
Sedangkan di rumah orang tua Dedi telah lama menunggu anaknya pulang.
Duduk saja Ma.. dari tadi Mama mondar mandir kayak setrikaan. " kata Papa Dedi
Mama ngak sabat nungguin Dedi Pa... Mama mau tanya padanya tentang sikembar."jawab Mama Dedi
Tapi ngak gitu juga Ma, Papa yang capek lihat Mama seperti itu.
Coba Papa telpon Dedi, suruh dia cepat pulang, biar dia tidak mampir kemana mana.
***
Dedi yang sedang bersama teman temannya masih saja membahas masalah Tari. tiba tiba handphone Dedi berdering Ada panggilan masuk dari Papanya.
Hallo Pa..
Kamu di mana...???
Aku lagi bersama teman teman ku Pa, emangnya Ada Pa...???
kalau bisa cepatlah pulang, Ada hal penting yang harus Papa bahas dengan mu....
Ok Pa... aku akan pulang sekarang
Baiklah Papa tunggu di rumah
__ADS_1
Dedi berpamitan pada geng The sultan untuk pulang ke rumahnya. Dedi mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, dia takut terjadi apa apa dirumahnya.
tet.... tet. ... bunyi klakson mobil Dedi
Itu anaknya pulang Pa. "kata Mama Dedi sambil berjalan menyambut kedatangan anaknya.
Ada apa Ma, Ada hal penting apa yang ingin Papa dan Mama sampaikan.
Mama ingin tanya sesuatu pada mu. ..
apa kamu pernah melakukan kesalahan di masa lalu nak..??
Maksud Mama apa??
Dedi terdiam melihat Sikembar di handphone Mamanya.
Apa Ada yang kamu sembunyikan dari Mama dan Papa." ucap Papa Dedi.
Kenapa kamu diam saja, ayo bicara.. apa benar kalau sikembar itu anakmu.
Aku tidak tau Ma...
Apa maksud mu tidak Tau..
Cepat ceritakan semuanya.. atau Papa akan mencari tahu sendiri apa yang telah terjadi..
__ADS_1
Lalu Dedi pun menceritakan semua yang terjadi antara dirinya dan Tari, mulai dari awal taruhan nya bersama Yakoup sampai Tari di DO dari kampus.
Mama Dedi menangis tersedu sedu mendengar cerita Dedi, dia tidak percaya kalau Dedi bisa Melakukan kesalahan besar seperti itu.
Kenapa kamu tega Dedi, apa kesalahannya sampai kalian menghancurkan masa depan gadis yang tak berdosa hanya untuk sebuah taruhan. Ini semua kesalahan Mama, Mama tidak becus mendidik kamu, " kata Mama Dedi sambil mengusap air matanya.
Tidak Ma... Mama tidak salah, aku yang salah ma. aku menyesal Ma.. aku sangat menyesal. "ucap Dedi sambil memeluk kaki mamanya.
Sekarang apa yang akan kamu lakukan. " ujar Papa Dedi.
Aku akan mencari keberadaanya Pa... aku akan menebus semua kesalahan ku padanya.
jadi sikembar itu anak mu....
Aku tidak tau Ma... Aku sudah cari info testing mereka, tapi aku hanya dapat alamatnya yang ada di Bali.
Pa... Tolong bantu aku mencari keberadaan mereka Pa... aku mohon. "kata Dedi memohon.
Baiklah Papa akan membantu mu tapi hanya sekedar membantu mencari tahu, tapi kau yang akan menyelesaikan semuanya.
Terima kasih Pa... Aku tidak akan mengecewakan Papa dan Mama lagi, aku janji Pa.. Ma..
Mama percaya pada mu nak, jangan buat Mama kecewa lagi dan jangan lupa bawa calon mantu Mama. Mama harap kalau sikembar itu benar benar cucu Mama.
Papa juga berharap seperti itu Ma, kalau sikembar cucu kita, Papa orang yang paling bahagia.
__ADS_1