
****
Zaki tidak ingin berlama-lama bermusuhan dengan Karin walaupun nyatanya tidak bermusuhan hanya saja Zaki yang menjauhi Karin dalam waktu beberapa saat. "Rin gue pengen baikan sama lo lagi, gue kangen!" gumam Zaki pelan.
Sementara Karin hanya diam di kamar ia sibuk memainkan handphonenya dan hanya menslide menu lalu dimatikan lagi "Bad mood banget gue hari ini, gue chat Tari ajalah." ucap Karin yang langsung mengambil handphonenya yang sempat ia lempar ke kasur.
Karin Lia: Pg, Tar lo lg ngapain?
Tari XX012: Pg jg, biasalh gue lg badmood nih:(
Karin Lia: Sehati hhh, sama gue juga badmood.
Tari XX012: Ulala jodoh dong, gimana kalo kita hangout ke mall?
Karin Lia: Boleh juga lo jemput gue di rumah!
Tari XX012: Oke siap,lo mau bawa mobil?
Karin Lia: Gak deh punya lo aja!
Tari XX012: Yeah lo mah gak modal bilang aja mau nebeng sama gue!
Karin Lia: Sorry Tar, abisnya gue males bawa mobil, boleh ya gue nebeng bareng lo?
Tari XX012: Iya keep calm down baby tadi gue hanya becanda kok. Kalo gitu gue ke rumah lo sekarang.
Karin Lia: Okay muah:*
Read
Sebelum Tari tiba dirumahnya, Karin memilih untuk menyiapkan diri terlebih dahulu. Karin berniat memilih pakaian yang lebih spesifik digunakan saat hangout.Karin terlihat sangat cantik memakai kaos putih dibalut jaket jeans biru muda dan tambahan celana jeans yang ditengah lututnya diberi sobekan-sobekan dengan aksesoris tambahan sepatu wedges dan topi pilihannya.
__ADS_1
Ting ..ting ..
Suara bel rumah Karin yang menandakan ada seseorang yang baru datang ya tentu saja itu Tari yang datang "Assalammu'alaikum,Hello,sepada any body home"teriak Tari "Iya bentar Tar!"balas Karin dari dalam kamar.
"Pagi samyang yang pedesnya naudzubillah bawel!"ledek Tari yang sudah berdiri tepat di depan wajah Karin "Mulai lo pagi-pagi nyari masalah sama gue!"balas Karin "Hahaha maaf balado!"lagi-lagi Tari meledek Karin " Ah udahlah lo mah rese! Ya udah buruan kita berangkat!"ajak Karin "Siap yuk noh mobil limited edition gue udah ada!"
****
Zaki yang sebenarnya ingin mengajak Karin pergi langsung saja membatalkan niatnya karena Zaki melihat Karin telah pergi dengan mobil berwarna pink milik Tari sahabatnya Karin.
"Padahal gua ingin bilang maaf sama lo Rin!"ucap Zaki yang menatap kepergian Karin dari atas rooftop rumahnya "Mungkin udah nasib gue!"lanjut Zaki.
****
Hangout kali ini Karin terasa sangat melelahkan Ia pun tiba di rumah pada malam hari.Karin benar-benar lelah dan sudah tidak sanggup lagi untuk melakukan apapun itu memutuskan untuk beranjak ke kamar mandi dan memilih merendam diri di bathtub miliknya.
"Mendingan gue merendam dulu di bathtub, enak deh kayanya mandi es atau air hangat"ucap Karin yang langsung mengambil handuk di dalam lemari nya.
****
Karin pun yang sudah selesai mandi langsung saja memakai baju dan setelah siapnya memakai baju tidurnya Ia pun lebih memilih duduk-duduk santai di depan balkon rumahnya.Entah mengapa Karin merasa bahwa Zaki malam ini akan datang entah itu benar atau tidaknya.
Tidak lama kemudian sosok orang bertubuh Jangkung telah berdiri dengan posisinya yang tegak di depan balkon Karin
"Karin gue Zaki"teriak Zaki.Karin benar-benar terkejut saat itu bagaimana bisa semua khayalan yang ia inginkan menjadi kenyataan itu suatu keberuntungan baginya.
Tanpa tunggu lama kali pun menghampiri Zaki yang telah menunggunya di depan balkon itu "Iya bentar"jawab Karin.
Apa yang Karin inginkan benar-benar terjadi.Karin sekarang benar-benar merindukan sosok Zaki "Lo beneran Zaki? Ngapain lu ke sini gue kira lo udah lupa sama gue!"sindir Karin.
"Lah lo bercanda mulu ya gak lah gak mungkin gue lupa sama lo! Gue itu sengaja jauhin lo biar lo deket sama kak Erlangga"ucap Zaki yang begitu jujurnya "Maksud lo apaan?"tanya Karin sinis "Gak kok maksud gue gak kenapa-napa gue cuman mau memberi waktu buat lo sama kak Erlangga,eh maaf maksud gue bukannya gue mau ngingetin lo sama kak Erlangga ya!"ucap Zaki yang merasa bersalah itu.
__ADS_1
Lagi lagi karena ucapan Zaki barusan Karin merasa teringat dan terbayang lagi oleh sosok Erlangga.Erlangga bagi Karin sangat berharga sama seperti Zaki seperti sebuah diamond.Karin terdiam beberapa saat "Maafin gue. gue gak sengaja!"ucap Zaki.
"Gak pa-pa Kok santai aja"ucap Karin "Oh ya By the way ngapain lo kesini?"tanya Karin "Oh ya Rin gue kesini mau kasih lo ini!"jawab Zaki yang langsung menyodorkan coklat dan bunga mawar yang ia bawa.
"Maksudnya apaan nih?" tanya Karin seolah-olah tidak tau "Rin sebenarnya gue mau, gue mau minta maaf sama lo." jujur Zaki.
"Kenapa minta maaf?"
"Karena gue udah jauhin lo,"
"Oh masalah itu, gak pa-pa kok."
"Gue tau lo bohong, plis maafin gue ya?!"
"Hm gimana ya?"
"Gue mohon Rin maafin gue,"
"Iya,"
"Iya apa?"
"Iya gue maafin lo, lagian kan gue udah maafin lo sebelum lo maafin gue."
"Lo serius?"
"Iya,"
"Lo emang sahabat terbaik gue."
Hanya sebatas sahabat ya Zak, bagi lo gue hanya Sahabat.
__ADS_1