Dosa Sang CEO

Dosa Sang CEO
kembar tiga


__ADS_3

Bagaimana keadaan teman saya, dok?


apakah teman anda sudah menikah?


maksud dokter?


teman anda sedang hamil muda, untuk lebih pastinya, setelah teman anda sadar bawa dia ke dokter kandungan.


baik dok..


apa yang akan terjadi Bibi kalau Tari tahu dia sedang mengandung. aku takut dia tidak bisa menerima bayi nya.


Kita akan beri pengertian padanya pelan pelan.


kamu sudah bangun, apa yang kamu rasakan sekarang.


Bibi, Ana.. kenapa aku bisa berada di sini


apa yang terjadi pada ku Ana?


kamu tadi pingsan, aku membawa mu ke rumah sakit.


apa kata dokter, apakah aku punya penyakit berbahaya.


tidak Tari, kamu tidak sakit, hanya saja kamu sedang hamil


Apa??? Tidak itu tidak mungkin, aku tidak mungkin hamil, aku tidak mau hamil anak dari pria brengsek itu, aku tidak mau, ' teriak Tari

__ADS_1


Bibi menenang Tari yang sedang menangis,


anak itu adalah anugrah yang tuhan berikan, tidak semua wanita bisa memiliki anak, kamu harus bersyukur, anak ini tidak salah tari.


ayo Ana, kita akan menemani Tari ke dokter kandungan, kita akan lihat, seperti apa malaikat kecil kita.


Bibi mendorong kursi roda yang Tari duduki, sedangkan Ana menggenggam erat tangan. Ana dan bibi selalu ada untuk Tari, persahabatan mereka sudah terjalin dari kecil, bak tiga serangkai yang tak terpisah kan.


Ana, Bibi dan Tari dudut menunggu antrian, sambil bercerita, kalau mereka akan membantu Tari membesarkan anaknya,


aku akan jadi papa yang tangguh, kalau aku mau jadi bundanya yang paling cantik.


jika kalian di panggil papa dan bunda, trus anakku memanggil ku apa???


Mimi saja, biar terlihat keren, "ucap ana


kenalkan nama saya dokter Dila, ada yang bisa saya bantu???


teman saya ingin memeriksa kandungannya dok..


setelah Tari berbaring, Dokter Dila menuangkan jel di perut Tari.


usia kandungan ibu, sudah masuk tiga bulan ya ibuk, bayinya sehat, bayi ibu kembar ya bu.


hore teriak Bibi Dan ana, kita punya Dua Malaikat seksligus.


bukan dua tapi tiga, kata sang Dokter

__ADS_1


apaaaa?????? teriak mereka bersamaa, Dokter Dila hanya mengeleng melihat tingkah mereka.


Bibi segera menebus obat yang telah di resepkan oleh dokter Dila untuk Tari.


Tari merasa bahagia Dan menerima kehamilannya dental iklas, setelah diberi pengertian Dan dukungan dari Bibi Dan Ana.


Tari beruntung punya sahabat seperti Bibi Dan Ana, mereka tak pernah meninggalkan Tari sewaktu Tari sedang terpuruk.


Hari ini, Dedi berangkat ke luar negri untuk melanjutkan studynya, The sultan mengatar nya sampai ke Bandara.


kita akan kesepian kalau tak ada loe,


iya bro, semoga disana loe bisa melupakan semuanya.


gue tidak akan bisa melupakan apa yang telah gue perbuat, suatu saat akan gue menebusnya kembali.


kami akan membantu loe mencari keberadaannya.


Terima kasih sobat, gue akan berusaha berubah menjadi Dedi yang baru.


Tari Sudah memberikan pelajaran yang berharga buat gue.


Bukan buat loe aja, tapi buat kita semua, lie harus mendapatkannya kembali, karna dia yang terbaik buat loe.


Doa in gue bro, semoga gue berhasil Dan secepatnya kembali kesini dengan tampilan baru.


Dedi memeluk temannya satu persatu, mata mereka berkaca kaca, Dan akhirnya pesawat Dedi berangkat.

__ADS_1


__ADS_2