
Perlahan Tari membuka sedikit pintu kamar mandi, lalu mengambil baju yang di berikan oleh Dedi padanya, Tari hanya diam tak berbicara sepatah kata pun, Tari menutup pintu kamar mandinya kembali lalu bergegas memekai pakaian yang di beri kan Dedi padanya.
Dedi duduk di sofa sambil melihat handphone di tangannya, dia melihat fhoto Tari yang sedang tertidur pulas Dan memilih beberapa fhoto yang tidak terlalu sek** untuk di kirimkan ke Yakuop sebagai tanda bukti bahwa dia berhasil meniduri Tari, Dedi merasa tak rela jika fhoto Tari di lihat oleh geng The sultan nya, tapi boleh buat, dia harus mengirimnya agar bisa menang Taruhan dari yakuop.
__ADS_1
pintu kamar mandi pun terbuka, Tari keluar dengan mata yang sembab, Dedi datang mendekati Tari, lalu memeluk nya dari belakang, aku akan bertanggung jawab pada mu, kau jangan khawatir, maaf kan aku, "kata Dedi. Tari hanya diam mendengarkan, tak terasa air mata Tari mengalir deras di pipinya, Dedi membalikkan tubuh Tari menghadap kepadanya, kemudian dia mengusap air mata Tari dengan kedua belah tangannya, jangan menangis lagi, " kata Dedi sambil memeluk Tari dengan erat.
perjalanan pulang dari puncak terasa jauh bagi Tari, tidak seperti waktu mau berangkat ke puncak, terasa waktu itu berjalan terlalu cepat. selama perjalanan Dedi dan Tari hanya diam seribu bahasa, Sesekali Dedi melirik ke arah Tari, sedangkan Tari hanya memandang ke luar jendela, Rasa bersalah yang Dedi rasa kan terlalu besar, melihat perubahan yang terjadi pada Tari.
__ADS_1
Dedi menjalankan mobilnya menuju rumah megahnya, sebelum sampai kerumahnya, handphone nya berdering, lalu ia pun mengangkatnya, dimana loe bro, "tanya Kenzo, " lagi di jalan mau pulang, "sahut Dedi tak semangat, Ayo kita kumpul di tempat biasa, ada yang ingin kami tanyakan pada mu, " sahut kenzo lagi, ok.... kita jumpa di tempat biasa, " sambung Dedi.
Dedi langsung memutar arah Dan membawa mobilnya dengan kecepatan sedang, karena Dedi malas berjumpa dengan geng The sultan nya, Dedi yakin kalau mereka pasti akan membahas tentang Tari.
__ADS_1
Akhirnya datang juga yang di tunggu tunggu, kenapa lama sih bro, tanya hans, lagi ngak mood aja, " jawab Dedi tak semangat, jadi beneran kalau musi mu itu berhasil,"sahut Asoka, ya berhasil lah, loe ngak lihat fhoto yang di kirimkan nya di group, " seru Zen. gila loe bro, gue salut Samantha loe, guess ngak nyangka kalau loe bener bener melakukan nya, "sahut hans sambil menggelengkan kepalanya, Dedi hanya diam tak menyahuti apa yang di katakan teman temannya. kenapa sih bro, seharusnya Yakuop tu yang galau karena mobil kesayangannya berpindah tangan, dan jangan lupa makan gratis sebulan penuh," seru Asoka kegirangan.