FIONITA

FIONITA
Bab 6


__ADS_3

Cafe


"May kamu mau makan apa?" Nita menanyai Mahyra.


"Gue mau makan apa aja asal kamu suka aku juga suka" Jawab Mahyra cengegesan.


"Apaan sih May! Kok lo jadi lebay gini."Nita mengerutkan keningnya


"Apanya yang apaan?"


Mahyra makin menjadi lebay saja dan Nitha menatapnya terheran- heran.


"Enggak kok. Lama-lama bicara sama lo bikin gue pengen muntah! Geli benget gue dengernya." Dengan muka yang sedikit kesal.


"Iya...iya deh Nit. Pesan aja gue ngikut!"


"Kayak mau kemana aja pake ngikut segala."


"Gue serius loh. malah bercanda Nit "


"Pulang aja Nit, pulang yuk!" Menarik tangan Nita.


"Kok pulang, pesan aja belum,"


Kata Nita dengan polosnya


"Soalnya masalah pesan makanan aja gak selesai-selesai."


"Duduk May dilihatin semua orang tuh!"


"Mba pesan es krim rasa cokelat 2,"


" Gak Mba, gue mau rasa strowberi."tersenyum memperlihatkan lesung pipi nya


" Kirain mau samaan May?"


"Gak lah. udah tau gue gak suka cokelat."


"Lo tadi bilang ngikut,"


Mahyra tersenyum.


"Es krim aja kak?" Kata pelayan.


"Iy Mba soalnya mau cepat pulang."


Mahyra mengobrol sampai tertawa terbahak-bahak.


"May suara di kontrol!"


"Iya Nit, soalnya kamu lucu banget sih."


"Kak es krimnya."


"Makasih Mba."


"Nit, liat itu Nit...!" Memukul-mukul bahu Nita.


" Apaan sih May, gue lagi nikmatin es krim nih."


"Liat May, kak Danu...!"


"Oh ada kak Danunya Mahyra ya?"


"Amin. Kayak milik gue aja!"


"Kok di aminin? Hmm hmm Zina May, zina!!!"


Mahyra tidak melepaskan pandangan dari Danu.


"Astagfirullah!"


..."Mata itu berzina, hati juga berzina. Zina mata adalah dengan melihat (yang diharamkan), zina hati adalah dengan membayangkan (pemicu syahwat yang terlarang). Sementara ******** membenarkan atau mendustakan semua itu.(HR. Ahmad )" Kata Nita memperingatkan....


"Kok bisa seorang Mahyra sampai klepek klepek sama kak Danu?" Tanya Nita kepada Mahyra.


"Oh soalnya kak Danu orangnya sholeh banget Nit, dia satu satunya laki-laki yang paling rajin sholat diantara teman-temannya. Dia juga ketua rohis. Terus paling pintar di kelas lagi."


"Pantes aja."


" Yuk May kita pulang aja."


"Yuk nanti gue dimarahi kelamaan di luar."


"Ingat bayar dulu, jangan lupa! Nanti malu kayak tadi di toko buku."


Mereka berdua tertawa membayangkan hal yang terjadi ditoko buku.


"Mba ini uangnya"


"May yuk pulang. Jangan liatin kak Danu terus,"ucap Nita menggoda Mahyra.


" Apaan sih siapa yang liatin kak Danu!"


Mereka berdua menuju mobil.


****


"Non Mahyra sudah sampai," kata pak Iwan.


" Oh iya pak, keasikan ngobrol." Mencubit pipi Nita dan berlari.


"Dah Nit.... sampai ketemu besok disekolah!!"


Teriak Mahyra yang sudah sampai di depan pintu rumahnya.


"Awas yah May besok gue balas loh,"


Nita berteriak


"Pak agak ngebut ya, soalnya udah jam 5 nanti dimarahin mama!"


"Sip non."


Mobil Nita melaju dengan cepat dan tiba-tiba pak Iwan mengerem mendadak.


"Aduh! pak Iwan kalau ngerem jangan mendadak dong! "


"Maaf Non, soalnya ada kecelakaan di depan."

