Escape From Hidden City

Escape From Hidden City
Bertemu Dengan Monster Samurai Bermata 6


__ADS_3

Saking kesalnya, Eren memutuskan untuk meninggalkan mereka untuk melihat-lihat sekitar dan mencari udara segar.


Namun baru saja berjalan beberapa langkah setelah melewati sebuah pohon, tiba-tiba saja langkahnya terhenti kembali. Pandangannya menatap lurus ke depan dengan ekspresi terkejut dan membeku.


"Ada apa, Eren?" tanya Shu yang menyadari jika ada sesuatu yang terjadi dan sempat membuat Eren terkejut bukan main.


"Shu ... lihatlah!" ucap Eren lirih dengan pandangan yang masih menatap lekat lurus ke depan.


Karena merasa sangat penasaran, akhirnya Shu bangkit dari duduknya dan mendekati Eren. Bukan hanya Shu yang mendekat, namun Yumeko dan Akira juga mulai mendekati Eren karena merasa sangat penasaran.


Hingga akhirnya mereka mulai melihat monster yang terlihat menyerupai seorang samurai dan memiliki 6 mata merah pada wajahnya. Dia juga membawa sebuah katana layaknya seorang samurai pada umumnya. Sebuah batu kristal berwarna merah redup juga terlihat tertanam di dalam salah satu matanya. Itu artinya monster samurai itu cukup kuat!


"Rupanya masih ada monster-monster kuat yang berkeliaran di area ini selain Raja monster. Rupanya benar-benar tidak mudah untuk mendekati Raja monster." gumam Akira lirih sekali.


"Tentu saja. Pecahan batu kristal milik kita yang masih terkumpul baru 89%. Itu artinya masih ada 11% lagi pecahan batu kristal yang harus kita dapatkan bukan? Dan mungkin para monster di dalam wilayah ini akan menyempurnakan kekurangan dari pecahan kekurangannya itu." sahut Zoe yang rupanya sudah terbangun dan ikut mengintai monster samurai bermata 6 itu.


"Cih! Sungguh mereka sangat merepotkan. Semakin hari monster yang kita temui semakin kuat." keluh Akira mendengus.


BRAKK ...


Tidak sengaja Yumeko malah menyenggol ransel Eren dan membuatnya terjatuh hingga membuat monster samurai bermata 6 itu menghentikan langkahnya. Dia mulai menatap ke arah suara itu berasal dan sukses membuat para hunter itu menahan nafas untuk beberapa saat disaat mereka sudah bersembunyi.


"Sial! Kita ketahuan! Bagaimana ini?" bisik Dai yang rupanya juga sudah terbangun.


"Mau bagaimana lagi, mau tidak mau kita tetap harus bertarung melawannya. Mau bersembunyi sampai kapanpun, suatu saat kita juga akan tetap berhadapan dengan monster samurai bermata 6 itu." sahut Nagi yang rupanya juga sudah terbangun dan bersiap dengan anak panah dan busurnya.


"Ya! Nagi benar! Jadi lebih baik kita menyerang monster samurai bermata 6 itu dan berharap bisa beruntung dan mengalahkannya!" sahut Akira mulai mengintip kembali ke arah monster samurai bermata 6 itu berada, namun dia tak menemukan keberadaan monster itu. Dan monster samurai bermata 6 itu kini menghilang.

__ADS_1


"Dia menghilang! Dia sudah tidak ada!" ucap Akira mulai berdiri dengan tegap dan mengedarkan pandangannya di sekitar, namun dia masih tak menemukan keberadaan monster samurai bermata 6 itu.


Beberapa hunter itu mulai berdiri tegap kembali dan juga ikut mengedarkan pandangannya untuk mencari sosok monster samurai bermata 6 itu. Namun mereka juga tidak menemukannya.


"Apakah dia sudah pergi begitu saja?" celutuk Dai merasa ada yang aneh dan janggal, karena seharusnya monster samurai bermata 6 itu mencurigai mereka karena suara yang terdengar beberapa saat yang lalu. Namun mengapa monster itu malah pergi dan menghilang begitu saja? Bukankah ini adalah hal yang cukup aneh?


