Dont Leave Alone(Taenie)

Dont Leave Alone(Taenie)
Perhatian


__ADS_3

Tak butuh yang berlebihan,


sedikit perhatian mu


sudah cukup bagi ku.


_____________________


HAPPY READING


________________________________


Kleon menggendong tubuh mungil Hera membawanya ke UKS di ikuti oleh Kara dan yang lain dari belakang. Rose membuka kan pintu UKS itu, Kleon masuk dan membaringkan tubuh Hera di ranjang. Kini Hera tak sadarkan diri, karna takutnya saat Kleon ingin membawanya ke UKS ia pingsan.


Kara, Ara dan Rose mendekati Hera, membuat Kleon sedikit mundur. Mereka memberi minyak angin di sekitar hidung Hera, berharap agar dia bangun. Sesekali mereka juga menepuk pipi Hera tapi, ia tak juga bangun.


"Lo kenapa ninggalin dia sih Kar?" Tanya Ara yang menangis dengan suara sedikit membentak. "Maaf, tadi Ana nyuruh gue beli pembalut. Dan, gue kira Ana bisa di percaya." Balas nya juga menangis.


"Ini yang gak gue suka, lo tu terlalu percaya sama orang lain." Ucap Ara.


"Liat sekarang, lo kan tau Hera gak bisa sendirian. Apa lagi itu pengap Kar, kenapa lo gak nungguin di di dalem aja walaupun dia gak masalah lo tunggu di luar. Kenapa Kar?" Ara terus-terusan membentak Kara. Tapi apa yang bisa Kara lakukan selain meminta maaf, ini memang salahnya. Rose yang kesal melihat pentengkaran itu langsung pergi keluar, entah kemana. Mereka hanya membuat kan Rose pergi.


Sedangkan Kleon, iya memahami perdebatan singkat tadi.


Jadi, Ana,


Batin nya, ia bergegas pergi mencari Ana. Di kelas tidak ada, ia pergi ke lapangan dan Ana ada di sana bercanda tawa dengan temannya.


****


Dengan Roseta, ternyata ia menghampiri kelas Dyo. Suara langkah kaki larian Rose sangat terdengar, sebab iya lari tergesa-gesa dan juga matanya yang menangis. Ia berhenti di kelas XII Boga.


"Permisi, " ucapnya pelan berhenti di depan pintu itu. Seluruh siswa memerhatikan Roseta yang sedang, menangis itu. "Roseta, kenapa?" Tanya Dyo berdiri dari duduknya. "Kak, Hera, pingsan." Lanjutnya. Dyo langsung menghampiri Rose kebetulan guru di kelas itu sedang tidak masuk hanya meninggalkan tugas.


"Anterin gue ke tempat Hera." Rose mengangguk dan mereka berlari ke UKS.


Sesampainya di UKS, pengurus nya sedang tidak ada mangkanya bebas mereka masuk.


"Hera kenapa?" Tanya Dyo yang sudah berada di ranjang Hera. Mereka diam, bungkam tak bersuara.


"Jenhera, lo dengar gue gak? Ini, gue, Dyo. Jen, bangun. Kita ada di sini buat lo."


Dyo membisikan itu ke telinga Hera. Menggenggam erat tangan Hera yang teras dingin. Sesekali ia juga memukul pelan pipi Hera semabari memanggil dan menyuruh Hera bangun.


"Hera, plis, bangun. Lo gak sendiri Jen, kita di sjni buat lo."


"Hera, maafin gue. Bangun dong."


"JENHERA!" Dyo kesal, ia menggoyang kam tubuh Hera kuat dan memanggil nama Hera beberapa kali. Dan syukurlah, Hera bangun.

__ADS_1


"Kak," Dyo mendongak menatap Hera, pucat. "Jen,lo gakโ€”"


"Hera takut kak." Samabungnya memeluk Dyo erat. Sebab, di saat dia seperti ini Dyo selalu membangunkannya dan menerima peluk Hera.


"Tenang yah Jen, kan udah ada kita semua. Jangan nangis lagi." Dyo menenangkan Hera mengusap air matanya. Kara memegang tangan Hera, menangis.


