G..ya

G..ya
cinta


__ADS_3

Pagi itu Maya masih tertidur pulas di kamarnya. Semalaman Maya tak bisa tidur karena terus memikirkan apa yang G katakan. Maya tak menyangka bahwa sahabatnya itu bisa jatuh cinta kepada nya.


" G ... bagaimana bisa kau mencintaiku..?" gumam Maya


" Apa yang harus aku lakukan...?"kata Maya Bingung. Entah jam berapa Maya baru bisa tertidur.


Di sisi lain.. G gelisah memikirkan bagaimana jika Maya marah padanya dan meninggalkan rumahnya hanya karena Maya merasa tak nyaman.


" Bagaimana ini ...mengapa aku terburu-buru untuk mengatakan semua itu...??"


" Bagaimana jika Maya marah padaku...?"


" Bagaimana jika dia pergi meninggalkan diriku ...aku tak bisa hidup tanpa nya...??"


Begitu banyak pertanyaan yang ada dalam benak G. Semua hal itu membuat G tak bisa tidur. G bingung harus melakukan apa hingga akhirnya G memutuskan untuk menyibukkan dirinya di ruang kerjanya hingga pagi hari.


Setelah dia merasa cukup mengantuk G pun berjalan menuju kamar tidur nya. G melihat pintu kamar Maya sedikit terbuka . G tergoda untuk melihat wajah cantik Maya.


Perlahan-lahan G membuka pintu kamar Maya. G menemukan Maya masih tertidur pulas di ranjang nya. G berjalan mendekati Maya.


" Cantik..."


" Mengapa kau selalu cantik meski saat ini kau tertidur pulas.. ??." bisik G sambil membelai lembut wajah Maya dan mencium kening Maya yang sedang tertidur.


Entah karena merasa sangat mengantuk hingga membuat G naik ke ranjang Maya . G perlahan-lahan naik ke ranjang karena tak ingin Maya terbangun . G berbaring dibelakang Maya.


G meletakkan kepalanya di tengkuk Maya dan tangannya memeluk pinggang Maya. G dapat mencium aroma manis vanilla di tubuh dan rambut Maya.


" Wanginya... kenapa aku selalu nyaman dan tenang setiap aku mencium aroma tubuh mu Maya ...?"


"Wangi mu layaknya morfin yang memabukkan dan membuat ku ketagihan." bisik G lembut.


G yang terlalu lelah akhirnya tertidur pulas sambil memeluk tubuh Maya . " Nyaman nya"


Maya merubah posisi tidur nya dan tanpa ia sadari kini Maya dan G tidur sambil berhadapan. Maya memeluk tubuh G " Hangat sekali..." kata Maya.


Maya semakin membenamkan kepalanya kedalam dada bidang G karena ia merasa nyaman. Maya tak sadar jika ia memeluk G saat itu . Pagi itu mereka tidur berdua dan saling berpelukan. Mereka merasa nyaman satu sama lainnya .


###


Jo yang sejak tadi berdiri di depan pintu kamar Maya melihat semua itu. Jo sebenarnya tadi sedang mencari keberadaan tuan mudanya yang sejak semalam tak ia ketahui keberadaan nya.


Dan tak sengaja Jo melihat tuannya masuk ke kamar Maya tadi pagi . Setelah Jo melihat kalau tuan mudanya tidur bersama nona Maya Jo pun menutup pintu kamar Maya dengan hati-hati agar mereka tidak terganggu.


Jo berjalan menuju lantai dua dan memanggil seluruh pelayan.


" Dengar.... jangan ada yang berani naik ke lantai Tiga tanpa persetujuan ku....."


" dan ..satu hal lagi...bila ada yang mencari tuan muda .... bilang tuan sedang sibuk dan tidak bisa di ganggu.... mengerti kalian..." perintah Jo tegas.

__ADS_1


" Baik tuan..." jawab para pelayan.


###


Waktu berjalan dengan cepat dan Jam dinding telah menunjukkan pukul 10.30 siang .


Maya terbangun karena silaunya cahaya matahari yang berhasil menerobos masuk melalui sela-sela gorden jendela. Maya merasa jika ada seseorang di hadapannya kini. perlahan Maya membuka kedua matanya dan mendapatkan sosok G di hadapannya.


