
Dedi memberi tugas kepada bawahannya yang lain untuk mengawasi sikembar rencananya dia akan mengambil hati anak anaknya dulu.
Hallo Bos...
John.. saya mau kamu tambahin orang untuk mengawasi anak saya, dan suruh mereka memberi lapaoran pada saya satu jam sekali.
Baik Bos... ada yang lain lagi Bos...???
Ya... tolong kamu tangani urusan kantor untuk sementara, Saya masih ada urusan yang lebih penting, ini menyangkut hidup dan mati saya.
Siap Bos....
Dedi mematikan Telpon Genggamnya, dia duduk dibalkon kamarnya sambil membayangkan Tari menikah dengan orang lain dan sikembar memanggil Papi bukan pada dirinya.
Ini tidak boleh terjadi... tidak boleh, aku harus secepatnya bergerak.
Tiba tiba handphone Dedi berbunyi, dan dilihatnya ada panggilan masuk dari sang Mama, Dedi pun langsung mengangkat nya
Hallo Ma.. Mama dan Papa apa kabar? sehat?
Alhamdulillah Sehat, kamu gimana?
Aku juga sehat Ma...
__ADS_1
Bagai mana dengan Tari dan cucu cucu Mama, apa kamu bisa meluluhkan hati mereka?
Enter lah Ma... aku sudah bertemu Tari tapi dia sangat marah Ma... usahkan untuk menikah dengan ku, menerima maaf ku saja dia tak mau.
Kamu harus berusaha lebih keras lagi jangan patah semangat, karena yang kamu lakukan sangat kejam, jika Mama di posisinya Mama juga tidak mudah memaafkan mu.
jadi aku harus bagai mana Ma...
Ya berusaha terus, tunjukan padanya kalau kamu sudah berubah...
Baik lah Ma... aku tidak akan menyerah
Ya sudah Mama tutup dulu ya... jangan lupa jaga kesehatan.
Asalammualaikum..
mualaikaum Salam
***
Tari membawa sikembar jalan jalan ke Mall karena sikembar ingin bermain di tempat permainan disana, kali ini Tari mengikuti apa pun keinginan anak nya.
Sikembar sangat bahagia kerena bisa mencoba semua permainan yang ada di sana tanpa Tari sadari kalau mereka sedang diawasi oleh suruhan Dedi.
__ADS_1
sesuai perintah, anak buah Dedi melaporkan semua kegiatan Tari dan anak anaknya. Dedi langsung berangkat ke mall tempat yang disebutkan oleh anak buahnya tadi. Dedi ingin berjumpa secara langsung pada sikembar dan memperkenalkan dirinya ke sikembar.
Sampai di mall Dedi langsung naik ke lantai atas tempat permainan anak anak, karena Dedi sudah tahu dimana posisi mereka berada dari suruhan nya. Dedi berjalan menuju sikembar yang sibuk bermain sedang kan Tari yang duduk di tempat tunggu tidak menyadari kedatangan Dedi disana.
Hallo... "sapa Dedi pada sikembar.
sikembar hanya diam melihat Dedi yang wajahnya sangat mirip dengan mereka.... Dedi tersenyum karena dia bisa bertatap langsung dengan anak anaknya.
uncle siapa... kenapa wajah Uncle mirip kita. " ucap Amara
Dedi berjongkok didepan anak anaknya dan memperkenalkan dirinya.
Aku adalah Papi kalian, Maaf padamu kalau Papi baru datang menemui kalian
Kenapa Papi baru datang sekarang. "ucap Ammer.
Kerena Mami kalian lagi marah pada Papi jadi Mami tidak memberitahukan kalau kalian ada. maaf kan Papi ya.
Pasti Papi buat kesalahan yang sangat besar sehingga Mami membawa kami jauh dari Papi. " kata Ameer penasaran.
Ya.. Papi melakukan kesalahan fatal sampai buat Mami kecewa pada Papi, tapi sekarang Papi sudah menyesal, apakah kalian mau memaafkan Papi????
Kami mau memaafkan Papi karena kata Bunda memaafkan itu membuat hidup kita terasa damai tidak ada beban."jawab Amara.
__ADS_1
Tapi bagai mana dengan Mami..???