
Hari ini Maya bangun lebih awal. Maya tak enak jika hanya menumpang tinggal pada G tanpa melakukan apapun. Maya ingin menyiapkan sarapan pagi untuk G.
Maya bergegas mandi dan berpakaian. Maya tak ingin kalo dia terlambat menyiapkan sarapan pagi untuk G. Maya berjalan menuju dapur.
" Pagi..." sapa Maya lembut kepada para pelayan yang sedang berada di dapur.
" Pagi non...ada yang bisa saya bantu non...?" tanya salah satu pelayan.
" Tidak mba...saya hanya ingin menyiapkan sarapan untuk G.."
"G.... maksud nona tuan muda Ryu Gin...?" tanya salah satu pelayan
" iya mba... tuan muda Ryu Gin...saya terbiasa memanggilnya ...G.."
"ohh..." jawab mereka kompak
" Biasanya G makan apa untuk sarapannya mba...?"tanya Maya
" Tuan biasa sarapan dengan roti bakar selai kacang dan segelas kopi non..."Jawab salah pelayan yang lain.
" Kopi nya pakai gula mba...??"tanya Maya
" Iya non hanya sedikit manis saja.." jelas Pelayan tersebut.
" Oke saya paham... terimakasih mba.."
Maya pun segera menyiapkan segala bahan yang ia butuhkan. Tak berselang lama Maya pun menyelesaikannya. Maya menatanya di meja makan.
Jam tangan Maya menunjukkan pukul 8 pagi. Maya tak melihat Jo atau pun G .
"Mba ...saya belum melihat G ...apa dia belum bangun..?" tanya Maya
" Tuan muda belum bangun non... biasanya tuan muda bangun jam 8.."
" Baiklah...aku akan membangunkannya."
" Tapi nona...."kata pelayan itu terhenti ketika melihat Jo yang berdiri di belakang Maya dan memberikan peringatan agar pelayan tersebut tidak melanjutkan perkataannya.
Pelayan itu sebenarnya mencoba untuk memberitahukan pada Maya bahwa Tuan mudanya akan marah jika di ganggu waktu tidur nya.
" Ada apa....?"
"Tidak nona.." jawab singkat pelayan tersebut sambil tertunduk.
###
Jo mendekati para pelayan dan memberikan peringatan kepada mereka untuk tidak melakukan hal yang sama lagi.
" Dengar... jangan pernah melarang nona Maya atau memberitahukan hal apapun mengenai tuan muda Ryu Gin jika hanya akan membuat citra tuan muda rusak di mata Nona Maya mengerti....!!!"
"Jika saya sampai mendengar hal seperti itu ...saya akan memecat dan membuat hidup kalian sengsara...paham..!!" ancam Jo
__ADS_1
" Baik tuan...."
###
Maya pun berjalan menuju kamar G.
TOKK...TOKK....TOKK...
Maya membuka pintu kamar G dengan perlahan . Maya masuk karena tak ada jawaban dari G. Maya tak bisa melihat dengan jelas karena gelapnya kamar G. Maya pun berjalan menuju jendela dan membuka gorden kamar G.
G sedikit terganggu dengan silau cahaya matahari tapi hal itu tidak membangunkan nya . G hanya merubah posisi tidur nya dan menarik selimutnya.
" Hehhmmm... dasar kucing..." gumam Maya
Maya memandang wajah tampan G yang merupakan campuran wajah Indonesia dan Jepang. Bentuk wajah yang sempurna. Mata yang tak begitu sipit, hidung yang mancung, alis yang sedikit tebal dan tertata rapi , bahkan bibir nya yang merah alami, rambut yang sedikit ikal.
Maya bahkan bisa melihat bentuk tubuh G yang proporsional karena G tak memakai baju saat itu.
"Tampan .. Bagus juga badan nya." bisik Maya
Maya pun berjalan mendekati G yang masih terbaring pulas . Maya menundukkan tubuhnya dan memanggil lembut nama G di telinganya.
" G...G... sudah pagi... bangunlah.." bisik lembut Maya
Betapa kagetnya Maya ketika G memeluk pinggang nya . Pelukan itu membuat Maya jatuh terbaring di bawah tubuh G.