__ADS_1


"Pantasan ada ambulance di depan." Gumam Nita.


" Iya Non, kayaknya agak parah."


"Pak nyetirnya pelan-pelan aja!"


" Sip non..."


"Kok jawabannya sip terus pak?"


"Terus apa dong Non?"


"Terserah pak Iwan asalkan gak sip terus!"


"Oke deh Non, sup..." Nita tertawa terbahak-bahak


" Bukan sup juga kali pak."


Pak Iwan ikut tertawa.


Pak Iwan mengerem mendadak lagi.


"Pak kok berhenti?"


"Motor didepan tiba-tiba berhenti Non."


"Kayak kenal motornya, siapa ya?"batin Nita


Mobil Nita melewati motor tersebut.


"Kak Aubrey!!"Nita tercengang.


"Kenapa Non, kenal sama orang yang di motor?"


"Gak pak cuma tau namanya doang."


"Oh kirain kenal, anaknya baik banget ya Non, mau bantuin nenek tadi."


"Emang bukan neneknya Pak?"


"Ya bukanlah tadi bapak liat sendiri Non anak tadi nawarin tumpangan sama nenek itu."


" Hhmm baik juga ya."


"Hmm"


"Pak apaansih?"


"Sup Non!" mereka berdua tertawa


Akhirnya mereka sampai


"Assalamualaikum "


"Waalaikumussalam, kok lama banget Nit?"


"Tadi mampir makan es krim di cafe."


"Oh"


"Udah sholat belum?"


..."Udah di bilangin jangan lupa sholat....


...Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya. (QS. Al Maa'un 4-5)"...


...ucap Ariska tegas....


"Haduh, Mam gue udah sholat adzar, kalau sholat magrib belum." Nita tertawa melihat ibunya yang masih menatapnya serius.


"Nita...! Kalau ibu itu gak boleh di jahili."


"Itu namanya bukan jahil Ma."


"Apa dong?"


"Menjawab apa adanya. Mama sih, tadi sebelum pergi Nita udah bilang Nita udah sholat."


"Iya anak Mama yang cerewet, mamamu ini emang pelupa."


"Iya Nita tau kok. Mama udah tua."


Nita berlari kekamarnya.


" Nit...!! Sini Mama jewer kamu."


"Maaf Maa...." teriak Nita dari tangga menuju kamarnya.


****


Dua minggu kemudian


Anna pertama kali keluar rumah dan perutnya sudah membesar, tetangga yang melihat nyinyir dan berkata kasar. Anna hanya menunduk dan menuju mobilnya. Dia akan mulai belajar bisnis dengan tantenya.


Sebelumnya dia sudah menelpon tantenya. Setelah satu jam akhirnya selesai. Diperjalanan pulang Anna mengingat bahwa Ariska menyuruhnya ke supermarket membeli beberapa keperluan rumah. Anna sudah berada dikasir. Dan seorang wanita didekatnya terburu buruh dan menjatuhkan barang yang dibeli Anna.


"Maaf mbak,"ucap orang tersebut.


"Iya gak papa kok." Anna memungut barang belanjaannya.


" Anna! Kamu Anna kan temannya Amel?"


Anna menoleh melihat orang itu "iya, ehh tante Siska." Anna tersenyum kemudian salam.


Siska adalah ibu Amel. Orangnya sangat ramah, setiap Anna berpapasan dengannya pasti Anna disapa dan kadang ngajak Anna makan, orangnya emang agak beda dengan mamanya. Siska ini bisa dibilang tante gaul(tante-tante milenial), Amel aja kadang bingung melihat mamanya yang lebih tau soal anak mudah sekarang dibandingkan dirinya.


"Bagaimana kabar Amel Tan?"


"Baik kok, emangnya kamu gak pernah ketemu Amel?"


"Gak Tan," jawab Anna mereka berdua berjalan keluar supermaket.


"Kok bisa? Kamu emangnya gak ketemu di kampus?" Siska heran dan agak kaget.


"Aku berhenti Tan, aku pulang dulu yaa Tan see you..." sambil melambaikan tangannya.