Maya menatap lembut wajah G yang sedang tertidur pulas di hadapannya.


" Mengapa dia ada di sini...?" dia tampak begitu lelah... sebaiknya ku biarkan dia tetap tertidur...." bisik Maya sambil membelai lembut wajah tampan G.


Maya dengan hati-hati dan pelan mencoba melepaskan tangan G yang memeluk nya.


" Kau sudah bangun Gya...?" tanya G yang mempererat pelukannya.


" Hehhmmmm... "


" Kembali lah tidur....temani aku...aku masih mengantuk... " pinta G


G kembali memeluk tubuh Maya tanpa memberi ruang pada Maya untuk dapat lepas dari pelukannya.


" G...."


" Hehhmmmm....ada apa...Gya ..?" tanya G sambil menatap mata coklat Maya.


" Maafkan aku ...maaf karena aku belum bisa menerima cinta mu...ku harap kau tak marah padaku...??" kata Maya


" Aku sudah cukup bahagia bila kau ada bersama ku Gya.." kata G


" G....."


" Hehhmmmm.... Tidur lah..." pinta G sambil mencium bibir Maya.


Maya terdiam karena dia kaget G mencium bibir nya. Maya tak keberatan akan hal itu karena sebenarnya Maya juga merasakan hal yang sama dengan G. Maya hanya tak menyangka jika G akan mencium nya.


G menatap Maya yang masih terdiam. G pun tersenyum jail...


" Kenapa... kurang...?" ledek G


Maya pun tersadar..


"ACHHH... " teriak G.. karena Maya mencubit pinggang nya


" Kenapa ... kurang....?" balas Maya.


"Dasar nyamuk awas ya...!!" kata G mengelitiki Maya


HAHAHA....HAHAHA....

__ADS_1


"SUDAH....sudah.. sudah ..G...." kata Maya


" Baiklah...." G pun berhenti mengelitiki Maya.


"Gya....mau kah kau bekerja di perusahaan ku ....?" tanya G


" Baiklah...tapi sebagai apa ...??" ..aku tak punya keahlian khusus... aku takut akan mengecewakan mu nanti..." kata Maya


" Sebagai sekertaris ku... kebetulan Erin akan menikah bulan depan...jadi setidaknya kau bisa belajar dulu pada Erin sebelum dia resign... bagaimana...??"tanya G


"Oke... kapan aku mulai masuk.... ?"


" Besok..."


" Memang hari ini kau tak berangkat kerja...?"


" Tak.,..hari ini aku ingin mengajak mu jalan-jalan ...memang kau tak bosen hanya berdiam diri dirumah saja ....kau mau tak..?"


Maya pun mengangguk.


"G....."


" Apalagi sekarang..... aku ngantuk....?"


" Boleh kau lepaskan pelukan mu...aku mau mandi dan menyiapkan sarapan untukmu" rayu Maya.


" Tidak...." jawab G singkat.


"G....ini sudah siang ...mau sampai kapan kau memelukku....tak enak jika nanti ada yang melihat...ya ...." rayu Maya lagi


" Hehm... tidak.... aku masih ingin memeluk mu.. lagi pula takkan ada yang melihat kita.." kata G.


" Bagaimana ku yakin.... bagaimana jika Jo atau pelayan masuk...?"


" Aku akan memecat mereka..,!"jawab G singkat.


Maya pun sudah kehabisan akal untuk merayu G agar melepaskan nya. Maya hanya bisa pasrah membiarkan G tidur dan memeluknya.


DRETTT.... DRERTT..DRETTT..


Hp G bergetar, berkali-kali Maya melihat nya tapi G mengacuhkan nya...


"G... angkatlah dulu..siapa tau penting.." kata Maya


" Sudah jangan perduli kan..."


"G...."


" Baiklah..." jawab G sambil mengangkat panggilan tersebut.

__ADS_1


" Bos...kau di mana...??Erin bilang Kau tak kekantor....aku telpon ke rumah kata pelayan mu kau sedang sibuk ...Kau sekarang ada di mana bos....??? tanya Leo


" BUKAN URUSAN MU ...." jawab G menutup telepon nya.


__ADS_2