G..ya

G..ya
makan malam


__ADS_3

Ryu Gin menyelesaikan beberapa urusan kantornya yang tak bisa di tangani oleh Leo. Dirinya begitu sibuk di ruang kerjanya hingga lupa waktu. Waktu berjalan dengan cepat hingga G tak sadar bila sudah waktunya makan malam.


Maya terbangun , ia melirik jam yang berada di meja rias..


" Sudah lama aku tertidur... bahkan aku belum sempat mandi tadi pagi... sebaiknya aku mandi dulu .."


Maya pun berjalan menuju kamar mandi . Ia tak membutuhkan waktu yang lama untuk mandi . Maya keluar dari kamar mandi mengenakan jubah mandi. Maya menuju meja rias untuk mengeringkan rambutnya. Maya hanya mengenakan bedak yang tipis dan lipglos.


Maya juga mengoleskan handbody ke seluruh tubuh nya dan menyemprotkan sedikit parfum. Maya membuka lemarinya dan memilih dress putih bermotif bunga lili merah muda.


Maya keluar kamar dan tak sengaja melihat G yang sedang sibuk di ruang kerjanya. G tampak serius dan tak menyadari Maya yang sedang memperhatikan nya.


" Apa dia sudah makan..? sebaiknya aku turun menyiapkan makan malam untuk nya... " kata Maya sambil berlalu


Maya menuruni tangga dan mencari dimana letak dapur nya .


" Seperti nya di sana..?" tebak Maya


" Malam nona Maya..." sapa Jo


" Jo...km sudah pulang ..???.G bilang kamu ada di luar kota..."


" Iya nona...saya baru tiba.." Jawab Jo bohong


Jo tak ingin kalo Maya tau jika tuan muda Ryu Gin berbohong kepada Maya.


"Ada yang bisa saya bantu nona..?"


" Aku ingin masak untuk makan malam... tapi tidak tau dimana dapurnya .." Jawab Maya sambil tersenyum.


" Nona sebaiknya beristirahat..biar para pelayan yang menyiapkan makan malamnya."


" Aku baik-baik saja Jo.... jadi bisa kau tunjukkan dimana dapurnya..?"


" Tapi nona... tuan Ryu Gin pasti akan marah jika tau saya membiarkan nona masak.."


" Serahkan semua itu kepada ku Jo.. sekarang kamu tunjukkan padaku di mana dapur nya.!"


" Baik nona...ikuti saya.."


Maya pun mengikuti kemana Jo berjalan.


" Ini nona dapurnya..."


" Wah .... dapur yang cantik... perlengkapan nya pun modern..."


"Terimakasih nona .." jawab Jo. untung saja tadi Jo sudah memerintahkan para pelayan merapikan kekacauan yang di buat oleh tuan mudanya.


"Jo...apa km tau apa makanan kesukaan G..?"


" Tuan tidak pemilih dalam urusan makan nona .... tapi apa nona yakin sudah kuat untuk masak... sebaiknya nona istirahat.."


" Kau tenang saja Jo ...aku sudah kuat ..aku pinjam dapur nya ya..."


"Silahkan nona..tapi saya akan meminta pelayan membantu nona.... untuk jaga-jaga ... agar nona tak terlalu lelah..saya tidak ingin tuan muda khawatir ..."


" Baiklah Jo...."

__ADS_1


Jo pun memanggil dua orang pelayan untuk membantu maya. Maya pun berkutat di dapur. Satu jam berlalu dan Maya sudah menyelesaikan masakannya.


" Semoga G suka..."


Maya memasak ikan gurame bakar ...cah kangkung...dan sambal terasi.. untuk minumannya Maya membuat es jeruk..


Maya pun meminta tolong pelayan agar menyiapkan masakan nya di meja makan. Maya pun berjalan menuju ruang kerja G. Maya ingin mengajak G makan malam.


***


"Cantik nya nona itu...siapa nya tuan muda ya..??? pandai masak pula.." kata pelayan


"Mungkin pacar tuan muda.." kata pelayan yang lain.


" Tapi ..tuan tak pernah membawa gadis pulang.. siapa ya??"


" Entah lah.. sebaiknya kita tidak perlu ikut campur ....jika Jo atau tuan tau bisa dipecat kita..."


Kedua pelayan itu bergosip sambil merapikan meja makan.


***


TOKK... TOKK..TOKK....


" Masuk..."