Siska melambaikan tangan juga dan memperhatikan Anna.


"Kok ada yang beda ya, dari Anna tapi apanya ya, dari tadi aku perhatiin kayaknya ada perubahan deh." Gumam Siska.

__ADS_1


"Tunggu An!"


"Iya Tan?"


" Kok perut mu agak buncit sih?"


" Dahh Tan." Anna pura-pura tidak mendengarnya atau dia akan malu.


"Dahh! Kok perut Anna buncit yaa, apa dia hamil?


"Ahh pikiran ku sudah gak benar nih, tapi kenapa Anna berhenti kuliah?" batin Siska.


Masih berdiri dengan rasa penasarannya.


" Siska!!" teriak seorang wanita. Menghancurkan lamunannya.


"Iya" Mencari sumber suara itu, iya membalikkan badan dan melihat Uty (temannya) sudah terlihat agak kesal dengan wajah yang memerah.


"Kok lama amat sih?"


" Iya maaf maaf"


****


"Assalamu alaikum. Nita pulang Ma..."


"Waalaikumsalam. Langsung ganti baju yaa terus makan!"


" Siap bos."


"Assalamu'alaikum"


" Waalaikumussalam, An."


"Udah pulang juga, Nita baru aja sampai."


"Ohh!" jawaban yang sangat singkat dari mulut Anna.


" Ini pesanan mama"


Ariska sudah terbiasa dengan sikap Anna yang sangat cuek dan jutek itu.


"Anna makan dulu!"


Mereka makan bersama tanpa Anggoro, suasana sangat hening sampai Nita membuka suara.


"Ohh iya ma, tadi tuh tetangga pada tanya Nita,


'Nit kakak kamu hamil ya? Kapan nikahnya? Kok tetangga gak di undang sih.' Kata tetangga gitu,"


ucap Nita dengan mulut yang penuh makanan.


Anna dan Ariska yang sedang menikmati makananya kaget dan hampir tersedak.


Anna berdiri " kalau lagi makan jangan bahas itu dong!" Anna membentak Nita dan berlari kekamarnya.


" Nita kalau lagi makan jangan berbicara, dan jangan pernah bahas itu di depan kakakmu yaa" santy menasehati Nita.


"Ma! Mama sih gak ngerasain, lagi diintrogasi tetangga kayak aku ini pejahat." Nita pergi tanpa menghabiskan makanannya.


" Nit.. Nita!!"


.......


Anna kembali menelpon Aubrey tapi masih tak ada jawaban. Kemudian dia berniat chat Aubery, tapi baru saja menyalakan datanya sudah banyak chat yang masuk. Ada satu chat yang mengalihkan perhatiannya chat dari amel.


Amel


P


P


p


"Anna kamu hamil? Maaf yaa pertanyaanku agak ngelantur soalnnya ibu aku tuh cerewet banget nanyain itu mulu."


"Apakah aku jujur aja ya sama Amel? Soalnya Amel orangnya ngak ember dan selalu curhat ke gue kalau lagi ada masalah. bismillah"


Anna 


"Iy Mel, tapi jangan tanya yang lain yaa termasuk ibu kamu."


Amel


"Jadi ini alasan kamu gak mau kuliah lagi?


Aubrey gimana? Mau tanggung jawabkan?"


Amel sudah bisa menebak bahwa itu anak Aubrey karena satu-satunya cowok yang dekat dengan Anna hanya Aubrey.


Anna 


"Iy Mel gue malu.Apalagi Aubrey gak mau ngaku kalau ini anak dia."


Amel 


"Kiraain Aubrey itu anak baik ternyata an***r juga ya.


Terus om Anggoro gimana udah tau?


Kita ketemu besok yaa An!!"


Anna


"Sudah. Bahkan ayah gue udah kerumah Aubrey minta pertanggung jawaban. Iya besok aja yaa ceritanya."


Amel 


"Ok see you tomorrow."


*****


TBC


Ditunggu sarannya!!


vote and comment yaa 😇😇😇


Jangan lupa follow ya

__ADS_1


See you next part


__ADS_2