"Jen, maafin gue yah." Kara menarap Hera dalam. Hera tak menjawab iya hanya menarik senyum tibis di bibirnya.


****


Untuk hari ini, Hera dan Kara pulang lebih awal. Sebab, kondisi Hera dan juga Kara akan menemaninya di rumah. Mereka di antar oleh Dyo lalu ia kembali ke sekolah.


Entah samapi kapan rasa trauma Hera akan hilang.


"Hera, lo marah sama gue yah?" Ucap Kara menghampiri Hera yang duduk fi balkon kamarnya. "Enggal Kar,"


Kara hanya bungkam.


"Btw, pas gue bangun, Kak Kleon kok gak ada? Yang nolongin gue dia kan?" Tanya Hera balik.


"Gue gak tau, habis gue cekcok sama Ara dia udah pergi. Iya, dia yang nolongin elo. Tau gak, kak Kleon kaya monster pas buka pintu kamar mandi tadi. Kayanya dia suka sama lo. " Suasana menjadi enteng, mereka menceritakan banyak hal tentang kejadian tadi.


"Wajar aja lah dia khawatir, kan dia ketos."


"Tapi, Jen, ini keliatannya beda." Janggal Kara.


Kara hanya berdehem. Perhatiannya teralihkan saat sebuah pesan masuk ke ponselnya. Itu pesan dari Ara. Pesan yang menjawab semua pertanyaan siapa yang mengurung Hera. Dan siapa yang memecahkan semua pertanyaan itu. Ternyata, semua itu ulah Kleon.


Saat perdebatan kecil dari Ara dan Kara, ternyata dia pergi menemui Ana dan menanyakan siapa dalang di balik semua ini. Ana menceritakan semuanya dan pada saat itu juga lah, Kleon putus dengan Elora.


Kara kembali beralih menceritakan semua berita yang dia dapat dari Ara tadi. Hera kaget dan tak habis pikir dengan perlakuan Elora begitu juga Ana. Apa yang ia lakukan sehingga mereka membencinya? Pikirnya.


****


Hari sudah berganti menjadi malam. Mereka semua sudah berkumpul di kamar melakukan rutinitas seperti biasa, memainkan ponsel masing-masing.


Ara dan Kara belum ada kemajuan dari hubungan mereka dengan kakelnya. Sedangkan Rose, sudah memiliki hubungan.


Hera juga seperti biasa stalking ig Arta dan Kleon.


Sebuah pesan dari instagram nya membuat nya tak habis pikir. Apa ini nyata? Pikirnya.


blasiuskleon


Lo gpp kan?


Hera langsung meread pesan itu. Tapi, tak membalas nya. Ini sangat canggung, baginya. Perlahan ia menghirup udara dalam lalu membuangnya perlahan. Dan ia membalas pesan itu


Gapapa kok kak

__ADS_1


Btw makasih ya kak


udah nolongin gue


Sans ae


Dan, maaf ya kak


Knp?


Garaยฒ gue, kak Kleon


jadi putus sama kak Elora


B aja


Gue juga muak sama dia


Ciee kak Kleon malah curhat ๐Ÿ˜„


Udah


Istirahat, jangan on


Jangan bls


Eh, tunggu kak


Knp lg?!


Follback kak ๐Ÿ˜‰


Udh


Jangan di bls


Off gih


Notif di follback Kleon membuat Hera salting. Walaupun itu hanya percakapan singkat rasanya sudah cukup. Hera lari kecil ke ranjangnya sambil terkekeh menutup seluruh tubuhnya dan mulai tidur.


Sedangkan yang lain, menyimpan banyak pertanyaan melihat tingkah Hera. Dan kembali fokus ke ponsel masing-masing.


_________________


Akhirnya up juga ๐Ÿ˜Š


Bingung mau lanjutin ato enggak


Soalnya kan awalnya ini Taennie, tapi ternyata Jennie udah ada Kai :( Takut ada yang ngejanggal tapi semoga kalian enggak :)

__ADS_1


__ADS_2