Dosa Sang CEO

Dosa Sang CEO
Berangkat ke jakarta


__ADS_3

empat tahun telah berlalu, sekarang sikembar sudah berusia 5 tahun, sikembar semakin aktif di media sosial, wajah mereka selalu saja menghiasi di layar handphone, kemana pun mereka pergi selalu saja di sapa oleh penggemanya, sikembar selalu membalasnya dengan tersenyum. tidak hanya tampan dan rupawan sikembar juga tidak sombong dan hormat kepada orang yang lebih tua.


Tiba saatnya sikembar di undang oleh salah satu stasiun Tv swasta untuk hadir sebagai bintang tamu terviral.


Ana sibuk menyiapkan keperluaan sikembar, karena mereka akan berangkat ke jakarta.


Semuanya sudah siap Ana, ucap Tari.


sedikit lagi... Kita hanya menyiapkan baju santai untuk sikembar, kalau baju untuk tampil di Tv, disediakan oleh pihak sponsor. seru Ana.


Maaf aku hanya bisa mengantar kalian di bandara.... karena ada pekerjaan yang tidak bisa di tinggalkan, kata Bibi sedih.


Take apa apa, doakan saja kami selamat sampai tujuan, "lanjut Tari.


Jadi papa tidak ikut bersama kita," Tanya Amera cemberut.


kalau papa tidak ikut, tidak akan seru, "lanjut Ammar.

__ADS_1


Maaf kan papa sayang... Papa ada banyak pekerjaan, tapi Papa janji akan menonton kalian di Tv nanti, "Jawab Dedi memeluk Amara.


jangan lebay deh, kita hanya pergi selam satu minggu bukan satu tahun,' jawab Ameer dingin.


Iya nak jangan buat Papa tidak tenang untuk bekerja," seru Tari.


ya sudah, kalau semua sudah siap ayo kita berangkat, nanti ketinggalan pesawat, "kata Ana.


Tolong jaga rumah ya bik, kami pergi dulu," seru Tari pada bik Imah.


kami berangkat ya nek.. nanti kami bawa oleh oleh yang untuk Bibi. seru sikembar sambil mencium tanggan bik Imah.


Bibi pun mengantar mereka me bandara.


Papa putar dong musiknya... musik india ya pa... , "seru amara


baiklah tuan putri... , jawab Bibi

__ADS_1


Anak anak Tari memang menyukai lagu india, sehingga video mereka ngedance di iringi dengan musik india, sehingga mereka bisa hapal dengan semua india yang sedang viral beserta goyangannya, tapi tidak dengan Amerr, dia hanya mengikuti saudara kembarnya saja, jika ammar tidak bisa menemami Amara ngedance barulah dia yang turun tangan.


Sampai di bandara mereka menunggu keberangkatan mereka, Bibi menunggu sampai nomor penerbanga mereka terdengar.


Kami berangkat dulu ya Bi.., Seru Tari.


iya.. jaga sikembar baik baik kalau ada apa apa kabari aku secepatnya," ucap Bibi dibalas anggukan dari Tari dan Ana.


kalian jangan nakal ya, jangan buat mami dan bunda ketepotan, dan Ammar, kamu sebagai anak tertua harus bisa melindungi adik adik kamu juga mami dan bunda mu" kata Bibi sambil mengusap kepala Ammar.


Baik Papa.. Ammar akan selalu melindungi mereka,"jawab Ammar memeluk Papanya.


Aku juga akan membantu kakak untuk menjaga mereka Pa.., " ucap Ameer.


Aku akan rindu dengan Papa...," ucap Amara sedih.


Papa juga akan merindukan kalian tapi kita bisa video call setiap saat Jika kalian mau," sambung Bibi.

__ADS_1


sikembar langsung mengganguk mengiyakan perkataan Bibi.


Sebenarnya Bibi pun berat membiarkan meteka pergi tanpa dirinya, karena sampai meteka berumur lima tahun Mereka tidak pernah berjauhan sama sekali.


__ADS_2