"Sepertinya ada yang tidak beres." ucap Zoe lirih.


"Aaahhhhh! Tolonggggg!" Yumeko yang berada pada paling belakang kini malah terseret menjauh oleh monster samurai bermata 6 yang tiba-tiba saja muncul.


"Sialan! Dia cepat sekali berpindah tempat!" celutuk Dai mengekori pergerakan siluman itu yang masih menyeret Yumeko dengan menarik leher Yumeko.


"Ugh ... tolong aku ..." ucap Yumeko lirih dan sangat ketakutan.


GROOAARRR ...


Disaat sang monster samurai bermata 6 itu mulai menyerap energi dari dalam tubuh Yumeko, Nagi sudah meluncurkan sebuah anak panah berapi dan berhasil mengenai dada monster samurai bermata 6 itu.


JLEB ...


Dia malah bertarung dengan selalu membawa tubuh Yumeko hampir di setiap pergerakan dan membuat para hunter itu malah kesulitan untuk menyerang monster itu karena khawatir malah akan mencelakai Yumeko.


Hingga akhirnya disaat monster samurai bermata 6 itu tengah sibuk untuk melawan Shu dan yang lainnya, tiba-tiba saja Yumeko menghunuskan pisau listriknya ke arah wajah sang monster dan mengenai salah satu mata monster itu hingga dia terluka. Dan dia juga melepaskan Yumeko hingga Yumeko terjatuh di atas lantai.


BRUGHH ...


"Uuhh ... uhukkk ... huummpp ..." Yumeko memegangi lehernya untuk kembali mengatur nafasnya yang sempat tak beraturan beberapa saat yang lalu

__ADS_1


"Tebasan cahaya bulan!! Hiathhh ..." tak mau membuang-buang waktu, akhirnya Shu memberikan tebasan vertikal yang sangat kuat dan cukup mematikan hingga membuat monster samurai bermata 6 itu.


JLEBB ...


TRANG ...


Pada awalnya monster itu terlihat masih sangat baik-baik saja, namun pada detik kemmudian tubuhnya tercerai berai menjadi beberapa potongan tubuh.


Hal itu tentunya sangat membuat para hunter terasa lega dan bahagia. Namun kebahagiaan dan kelegaan itu hanya berlangsung selama beberapa saat. Karena pada detik berikutnya, tubuh dari sang monster samurai bermata 6 itu mulai bersatu kembali dan sama sekali tidak terluka.


"Shu! Serang mata kanannya sisi paling atas! Disana batu kristal itu tertanam!" pekik Zoe dengan cepat setelah menyadari kekuatan besar dari monster itu dan dimana letak batu kristal itu tertanam.


"Hhm. Iya!! Baiklah!Aku tak akan segera melakukannya dengan baik!" sahut Shu paham. "Hiaathh ..."


TRANG ...


TRANG ...


KRAKKK ...


JLEB ...


Beberapa kali serangan dari pedang cahaya bulan milik Shu berhasil ditahan oleh monster samurai bermata 6 itu. Namun akhirnya serangan kesekian kalinya berhasil dilakukan oleh Shu dengan sangat baik.


Hingga membuat pecahan yang tertanam di dalam salah satu mata monster itu mulai retak dan berakhir hancur hingga tubuh dari sang moster yang mulai melebur bersama dengan kepingan-kepingan debu itu.


Sebuah pecahan batu kristal berwarna putih seperti biasanya juga mulai terrlihatat. Dan Shu segera meraih dan menyimpannya bersama dengan pecahan-pecahan batu kristal milik kelompoknya hingga akhirnya seluruh pecahan batu kristal bersatu menjadi satu.

__ADS_1


"Syukurlah kita berhasil mengalahkan monster samurai bermata 6 itu." gumam Yumeko yang terlihat paling merasa lega, karena beberapa saat yang lalu nyawanya-lah yang paling terancam.


Dan kini mereka telah selamat, bahkan telah mendapatkan pecahan batu kristal milik sang moster samurai bermata 6 itu.


__ADS_2