
****
Sudah cukup menurut Karin, memang sudah cukup selama satu minggu lamanya ia bermusuhan dengan Zaki.
Hari ini memang hari libur selama tiga hari kedepan karena kelas XII sedang melakukan try out.
Di tengah kamarnya yang sepi karena Lisa harus pergi ke luar kota untuk mengurusi urusan pekerjaannya.
Karin hanya sibuk dengan handphonenya, namun Karin hanya menslidenya lalu mengembalikan lagi ke menu.
"Boring banget sumpah, gue chat para penghuni grup KTZ aja lah," gumam Karin yang langsung membuka aplikasi kesukaannya.
Grup KTZ
Karin Aulia: Assalammu'alaikum pr pnghuni KTZ?
Tari Andara: Wa'alaikumsalam, uhhuhuhu kok pnghuni sih:v
Zahra L: Wa'alaikumsalam, gue tau lo lg badmood ya Rin? Hhhha 😀
Tari Andara: Plingn jg mslh Zaki. Duh Rin glau mulu lo!
Karin Aulia: Sok tau huh, gni loh guys gue itu emng lg badmood kalo lbr gni jd g bs ngobrol sm kalian lg.
Zahra L: Baper ah.
Tari Andara: Di rmh sm siapa lo?
Karin Aulia: Gue sendiri Tar. Mama di luar kota ( ada sih gue sama asisten, supir, dan satpam). Gak sekamar ya inget!
Tari Andara: Aw buset kasian banget.
Zahra L: Hoho don't cry baby!
Karin Aulia: Yeah siapa yang nangis? Gak ada kali! Kalian main dong ke rumah gue!
Zahra L: Duh baby maaf bukannya gue gak mau tapi gue lagi di Yogyakarta. Liburan 3 hari eaks lumayan cuy.
Tari Andara: Rin gue juga gak bisa maaf lagi di Palembang asli deh gue lagi di jembatan Ampera sekarang.
Karin Aulia: Sumpah gue kesel banget sama kalian! Tapi gue gak bisa apa-apa deh pasrahðŸ˜
Tari Andara: Cup...cup...cup.
Zahra L: Cup...cup...cup (2)
Karin Aulia: Spam gue gitu!
Tari Andara: Siap oke, gue spam Rin.
Zahra L: Keep calm Karin, muawh. Ntar gue spam lo.
__ADS_1
Karin Aulia: Aduh kok gue jd jijik y? Hhhha.
Zahra L: Karin
Zahra L: Karin
Zahra L: Karin
Zahra L: Karin
Zahra L: Karin
Zahra L: Karin
Zahra L: Karin
Zahra L: Karin
Zahra L: Karin
Zahra L: Karin
T
ari Andara: Karin cantik siapa yang punya?
Zahra L: Yang punya Zaki Putra.
Zahra L: Yang punya Zaki Putra.
Zahra L: Yang punya Zaki Putra.
Zahra L: Yang punya Zaki Putra.
Zahra L: Yang punya Zaki Putra.
Karin Aulia: Najisin ih spamnya kok kaya gitu sih, amit-amit!
Zahra L: Masa? Yakin amit-amit?
Tari Andara: Haha Karin lucu ya Zah, lain di mulut lain di hati. Amin-amin kali Rin tuh!
Karin Aulia: Yah ketebak deh. Hha pengennya amin-amin, tapi gue rasa udahlah lupain aja.
Tari Andara: Hm, udah dulu ya Rin bye.
Zahra L: Gue juga ya, bye maaf Rin.
Karin Aulia: Ok.
****
__ADS_1
Di sisi lain sebenarnya Zaki ingin sekali menghubungi Karin, namun ia ragu dan takut.
Tetapi Zaki lebih memberanikan dirinya. Zaki pun berniat menemui Karin dirumahnya.
"Rin?"panggil Zaki dari luar jendela Karin. Di dalam kamarnya Karin sangat terkejut. Bagaimana bisa suara Zaki tiba-tiba terdengar begitu jelas.
"Masa Zaki? Gak mungkin gue mimpi!"gumamnya.
"Rin! Karin Aulia!"panggil Zaki lagi.
"Rin gue mohon bukain jendelanya. Lo jangan marah lagi ya!"teriak Zaki.
"Iya itu suara Zaki, mau ngapain? Bodo amatlah!"ucap Karin pelan.
"Rin gue mohon buka ya, gue pengen ngomong sama lo!"
Karin sejujurnya tidak tega, karena sebenarnya ia pun sangat merindukan Zaki.
Tanpa tunggu lama Karin langsung saja membuka jendela kamarnya.
"Ngapain?"tanya Karin seolah tidak ada masalah "Lo masih marah sama gue?"tanya Zaki.
"Menurut lo"ucap Karin "Iya deh kayanya."
"Rin gue kesini mau minta maaf sama lo, gue tau lo marah sama gue, tapi Rin percaya sama gue kalo semua yang lo liat itu hanya salah paham!"jelas Zaki.
"Terus? Apa urusannya sama gue?"tanya Karin menaikan alisnya.
"Jelas ada urusannya sama lo lah! Gue tau lo marah sama gue kan!"ucap Zaki.
"Ya gitulah!"
"Rin gue kesini mau minta maaf sebesar-besarnya sama lo! Lo jangan marah lagi sama gue ya! Gue janji gue gak akan buat lo cemburu dan marah lagi!"ucap Zaki.
Sebenarnya Karin pun tak bisa lama-lama lagi bermusuhan dengan Zaki. Karena hati kecilnya berkata bahwa ia sangat merindukan Zaki.
"Gue gak tau!"ucap Karin "Rin gue mohon lo maafin gue ya!"rengek Zaki.
"Hmm ya udah!"ucap Karin yanb mengundang tanda tanya.
"Ya udah apa?"tanya Zaki seakan-akan **** "Gue udah maafin lo dari jauh-jauh hari sebelum lo minta!"jelas Karin.
"Lo serius kan?"tanya Zaki meyakinkan "Iya gue serius."
"Makasih Rin. Gue janji gak akan buat lo cemburu lagi!"janji Zaki.
"Oke gue pegang janji lo!"ucap Karin.
"Rin sebenarnya gue kangen sama lo!"jujur Zaki.
"Eh? Haha gue juga sama Zak. Gue lebih kangen sama lo!"ucap Karin yang lebih jujur.
__ADS_1
Hati Karin lebih tenang sekarang karena Karin telah mendapatkan objek kasih sayang dan semangat di hidupnya lagi.
Begitupun dengan Zaki. Mereka akhirnya larut dalam kebahagian.