pacarnya sangat manis. Di sisi lain, Roseta sudah membalut tubuhnya dengan selimut karna malu dengan balasannya barusan tadi.


Dan apa kalian tau, selama mereka pacaran tak ada memanggil sayang. Karna, aneh saja bagi Roseta.


Tak perlu ucapan untuk kata sayang, hanya butuh pembuktian. :)


______________________


Haha garing yah ?


Aku gak pinter modus, mian ):'(


Tapi aku kesel sendiri masa sama Revian nya, nyebelin memang :'D


Gak tau deh kenapa aku bikin dia kaya gitu. Nikmatin aja lah.

__ADS_1


jangan lupa like komen share vote favorite bay


__ADS_2