"AHHH... " Jerit Maya kaget.
"ACHAHH...." teriak Maya kencang di telinga G
G pun terbangun karena jeritan Maya. Betapa kagetnya G karena mendapati Maya yang terbaring dibawah tubuh nya .Apalagi saat itu G tak mengenakan pakaian..
"Ya...apa yang kau lakukan...??" tanya G heran
" Mengapa kau ada di kamar ku ...?dan juga... kenapa bisa tidur disini bersamaku...?"
" Apa kau tak salah ... ?" jawab Maya
" Apa.... ??? " tanya G heran
"Seharusnya aku yang bertanya...Apa yang kau lakukan..?"
" Seenaknya saja kau memelukku..." kata maya kesal.
G masih merasa bingung ,dia berpikir bukan kah tadi semua itu mimpi. Maya yang melihat G masih melamun dan tak juga melepaskan Maya dari pelukannya akhirnya mencubit lengan G.
"AHhh... sakit... kenapa kau mencubit ku"
" Agar kau tersadar dari mimpi mu dan melepaskan pelukan mu ..!!"
G baru sadar kalo dia masih memeluk Maya. G pun perlahan melepaskan pelukannya.
__ADS_1
" Maaf... " kata G sambil melepaskan pelukannya
Maya segera berdiri. Tapi G kembali menarik tangan Maya dan memeluk nya lagi..
" G ...apa yang kau lakukan.. lepas kan...kau tak pakai baju lagi...sana... lepas kan aku"
" Biar ... siapa suruh menganggu waktu tidur ku....kau itu seperti Nyamuk.." ledek G
" Kau yang seperti Kucing ...hobi mu hanya tidur...jam berapa ini ... bangun..mandi ..aku sudah menyiapkan sarapan untuk mu.." kata Maya.
" Benarkah.... ?" kata G
Maya hanya menganggukkan kepalanya
"Baiklah..tapi kau cium aku dulu." pinta G sambil menunjuk pipinya
" Tidak mau ...." jawab Maya kesal
" Ya sudah aku tak kan melepaskan pelukan ku..." kata G sambil mengeratkan pelukannya
"Oke...oke ..tapi lepaskan pelukan mu dulu ..dan tutup matamu.. aku malu.." rayu Maya.
" Baik..." Jawab G singkat sambil melepaskan pelukannya dan menutup kedua matanya.
seketika itu juga Maya bergerak.. berlari menuju pintu.
"WOOOO.... KUCING.. pagi-pagi sudah minta cium...weekkkk..." ledek maya sambil menjulurkan lidahnya.
"Awas kau ya ...Nyamuk....!!" Jawab G tersenyum.
Pagi yang indah G tak pernah menyangka kalau dia sampai bisa berbuat seperti itu. G hanya membalas apa yang Maya lakukan tadi malam. G tersenyum sendiri membayangkan yang baru saja terjadi. tapi lamunannya tersadar oleh bunyi telepon.
KRING ..KRING...KRINGGG..
"Halo boss... " sapa Leo.
"Leo... ada apa ?? kenapa kau menghubungi ku lewat telepon rumah..??.. pagi - pagi kau sudah menggangu kesenangan ku saja...?" jawab G
"Maaf bos..aku sudah menghubungi hp mu tapi tidak juga kau angkat bos..... kalo hal ini tak mendesak aku tak kan berani mengganggu mu bos..."
" Jadi ....ada apa katakan jangan bertele-tele."
" Oke bos ,... hari ini bos ada rapat direksi dengan para investor asing yang baru ingin bergabung dengan perusahaan kita bos.."
"Jam berapa..?" tanya G
" Jam 10 bos.....bos.... kalo saya boleh tanya kesenangan apa yang saya ganggu tadi bos?" tanya Leo penasaran.
" Bukan urusan mu...." jawab G singkat dan mematikan panggilan tersebut.
KLUK..
__ADS_1
G pun melihat jam dinding yang ada di kamar tidur nya . G segera menuju kamar mandi dan bersiap untuk ke kantor.