G..ya

G..ya
amarah


__ADS_3

" Apa...?" jawab G kesal begitu tau bahwa Leo yang menghubungi nya.


" Maaf bos...apa aku mengganggumu?... tapi ini penting... sangat penting bos.." jelas Leo


" Katakan..."


" Keyko.... dia ...dia ada di ruangan mu bos.." jawab Leo takut.


" Apa.... bagaimana bisa...?? aku akan buat perhitungan padamu Leo..." Kata G


Maya yang mendengar percakapan itu sedikit penasaran dengan apa yang terjadi. G tampak kesal , ia tak habis pikir bagaimana wanita gila itu bisa seenaknya masuk ke dalam ruangannya.


" Ada apa....?"


" Gya... kau percaya padaku kan..?? jangan marah dan tersinggung dengan apa yang kau lihat dan dengar nanti setibanya di kantor.." pinta G


" Baiklah... " Maya hanya bisa tersenyum meski dia bingung dengan apa yang G katakan pada nya.


Mereka pun melanjutkan perjalanan menuju perusahaan G. Dari jauh Leo sudah menunggu kedatangan bosnya . Leo sudah siap dengan segala konsekwensinya.


G memarkirkan mobilnya di lobi depan perusahaannya. G turun dan berjalan menuju pintu mobil lainnya untuk membukakan pintu mobil untuk Maya.


" Gya....kau ingat yang kukatakan bukan..?" bisik G lembut


Maya menjawabnya dengan menganggukkan kepalanya. Maya pun berjalan bersama G menuju ruang kerja G. Seluruh karyawan Ryu Gin terpana dengan kecantikan Maya. Mereka tak menyangka bahwa bos nya yang terkenal dingin dan tak pernah sekalipun dekat dengan wanita kini berjalan dan merangkul wanita cantik .


Mereka bahkan bisa melihat bagaimana Ryu Gin sangat lembut dan hangat terhadap wanita itu.


" Siapa wanita yang bersama bos..??" kata salah satu karyawan


" Mungkin kekasih nya.."


" Mana mungkin...? Bukan kah kekasih bos ada di ruangan nya sekarang...?"


Leo yang mendengar bisikan para karyawan itu mendekati mereka


" Apa yang kalian bicarakan..?apa kalian sudah bosan bekerja di perusahaan ini...?" tanya Leo


" Maaf tuan...kami tidak akan mengulanginya lagi tuan ... maaf kami... jangan pecat kami.." bujuk kedua karyawan tersebut.


G dan Maya yang melihat kejadian itu mendekati Leo untuk mencari tau apa yang terjadi.


" Ada apa ini...?"


" Biasa bos... mereka lebih suka bergosip dari pada bekerja.....?"


" Lalu .... apa yang kau tunggu...pecat mereka...kita tidak butuh karyawan seperti mereka.. ." Perintah G tegas


" G...beri mereka kesempatan....demi aku.. please..." rayu Maya


"Baik... hanya demi kamu.."

__ADS_1


" Kalian dengar itu... kalian harus berterima padanya..."kata Leo


" Terimakasih nona..." kata kedua karyawan tersebut.


Maya pun tersenyum pada mereka dan Melanjutkan kembali berjalan menuju lift ke lantai empat dimana ruangan G berada.


" Gya .... kau memang luar biasa... bisa mengendalikan naga dingin itu.." bisik Leo pada Maya.


" Leo....kau masih ingin hidup bukan...?" tanya G


" Baik bos..." jawab Leo


TING.


Pintu lift terbuka , Maya bisa melihat ruangan yang cukup luas dan ada beberapa bagian yang terbagi-bagi menjadi beberapa ruangan.


Cat tembok berwarna putih dan bersih. Beberapa tanaman hias dan bunga menghiasi pojok-pojok ruangan.


Mereka menuju ruangan G yang berada sedikit lebih besar daripada ruangan yang lain . Ada meja dekat ruangan itu. Erin ....


Maya mengenali wajah nya.


" Hai Erin... bagaimana kabarmu...?"sapa Maya


" Baik Gya... senang bertemu dengan lagi... mungkin aku akan merepotkan mu kelak..."


" Aku dengar kau akan segera menikah... selamat ya..." kata Maya sambil mengulurkan tangannya.


