G..ya

G..ya
keluarga baru


__ADS_3

All I want is nothing more


To hear you knocking at my door


Couse if I could see you face once more


I could die as a happy man I'm sure


When you said your last goodbye


I died a little bit inside


I lay in tears in bed all night


Alone without you by my side


But if you loved me


Why did you leave me


Take my body


Take my body


All I want is


All I need is


To find somebody


I'll find somebody


like you


All I Want....( Klodaline ) cover by Alexander porat..


Maya mendengarkan setiap lirik lagu itu dengan sepenuh hatinya . Perlahan-lahan air mata Maya menetes. Mengalir membasahi pipinya . Pikirannya tertuju pada Angga .


Meski ia sudah berusaha untuk melupakan Angga tapi entah mengapa bayangan Angga selalu bermain di pikirannya. Angga ...seorang pria yang Maya cintai dengan sepenuh hatinya.


" Dapat kah aku melupakan mu.. mengapa... meski kau telah menyakiti ku dengan pengkhianatan mu ...aku masih merindukanmu..." lirih Maya.


" Hatiku....pikiranku...Masih untuk mu... Aku terlalu mencintaimu .. "


Tanpa Maya sadari ..G melihat semua itu. Sudah sejak tadi G berdiri di depan pintu kamar Maya. G mengepalkan tangannya menahan amarahnya .Dia kesal kenapa Maya belum bisa melupakan Angga.


G berjalan mendekati Maya yang sedang berdiri didekat jendela menatap keluar menikmati rintik hujan. G memberanikan dirinya untuk memeluk Maya dari belakang.


"Gya.... apa yang sedang kau pikirkan..?" tanya G berbisik di telinga Maya sambil memeluk Maya dari belakang


" Angga..." jawab Maya jujur


G meletakkan kepalanya di bahu Maya. Ia bisa mencium aroma tubuh dan wanginya rambut Maya. G tak habis pikir kenapa Maya masih memikirkan Angga .


" Mengapa kau masih memikirkan dirinya..?"

__ADS_1


tanya G


" Mengapa kau masih menangis untuk nya...?" tanya G sambil memutar tubuh Maya sehingga mereka kini saling berhadapan. G menatap kedua mata coklat indah Maya. G tau jika Maya menyembunyikan air matanya di balik senyuman yang dia berikan kini padanya.


" Apa kau ingin kembali kepada nya Gya..?"


" Tidak..."


" Lalu.. Mengapa kau masih memikirkan dia.?"


" G...aku akan selalu jujur padamu tentang perasaanku... Angga adalah pria yang pernah ada di hidup ku... Aku pernah belajar untuk mencintainya....hingga akhirnya aku mencintainya sepenuh jiwa ku..."


"Aku pun tak tahu mengapa hati ini.... masih merindukan nya... pikiran ini masih memikirkan nya...aku sudah berusaha.... sungguh G ...aku sudah berusaha melupakan nya .." jawab Maya .Air mata Maya pun kembali menetes.


G bisa melihat kejujuran pada mata Maya dan G hanya bisa memeluknya saat ini.


" Baiklah.... sudah.. sudah... jangan menangis lagi...kita beri waktu pada hati dan pikiran mu .... oke... Biarkan waktu yang menyembuhkan luka hatimu..." kata G sambil memeluk Maya dan membelai rambutnya. G berusaha menenangkan Maya.


" Terimakasih ..G.. terimakasih karena selalu ada untuk ku."


TOKK..TOKK....TOKKK


"Maaf menggangu tuan... tuan Sean, tuan Leo, tuan Ian dan nona Erin sudah datang tuan ... mereka sudah ada diruang tamu..."


"Suruh mereka menunggu ..Jo"


" Baik tuan..."kata Jo


G menatap wajah Maya.


" Jika mereka melihat mu sekarang.... bisa-bisa tamuku pergi ketakutan karena melihat wajah seram mu..." ledek G


"AHCHH....Sakit..."teriak G karena Maya mencubit pipinya


Maya hanya tersenyum mendengar teriakkan G. G selalu bisa membuat nya tersenyum.


"Sudah sekarang kau cuci dulu wajah dan jangan lupa sedikit berhias.. gantilah pakai mu dengan gaun yang ada di lemari...ada yang ingin aku perkenal kepadamu..."


