
Bagas, Nayya dan mama Rara sudah sampai dirumah oma dan opanya Bagas. Mereka pun segera turun dari mobil dan masuk kedalam rumah.
Tingggg Tunggggg
(Suara Bel rumah berbunyi)
Seorang wanita yang sudah tak muda lagi, namun masih tetap terlihat cantik diusianya.
"Assalamualaikum oma" Ucap Bagas yang langsung memeluk Oma cantiknya
"Wa'alaikumsalam. Bagassss... kapan kamu balik ke Indo nak?" ucap Oma sembari mengusap punggung cucunya
"Semalem baru sampe oma, Oh iya kemana opa??" Tanya Bagas melepas pelukannnya
"Ada di halaman belakang lagi nanem bunga" Ucap oma
"Oma, ini istrinya Bagas Oma, si Nayya... Cantik kan Oma?" Ucap Bagas
"Oma" Sapa Nayya dengan bersalaman dan mencium tangan omanya Aa' Bagas
"Cantik" Ucap Oma singkat. Rara menyapa mertuanya dan membawakan oleh-oleh dari Jerman.
Oma pun mengajak semuanya untuk masuk kedalam dan menemui Opa yang ada di halaman belakang. Sampainya di halaman belakang, mereka melihat Opa yang tengah merapikan tanah di pot bunga.
"Opa... lagi ngapainn?" Tanya Bagas
"Loh Bagas! udah pulang kamu?!" Ucap Opa yang langsung mencuci tangannya dan kemudian ikur bergabung dengan mereka. Bagas dan Nayya menyapa opa Bagas dan kemudian mereka ngobrol bersama. Ternyata Oma dan Opa Aa' Bagas itu seru, meskipun mereka sudah tak muda lagi, namun terlihat begitu mesra. Tak segan mereka menceritakan masa muda mereka yang dari dulu sampai sekarang mereka tetap menjaga keharmonisan keluarga.
Tanpa terasa waktu terus berjalan, setelah mengobrol beberapa jam, kemudian dilanjutkan makan bersama, sholat bersama, Bagas, Nayya dan Mama Rara pamit pulang saat pukul 14.00. Bagas dan Nayya berjanji selama mereka masih di Indonesia, mereka akan sering-sering main kerumah oma dan opanya.
__ADS_1
Sampainya dirumah, ternyata Vino dan Sibungsu sudah dirumah. Mereka tengah bermain Game diruang keluarga. Mama Rara marah karena mereka merasa leluasa bermain game saat orang-orang tidak ada dirumah. Dengan cepat kedua anak itu pun berlari ke kamar untuk menghindari amukan mamanya. Sementara Bagas mengajak Nayya untuk Istirahat dikamar Bagas
***
Malam harinya....
Nayya dan Bagas baru turun dari kamar dan menuju meja makan. Saat mereka baru sampai di bawah, terdengar bel rumah berbunyi.
Ting Tung
Bagas bergegas membuka pintu rumah
Ceteekkkk
"Loh Bagas" Ucap Seorang gadis dari luar
"Lisaa" Ucap Bagas
Nayya yang melihat gadis itu pun teringat kembali saat pesta pernikahannya dan Aa' Bagas.
"Dia.... Bukannya dia gadis yang marah saat di pelaminan itu??" Batin Nayya yang masih bengong.
" Hallo tan, ini aku disuruh mama buat anterin kue. Tadi mama buat kue banyak katanya" Ucap Lisa yang sama sekali tidak menganggap kehadiran Nayya
"Makasih ya lisa, sampaikan juga untuk mamamu" ucap Rara
"Iya tan. Oh iya, kapan pacar kecilku itu sampe dirumah?? Dia jahat bener sih tan?" Ucap Lisa tanpa dosa
Deg!
__ADS_1
Waktu bersamaan, jantung Nayya seakan diremas saat mendengar ucapan lisa yang menyebutkan 'pacar kecil?' . Bagas yang tau pasti istrinya itu akan cemburu dengan ucapan Lisa, Bagas langsung mendekat kearah Nayya dan memeluk pinggangnya.
"Jangan cemburu. Dia hanya teman masa kecil Aa'. Percayalah hati Aa' cuma ada Nayya" Ucap Bagas berbisik di telinga Nayya.
Kemudian Bagas mengajak Nayya untuk duduk didekatnya. Lisa pun merasa kesal melihat Bagas yang mengacuhkannya. Apa lagi melihat Nayya disamping Bagas, Rasanya Lisa ingin sekali membuang Nayya dalam hidup Bagas dan menggantikannya dengan dirinya. Lisa memang memiliki perasaan mendalam kepada Bagas namun Bagas hanya menganggapnya sebagai teman.
Bagas mengajak Nayya untuk duduk di meja makan. Mereka bedua seakan tak menganggap kehadiran Lisaa yang ikut duduk di samping Bagas. Nayya begitu kesal melihat Lisa duduk di sebelah Bagas, ia pun bersikap begitu manja dan perhatian kepada suaminya.
"Aa' mau makan apa??" Tanya Nayya dengan suara manjanya
"Ayam goreng sama capcay aja yank" Ucap Bagas
Nayya langsung mengambilkan Nasi, ayam goreng kemudian capcay dan memberikannya kepada Bagas
"Mau cicip punya Aa' boleh?" tanya Nayya
"Boleh" Ucap Bagas yang langsung menyuapi Nayya
"Emm enakk yahh, makan dari tangan suami" Ucap Nayya gemas. Papa dan mama pun ingin sekali tertawa namun ditahannya. Apalagi melihat wajah lisa yang jadi merah padam
"Tante! Lisa pulang ya. Besok Lisa kesini lagi" Ucap Lisa yang langsung beranjak dari tempat duduknya dengan kesal.
"Hati-hati" ucap Rara
Lisa pun pergi meninggalkan rumah Bagas dengan perasaan kesal. Dalam hatinya ia tidak rela melihat Bagas bersama Nayya.
.
.
__ADS_1
.
.