Betapa terkejutnya G ternyata Maya yang berdiri di depan ruang kerja nya. G terpesona melihat Maya , meski Maya hanya menggunakan dress putih yang sederhana. Bahkan wajah cantiknya yang hanya berpoleskan bedak tipis dan lipglos mampu membuat G terdiam ..terpana..tak bisa memalingkan pandangannya dari Maya.


" Kau memang CANTIK ... Ya.." gumam G dalam hati kecilnya.


Lalu G tersadar...


" Duduklah dulu...,Ya...kau sudah sehat..?" tanya G sambil menempelkan telapak tangannya di kening Maya untuk memastikan kalo Maya sudah tak demam.


"Hehmmm.....aku sudah sehat.."


"G ...kau pasti belum makan...?"


" Hehmm.. aku saking sibuknya sampai lupa sudah jam makan malam.. kau sudah lapar ..?? ..aku akan perintahkan Jo untuk menyiapkan makan malam untuk kita....oke"


" Tak perlu.... aku sudah masak untuk mu ... ayo makan dulu...."


" Ya.... kenapa kau melakukan semua itu..? kamu harus banyak istirahat..."


"Jo...Jo..." panggil G


" Sudah ...ini bukan salah Jo..aku yang memaksanya membiarkan aku masak... lagi pula ..Jo meminta dua pelayan untuk membantuku jadi aku tak lelah..." bujuk Maya


" Ya kau itu sedang sakit ... kenapa malah masak .... bukankah aku menyuruhmu istirahat..."


" Aku sudah tidak apa-apa... percaya padaku."


G sedikit kesal karena Maya tak mau mendengarkan nasihatnya untuk beristirahat.


G hanya ingin Maya menjaga kesehatan dirinya.


" G kau marah padaku...?" tanya Maya

__ADS_1


G tak menjawab pertanyaan Maya. G berpura-pura membaca dokumen yang ada di hadapannya. G sedang merajuk.


" G...apa kau tak lapar....? "


" Tak..." jawab G singkat.


" Kau yakin...apa kau tak ingin mencicipi masakan ku..? "


"Tak....apa enaknya masak mu....?"


"Hehmm....ya sudah jika kau tak mau ...biar aku makan bersama Jo saja" kata maya yang berjalan meninggalkannya


" Apa...Jo... lihat saja kalo dia berani memakan masakan mu..." teriak G sambil mengikuti langkah Maya menuju meja makan


" Katanya tak lapar... kenapa mengikuti ku..?"


"Siapa bilang aku mengikuti mu...?"


"Kau yakin.... baiklah... aku akan makan bersama Jo saja..."ledek Maya


G kesal mendengar yang di katakan Maya. G pun memeluk Maya dari belakang


"ACHHH ..Apa yang kau lakukan.. lepas kan.."


" Tidak .... sampai kau minta maaf kepada ku"


"Apa salahku.. ?"tanya Maya


" Salah mu.... memang aku tak tau dari tadi kau meledak ku... NYAMUK....."kata G sambil mengelitiki Maya.


" Ampun... ampun .. kucing... baik-baik... aku minta maaf... sudah... sudah jangan mengelitiki ku.." pinta Maya


Jo yang melihat kebersamaan tuan muda Ryu Gin dan Maya tersenyum. Jo bahagia melihat tuan mudanya bercanda dan tertawa lepas seperti sekarang ini.


Mereka pun berjalan menuju meja makan. G tak menyangka kalo Maya pandai memasak.


" Bagaimana ....?" tanya Maya


" Lumayan....semoga aku tidak sakit perut setelah memakan masakan mu." ledek G


"Ohh.... Baiklah...."


" Jo....Jo..." Maya memanggil Jo


" Iya nona ..... ada yang bisa saya bantu..?"


" Kau sudah makan ...?"


Jo bingung dengan jawaban apa yang harus di katakan....


" Bagaimana aku bisa ada di tengah persaingan kalian ..nona....kau JAHAT...." gumam Jo dalam hati.


Maya tahu, tak mungkin Jo menentang G. Terlebih G adalah tuannya . Maya tak kehabisan akal. Maya mengambilkan Jo sepiring nasi dan lauk nya yang sudah ada di hadapan G.


" Jo...ini untuk mu...makanlah...!" kata Maya sambil tersenyum.


Maya pun meninggalkan G dan Jo berdua di meja makan sambil menahan tawanya.

__ADS_1


"JO...." TERIAK G.


__ADS_2