" Siapa...."


" Keluarga...." jawab G sambil berlalu.


Tak berselang lama Maya pun selesai . Maya menuruni tangga menuju ruang tamu yang seperti nya sudah ramai dengan tamu G. Maya melihat ada Enam orang termasuk G di ruang tamu.


Mereka menatap Maya tanpa berkedip. Mereka terpesona dengan kecantikan wanita yang baru saja turun dari tangga.


Wanita cantik berwajah oriental dengan kulit putih. Bertubuh tinggi semampai mengenakan gaun hitam panjang yang sangat elegan. Bahkan rambutnya yang hitam panjang sepunggung di biarkan terurai hanya berhiaskan jepit kecil di dekat telinga kirinya.


Wajah nya hanya menggunakan hiasan yang sangat sederhana. Mereka begitu terpana akan kecantikan Maya dan baru tersadar ketika wanita itu menyapa mereka.


"Halo..."sapa Maya ramah


"Perkenalan.,..Dia Gya....Gya Mizuki.." kata G memperkenalkan Maya kepada teman-temannya


" Ohh... Maaf nona ..saya Ian.." sapa Ian

__ADS_1


"Saya Leo...kita pernah bertemu waktu itu" kata Leo sambil tersenyum


" Sean.. dan ini Erin.." sapa Sean sambil memperkenalkan satu persatu temannya.


" Gin... bukankah Waktu itu kau dan Jo memanggil dia Maya...tapi mengapa sekarang kau bilang jika namanya ..Gya Mizuki..?" tanya Ian bingung.


" Kalian Jangan bingung.... dulu namanya memang Maya Wulandari...tapi kini aku memberikan nama baru untuk nya... Gya Mizuki .... panggil dia dengan Gya ... paham....!!!" jelas G


"Baiklah Gin ... terserah padamu....mau Maya atau pun Gya bagiku sama saja..."jawab Sean santai sambil mengulurkan tangannya pada Maya.


Maya pun menyambut uluran tangan Sean


" Salam kenal..." jawab Maya lembut


"Sean...." teriak G karena melihat Sean menjabat tangan Maya cukup lama


" Kau itu Gin...apa ada yang salah..? ledek Sean sambil tersenyum kepada Maya.


Jo hanya melihat semua itu dan menahan tawanya. Jo sudah jera ,ia tak ingin merasakan hal yang sama seperti tadi pagi.


" Maya....eh..maaf..Gya ...apa kita pernah bertemu... karena sepertinya aku pernah melihat mu...tapi aku lupa dimana...?? tanya Leo


" Seperti tidak...aku jarang keluar.."


" Tapi wajahmu sangat familiar..." Leo berusaha keras untuk mengingatnya...


" HAAAHH... AKU INGAT..." teriak Leo sambil melihat Ryu Gin.


"Leo...kita perlu bicara ...." ujar G


" Oke..." jawab Leo


Leo dan G mereka berbicara dengan sedikit berbisik di sudut ruangan.


" Gin ...dia ...istri dari Angga Pratama bukan..?"


" BUKAN... Angga Pratama sudah menceraikan nya..jadi sekarang dia bukan lah istrinya..kau paham ..." Jawab G


Leo bisa merasakan aura membunuh pada diri G saat menjawab pertanyaan dari nya. Leo hanya menganggukkan kepalanya.


" G ,...apa yang sedang kalian bicarakan di sana ..?" tanya Maya


" Bukan apa-apa...hanya sedikit urusan pekerjaan..." jawab G


" Benar kan Leo.....?" kata G sambil menepuk pundak Leo


" Ya... " jawab Leo singkat


Jo yang melihat kejadian itu dari kejauhan juga merasakan yang Leo rasakan.


G berjalan mendekat pada Maya dan merangkul pinggang nya . Aura G langsung berubah seketika jika ia di dekat Maya. G menjadi lebih lembut dan hangat.


" Gya...Mereka adalah teman sekaligus keluarga bagi ku Gya... dan sekarang begitu juga dengan mu ...kau juga teman dan keluarga bagi kami.." jelas G


Maya tersenyum bahagia karena memiliki keluarga baru.

__ADS_1


__ADS_2