Friendship Is Love

Friendship Is Love
(20) Regret


__ADS_3

"Penyesalan hanya akan terjadi di akhir,lalu pikirkanlah baik-baik sebelum bertindak!"


****


Setelah 1 bulan kepergian Erlangga yang pergi dengan cara yang sangat Tragis dan mengerikan ,yang Karin rasakan hanyalah menyesal ,Erlangga pergi karnanya ,Karin tidak sanggup apabila harus mengingat kejadian silam tanpa sengaja Karin mengatakan sesuatu yang tidak pernah diharapkan akan menjadi seperti ini.


Karin menyadari jika Erlangga adalah orang yang baik dan berjasa bagi Karin ,Erlangga selalu ada disaat Karin tersakiti ,namun apa balasan Karin ,Karin selalu merasa bersalah akan kepergian Erlangga ,Karin pun tidak lupa untuk berziarah ke tempat peristirahatan yang terakhirnya.


"Kak maafin aku!"ucap Karin di samping batu nisan yang bertuliskan nama Erlangga "Kak aku ga maksud buat kakak celaka dan meninggalkan seperti ini!"lanjut Karin yang tanpa sadar menesteskan air matanya "Ya udah kak aku pulang assalammu'alaikum!"ucap Karin yang langsung meninggalkan tempat peristirahatan terakhir Erlangga.


Karin berjalan Dan u mobilnya yang terparkir di depan pintu masuk TPU.Karin selalu merasa bersalah akan kematian Erlangga.

__ADS_1


Karin terus terpikiran jika nanti Erlangga akan dendam padanya dan membalas semua perbuatan Karin.Entah mengapa Karin pun selalu bermimpi jika Erlangga menghampirinya dan memberi kan bunga mawar merah kesukaannya.


Karin tidak tau itu pertanda baik atau pun buruk.Saat di dalam mobil menuju pulang lagi-lagi Karin terbayang akan mimpinya yang sangat indah namun itu semua hanya khayalan.


"Argh"decak Karin mengacak-acak rambutnya "Kenapa gue selalu terbayang itu,ah kak Erlangga maafin gue jangan ganggu gue lagi!"teriak Karin.


****


Tiba di kamar Karin langsung membaringka tubuhnya di kasur king sizenya "I'am tired!"ucap Karin menatap lurus ke arah balkon.


Saat-saat itulah yang Karin rindukan karena biasanya Zaki selalu menghampirinya atau tiba-tiba ada di sampingnya jika ia merasa sedih namun sekarang sosok Zaki telah menghilang dari hidup Karin.

__ADS_1


"Ya ampun Zak lo kenapa sih jauhin gue?padahal kan gue gak salah apa-apa sama lo! Gue kangen sama lo Zak!"ucap Karin "Gue harap kita bisa bersama lagi ngobrol-ngobrol lagi di balkon rumah gue dan lo tiba-tiba nongol kaya hantu gitu aja Zak!"lanjut Karin.


"Gue tahu dan gue sangat menyesal karena gue Kak Erlangga harus pergi secara tiba-tiba mungkin perkataan gue yang membuat kak Erlangga menjadi frustasi dan akhirnya dia jadi kecelakaan tapi entah itu kecelakaan yang disengaja ataupun tidak disengaja gue juga belum tahu karena polisi belum memberitahunya mungkin pak polisi lagi menyelidikinya"ucap Karin yang lagi-lagi terpikiran akan hal itu.


Yang gue rasain sekarang hanya menyesal, menyesal, menyesal dan menyesal. I'm sorry and I'm regret maaf, maafin gue ya Kak Semoga Kakak tenang di sana.


Setelah meninggalnya Erlangga SMA Harapan Bangsa sudah tidak ada lagi ketua OSIS namun tak kepala sekolah sedang mencari ketua Osis yang baru dan yang lebih cocok untuk menggantikan Erlangga yang notabennya terlihat baik dan sopan itu.


Karin pun kembali merebahkan tubuhnya setelah memikirkan beberapa masalah yang ada di dalam otaknya saat ini.


"Semua yang ada di dunia akan kembali lagi pada-Nya dan manusia hanya dapat menerima itu tanpa bisa mengelakkan semua dan segala sesuatu yang telah terjadi."

__ADS_1


__ADS_2