" Erin.... kau sudah bekerja dengan ku berapa lama..? mengapa kau bisa melakukan kesalahan seperti ini..?" tanya G


" Maaf kan saya tuan..." jawab Erin tertunduk.


" Apa dia masih di dalam...?"


" Iya tuan... meski tuan Leo sudah mengusirnya tadi..."


" Baiklah... sebaiknya kau ambil cuti mulai hari ini..."


" Tapi ....tuan..."


" Jangan membuat ku merubah keputusan yang sudah ku ambil....kau pasti akan menyesal nantinya..." jelas G


" Baiklah tuan.., sekali lagi saya minta maaf.." Erin pun berlalu dan terisak.


Maya yang melihat nya tak bisa berbuat apa-apa. Maya sudah janji percaya dengan semua yang dilakukan oleh G. Maya yakin pasti ada alasan kenapa G melakukan semua itu.


" Gya....ingat.....aku hanya mencintai mu..." G mencium kening Maya


Leo hanya bisa terbengong-bengong melihat bosnya melakukan itu." Sumpah...itu beneran Ryu Gin ...Gya...kamu memang wanita hebat ... " bisik leo dalam hati


KLEK...

__ADS_1


G membuka pintu ruangan nya. G melihat Keyko duduk di kursinya. Betapa kesalnya G saat itu , jika bukan karena Keyko adalah teman kecil nya dulu sudah lama G menghancurkan nya seperti gadis-gadis yang lain.


" Apa yang kau lakukan...?"


" Ryu...apa kabar mu..?" sapa Keyko sambil mencoba mencium pipi G.


" Baik...." G menghindari ciuman Keyko


" Kau masih saja tak berubah...masih sedingin dulu terhadap ku...tapi tak apa selama kau tak ada yang memiliki....jika tidak ... kau tahu apa yang akan terjadi.." jelas Keyko sambil tersenyum licik kepada Maya.


Keyko melihat sejak Ryu Gin datang. Pandangan mata Ryu Gin tak lepas dari Maya.


Keyko berjalan mendekati Maya tapi terhenti karena ada G di hadapan nya.


" Siapa dia...?? mainan baru mu Ryu...? atau sekedar teman tidur mu.,.? "


" Jaga bicaramu..." teriak Leo


" Wah.... Leo.... kenapa kau marah....apa dia salah satu koleksi mu yang baru...? seleramu begitu rendah..." Keyko menatap jijik pada Maya.


" Cukup....denger...kau pikir aku akan diam saja kau menghina nya... ??? kau tak ada apa-apa nya di bandingkan dengan nya..." jelas G


Maya masih terdiam , dia sedang mencerna semua yang terjadi . " Siapa wanita ini..? mengapa G dan Leo seperti mengenal nya..?


" Baiklah... biarkan aku melihat dengan jelas wajah wanita murah itu...!!" Keyko mencoba mendekati Maya


" Leo .... lepaskan...aku hanya ingin melihat wanita murah itu...!" pinta Keyko karena Leo memegang tangan nya


Maya yang berdiam diri di belakang G kini berjalan kearah Keyko. Maya mendekati Keyko meski G sudah mencoba menahannya.


" Perkenalan nama saya ....Gya Mizuki.. " sapa Maya tersenyum dan mengulurkan tangannya kepada Keyko.


" ACHHH.... " teriak Maya ketika Keyko mendaratkan tamparan yang cukup keras ke wajah Maya.


G tak sempat untuk menepis nya


" Kau.... dasar wanita murahan... memang kau pikir aku bisa tertipu dengan wajah manis mu itu... akan ku buat kau menderita karena berada di dekat Ryu Gin ku..." teriak Keyko yang kali ini di pegang kuat oleh Leo.


G mendekati Maya dan melihat tanda merah yang di timbulkan oleh tamparan Keyko. Darah G seakan mendidih. G tak tahan jika melihat Maya terluka.


" Gya....kau tak apa...?" tanya G sambil melihat pipi Maya


" Tidak apa-apa.... kau tak usah khawatir..." jawab Maya tersenyum.


G berjalan mendekati Keyko.


" Kau pikir bisa begitu saja kau lepas dari hukuman mu karena telah berani menyentuh Gya...?? "


" Leo kau urus dia .... jangan buat aku kecewa kali ini..." perintah G dengan aura membunuh nya


" Baik...bos.."

__ADS_1


__ADS_2