
Pesawat sudah landing di bandara malam itu... Kemudian Bagas dan Nayya segera turun dari pesawat lalu mengambil kopernya dan pulang menuju apartemnt Bagas. Begitu juga Dion yang langsung pulang menuju apartementnya
Begitu Bagas dan Nayya akan masuk kedalam unitnya, pintu Lift terbuka
Ting
Seorang pria dengan menarik kopernya baru keluar dari lift dan pria itu adalah
"Dion!" Ucap Bagas
"Hallo Nay, ternyata kamu tinggal disini juga ya?" Ucap Dion tanpa membalas Bagas
"Emm iya" Ucap Nayya
"Udah Nay, gak usah tanggepin dia!" Ucap Bagas yang langsung menuntun Nayya untuk masuk kedalam.
Dion tersenyum kecut melihat Bagas yang begitu posesife terhadap istrinya
"Menarik!! aku bakal buat kamu cemburu habis-habisan!!" Ucap Dion yang kemudian masuk ke unitnya yang bersebelahan dengan unit Bagas.
**
Nayya memperhatikan setiap sudut unit apartement Suaminya yang begitu terlihat elegan dan rapi. Ini adalah pertama kali Nayya masuk kedalam, pernah sekali waktu bersama kak Kevin namun Nayya hanya menunggu di luar.
"Kenapa masih bengong disitu Ay? cepet ganti baju, terus kita istirahat" Ucap Bagas
"Iya A'" Ucap Nayya yang kemudian segera mengambil piyama tidur dan menggantinya di kamar mandi.
Beberapa saat kemudian Nayya keluar dari kamar mandi dan melihat A' Bagas yang sudah merebahkan dirinya di atas ranjang. Kemudian Nayya ikut berbaring di sampingnya.
Bagas mendekat ke arah Nayya lalu memeluknya
"A'.... Nay boleh nanya?" Ucap Nayya
"Boleh sayang. Mau tanya apa?" ucap Bagas
__ADS_1
"Aa' ada hubungan apa sih sama Dokter Dion?? kelihatannya rumit banget?" Ucap Nayya sembari membelai lembut dada bidang suaminya
"Bisa gak kita gak bicarain itu?" Ucap Bagas yang terlihat malas untuk membahasnya
"Emm ya udah kalau gak mau cerita gak papa. Nay gak maksa kok" Ucap Nayya yang kemudian menenggelamkan wajahnya didalam pelukan Bagas
"Pasti Aa' Akan ceritakan semua, tapi gak sekarang yah. Kita istirahat aja, pasti kamu juga capek setelah perjalanan panjang kita" Ucap Bagas kemudian ia mengecup kening Nayya.
Mereka pun tertidur dan menyelami alam mimpi bersama.........
**
Pagi menjelang.....
Nayya berjalan ke dapur dan melihat isi kulkas ternyata kosong, hanya ada air dingin. Kemudian Bagas memeluk Nayya dari belakang
"Cari apa yank?" ucap Bagas
"Eh Aa', tadi rencananya Nay mau masak. Tapi pas lihat kulkas ternyata kosong hehe" Ucap Nayya
"Boleh A'" ucap Nayya
Kemudian Bagas melepas pelukannya dan Nayya bersiap untuk mencari sarapan diluar. Begitu mereka membuka pintu, terlihat Dion yang sudah berdiri di depan pintu dengan membawa 3 bungkus makanaan dan akan menekan bel unit Bagas
"Dokter Dion" Ucap Nayya
"Pagi Nay,,, mau cari sarapan ya?? ini aku bawain makanan buat kita sarapan" ucap Dion begitu ramah
"Makan aja sendiri! kami mau makan di luar aja!" sahut Bagas
"Nay, aku udah beli sarapan banyak loh, sayang kalau gak di makan. Mubazir nanti" ucap Dion
"Emmm gimana ya dok,," Ucap Nayya gak enak
"Ayolah Nay,, banyak banget ini. Gak habis kalau aku sendiri yang makan" Ucap Dion memohon
__ADS_1
"A',,,,,," Ucap Nayya belum selesai
"Ya sudah kita sarapan didalem" ucap Bagas ketus.
Kemudian Dokter Dion pasuk ke unit Bagas dan mereka menikmati sarapan pagi bertiga.
Sungguh rasanya Bagas sangat terganggu dengan kehadiran Dion. Tapi ya sudahlah apa boleh buat terpaksa Bagas membolehkan Dion mengganggu mood paginya kali ini. Sementara Nayya seperti berada di antara 2 pria yang tengah perang dingin saat ini.
Setelah selesai sarapan Bagas mengusir Dion untuk segera keluar dari apartemnetnya.
"Udah selesai kan?! cepet pulang sono!" ucap Bagas
"Dih!! kenapa kamu yang jadi cacing kepanasan ngusir aku?! Nayya aja belum ngusir aku kok!" Ucap Dion ketus
Nayya menatap kearah Bagas yang sudah meradang
"Emm dokter Dion sebaiknya pulang deh, kayaknya suami aku udah mau makan orang" Ucap Nayya asal
"Haha baiklah Nay, karena Nayya cantik yang memintaku pulang, maka aku akan pulang sekarang. Kalau suamimu marah, kamu dateng aja ke kamarku Nay" Ucap Dion menggoda Nayya
"D.I.O.N!!!!!!" Sarkas Bagas penuh amarah
Dion pun langsung ngacir keluar dari unit apartemnt Bagas dengan tertawa keras. Dion begitu senang membuat Bagas marah seperti itu.
"Ay! Aa' minta kamu jangan berteman dengan Dion! Aa' gak suka!" ucap Bagas
"Sepertinya dia Baik loh A'" ucap Nayya
"Kamu gak kenal Dion Ay, jangan menyimpulkan sesuatu sendiri" Ucap Bagas
"Hmmmm iya iyaaaaa suamiku yang cemburuaaannnnnnn. Udahh ah Nay mau beresin baju" Ucap Nayya yang langsung masuk kedalam kamar dan memasukkan pakaiannya ke lemari pakaian. Sementara Bagas lebih memilih berbaring di ranjang sembari mengecek email masuk.
.
.
__ADS_1
.