FIONITA

FIONITA
Bab 11 Hari Pertama Sekolah


__ADS_3

...Harapan untuk menjadi terbaik bukanlah hal yang mudah, butuh usaha dan kerja keras untuk menggapainya, bukan mengharapkan bantuan orang lain, tapi percaya pada dirimu sendiri kalau kamu mampu dan wujudkan harapan mu itu, wujudkan mimpimu menjadi kenyataan, dan jika itu terjadi berbangga dirilah....


...****************...


Sesampainya didepan kelas, Dika dan Nita masuk kedalam kelas yang akan ditempatinya. Melihat kehadiran Dika dan Nita, semua siswa riuh.


"Anak anak tenang" Ucap guru Lita dengan teguran keras walau bagaimanapun kepala sekolahnya datang.


Setelah melihat siswanya tenang, Ibu guru Lita segera menanyakan kedatangan kepala sekolahnya "Maaf Pak Dika, ada apa dengan repot repot datang kemari? apakah ada yang ingin disampaikan kepada anak anak?"


Pak Dika segera menjawab "tidak Ibu Lita, kedatangan saya kemari hanya ingin mengantarkan sekaligus memperkenalkan murid baru pindahan dari sekolah Angkasa Jaya. Jadi mohon bimbingannya Ibu Lita untuk Fionita.


"Baik Pak" Ucap Ibu Lita


"Kalau begitu, saya permisi dulu Ibu." Dika langsung keluar kelas dan menuju ruangannya.


Melihat kepergian Dika, Ibu Lita menitik fokuskan pandangannya kepada Nita, Nita yang dipandang hanya bersikap dingin, walau hatinya merasa gelisah dan tidak nyaman.


" Ekhmm." Ibu Lita berdehem dan mempersilahkan Nita untuk memperkenalkan dirinya. "silahkan Nak Fionita untuk memperkenalkan dirinya."


"Perkenalkan nama gue Fionita, dan terserah kalian mau memanggilku siapa, dan jika ada yang mau kalian tanyakan, maka gue tidak akan menjawabnya, jadi percuma saja kalau bertanya." Setelah itu Nita meminta isin kepada Ibu Lita untuk duduk.


Tersadar dengan lamunannya, Ibu Lita langsung menyuruh Nita untuk duduk. "Oh iya Fionita, silahkan duduk di kursi yang kosong di belakang sana, Oh iya Fiomita, saya memanggilmu Fio ajha yah."


" Iya Ibu, senyamannya Ibu saja." Jawab Nita sambil memaksakan senyumnya, walau bagaimanapun Ibu Lita merupakan gurunya.


"Baiklah anak anak silahkan buka bukunya halaman 17, untuk Arini, silahkan membantu Nita berhubung hari ini merupakan hari pertamanya, dia akan canggung dan belum mengerti aturan sekolah dsini."


" Baik Ibu." Jawab Arini sambil

__ADS_1


Pelajaran telah usai, dan Ibu Lita telah meninggalkan kelas. Pada saat itu Nita dikelilingi oleh siswa dikelas tersebut untuk berkenalan. Melihat hal itu, Nita mengernyitkan dahinya sambil bertanya "Ada apa?." Dengan wajah dinginnya, namun terlihat polos


"Tidak ada apa apa sih, cuman ingin berkenalan ajha, Karena kita akan satu kelas, alangkah baiknya kita berkenalan." Ucap salah satu siswa


"Kan kalian sudah tau namaku, buat apa berkenalan lagi." Ucap Nita dengan dingin


"Busett dahh, ini anak kok gini amat dah... Kan lo juga harus tau nama kita." Ucap salah satu siswa lagi.


Mendengar hal tersebut, semua siswa setuju dengar pernyataan tersebut.


"Iya benar itu." Jawab mereka serempak dan Nita hanya bisa geleng geleng kepala "bagaimana bisa gue dapat kelas yang warganya aneh banget, fiks dehh hidup nggak bakalan tenang karena mereka. " batin Nita


"Ya sudah, sebutkan nama kalian satu satu, gue akan dengar kok, dan lo semua panggil gue ajha Fio sama seperti ucapan Ibu Lita tadi."


Semua siswa kelas tersebut menyebut nama mereka masing masing dan menyetujui nama panggilan buat Nita.


" Kita sudah berkenalan, bagaimana kalau kita menyerbu kantin sekarang, seperti kebiasaan sebelumnya kalau mereka ke kantin selalu rombongan." Ucap Resti


"Let's go my bestie bestie ku." Ucap Varel dengan penuh semangat dengan menunjukkan wajah lucunya


"Let's go, sekaligus kita perkenalkan kalau kita kedatangan siswi cantik turunan bidadari, dan mereka harus bangga karena kelas kita terpilih menjadi turunnya bidadari itu." Ucap Kris dan langsung disetujui Varel.


Semua siswa kelas tersebut hanya dibuat cengo dengan kelakuan mereka berdua, san mendengar hal itu Nita hanya bisa menganga tidak percaya dengan kelakuan teman barunya itu. "Seumur umur gue baru nemuin makhluk aneh seperti mereka, di sekolah dulu gue selalu menjumpai siswa yang serius dan saling bertanding demi nilai yang tak seberapa itu, dan gue nggak lupa gosipnya yang Masya Allah. Setelah dipikir pikir gue kan juga dulu begitu." Batin Nita sambil geleng geleng.


Seaampainya di kantin mereka menjadi pusat perhatian, apalagi Nita berjalan ditengah tengah mereka, dengan kecantikan yang dimilikinya dan aura yang tidak sebanding dengan aura yang berada di dekatnya. seluruh siswa yang ada di kantin menatap mereka, apalagi dikelas tersebut terkenal dengan keanehan dan keabsurdtannya.


Melihat situasi tersebut, Varel yang memahami situasinya, dia langsung berdiri ditengah tengah dan berteriak "Hello everybody, Mohon perhatian semua...." mendengar hal itu semua perhatian tertuju padanya, melihat hal itu seakan Varel tersenyum dan berbangga diri dan melanjutkan perkataannya "gue disini mau menyampaikan sesuatu yang sangat penting melebihi panggilan orang tua kalian. Ok Ok tenang guys, gue hanya mau mengatakan bahwa ada bidadari turun dari langit ke kelas gue. Kalian lihat kan perempuan tercantik yang ada di tengah itu, itulah bidadarinya... Kalian jangan iri yahh karena tidak kedatangan bidadari dari kelas kalian."


Kris ikut menimpali "Yang ciwi ciwi jangan pada iri dan merencanakan rencana jahat buat bidadari gue kalau kalian berani macam macam, kalian berhadapan dengan warganya IPA 5, tentu bukan gue sendiri yang menghadapi kalau gue sendiri takut kalian tidak akan kuat karena kegantengan gue. Jadi lebih baik beramai ramai, karena anak IPA 5, terkenal apa guys....?" Sambil teriak

__ADS_1


"Persatuan dan kesatuan, Keluarga kami bela musuh keluarga kami hempaskan." Jawab mereka serempak. Seketika suasana kantin makin riuh. Nita yang mendengar semuanya menjadi terharu dan merasakan ketulusan mereka. "Thank you guys, mending kita makan sekarang, takutnya waktu kita tidak sempat."


"Nit lo mau makan apa?" Tanya Resti


"Apa ajha dehh, gue nggak milih milih makan kok dan nggak alergi apapun." Jawab Nita agak sedikit bercanda


"Ok dehh, bagaimana kalau hari ini kita pesan makanan yang sama ajha, jadi yang pesan makanannya tidak perlu ribet." Ucap Resti dan diangguki semuanya.


"Kris lo pesan deh, kan lo yang terganteng disini, jadi lo yang pesan yahh.." Resti sambil menunjukkan wajah puppy eyes nya.


" Iya deh, iya... berhubung bebeb Resti sedang memuji jadi kakanda Resti ini akan melaksanakannya." Ucap Kris dengan narsisnya


"Cieee Resti, kakanda Kris akan selalu buat Resti." Ucap mereka


"Semuanya diam!" Ucap Resti dengan berteriak, sehingga Resti menjadi pusat perhatian dan malu sendiri.


"Ciee Resti, pipinya merah, senangnya punya ayang bebeb."


"Kalau begitu gue pesen makannya dulu bebeb." Ucap Kris dengan nada menggoda


"Kerissssss." Teriakan Resti menggema


****


ย TBC


Ditunggu sarannya!!


vote and comment yaa ๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡๐Ÿ˜‡

__ADS_1


Jangan lupa follow๐Ÿ˜‰


Let's reading next part๐Ÿ˜‡


__ADS_2