Gadis Preman Kampus

Gadis Preman Kampus
MAYA


__ADS_3

Hari berikutnya.....


Pagi itu Bagas dan Nayya sudah bersiap-siap untuk pergi. Bagas akan ke kantor sementara Nayya akan pergi ke kampus. Tak lupa mereka pun menghabiskan sarapan pagi mereka, semangkuk sereal gandum dengan susu dan tak lupa buah-buahan. Setelah selesai sarapan Nayya membereskan meja makan.


"Yank, nanti aku pulangnya agak sore, karena papa ngajakin rapat sama kevin. Kamu pulang kuliah kerumah mama dulu ya" Ucap Bagas sembari memasang sepatu di samping Nayya


"Langsung pulang kesini aja A', kan jadinya muter kalau kerumah mama" Ucap Nayya dengan menatap Bagas


Bagas langsung menatap Nayya tajam


"Kalau Aa' bilang kerumah mama dulu ya kerumah mama yank! Nanti Aa' jemput kamu. Aa' gak mau yahh kamu disini sendirian! apalagi Dion ada di unit sebelah! bisa-bisa kamu digaet sama Dion sialan itu!" ucap Bagas ketus


"Ya udah deh terserah Aa'. Nanti Nay naik taxi aja kerumah mama" Ucap Nayya yang langsung tegak.


"Gak boleh! Nayya nanti di jemput sama supir papa. Pokoknya Nay gak boleh sendirian. Paham?!" ucap Bagas menahan Nayya


"Ya Allah..... posessife bangetttt sihhhh suami aku ini!!!, apa-apa gak boleh, ini gak boleh itu gak bo....


.. hmmppphh" Bagas sudah menutup mulut Nayya dengan kecupan hangat pagi itu. Kemudian mereka pun terduduk di sofa dan sesaat menikmati moment romantis mereka. Lalu bagas melepaskan Nayya


"Udah... jangan banyak omong. Yang jelas, Aa' gak mau kamu kenapa-napa. Terserah kamu mau bilang Aa' posessife atau apalah, yang pasti Aa' gak mau kehilangan Nayya untuk kedua kali" Ucap Bagas parau


Nayya berkedip cepat mencerna ucapan suaminya, dan bagas malah terkekeh


"Kamu itu lucu banget sih yank, gemesin tau!" Ucap bagas


CUP


CUP

__ADS_1


CUP


Beberapa kali Bagas kembali mengecupi wajah Nayya, bahkan lipstik peach matte Nayya pun sudah memudar dan hijabnya juga sudah berantakan karena ulah Bagas pagi ini.


Kemudian Bagas bangkit dan menarik tangan Nayya perlahan hingga mereka sudah berdiri sejajar.


"Ayo kita berangkat" Ucap bagas enteng


"Nanti dulu A', Aa' gak lihat penampilan Nayya berantakan kayak gini??" Ucap Nayya kesal


"Emmmm ah sedikit,,, palingan cuma jilbabnya aja yang sedikit miring, dan listik kamu yang udah ilang hahah" Ucap Bagas sembari membenarkan jilbab Nayya.


Bluussshhhhhhh


Pipi Nayya langsung merona seketika saat Bagas membenarkan hijabnya dan dilihatnya senyum manis Bagas yang selalu membuatnya mabuk.


"Nah udah selesai... yuk kita berangkat" Ucap Bagas menggandeng Nayya dan mengajaknya keluar.


"Pagi Nayyaaa" sapa Dion


Nayya hanya membalas senyum datar, Dion melihat wajah Nayya sedikit berantakan,


"Pasti ini ulah suaminya!" Batin Dion terkekeh.


"Gak usah sok-sok manis di depan istriku!!" Jauh-jauh sana!" Ucap Bagas mendorong Dion menjauh


"Dih, aku gak nyapa kamu tapi nyapa Nayya! Sirik aja!" Ucap Dion.


"Kamu itu gak berubah ya Di!! Selalu jadi penganggu!!" Sarkas Bagas

__ADS_1


"Hah! Bukannya kamu yang dulu selalu ganggu hubungan aku sama Maya!" Sarkas Dion yang tak kalah keras


Deg!


"Maya?" Batin Nayya


"Tutup mulutmu ya Di!! Sudah berapa kali aku katakan! aku gak ada hubungan apa-apa dengan Maya! Lagian kamu sendiri yang main api di belakang Maya!" ucap Bagas dengan luapan emosi


Ting!


Lift terbuka.....


Ketiganya pun keluar dari lift dan hanya saling terdiam. Bagas menarik Nayya dan mengajaknya masuk kedalam mobil. Sementara Dion yang juga kesal masuk kedalam taxi yang sudah di pesannya sebelumnya.


Sepanjang perjalanan Nayya hanya diam dan tidak berani bicara apapun melihat Bagas yang saat marah begitu menakutkan baginya. Padahal hati dan pikiran Nayya begitu tidak tenang, dan terngiang-ngiang nama perempuan yang di sebutkan Bagas dan Dion tadi 'MAYA'.


Begitu sampai di kampus, Nayya langsung turun dari mobil,


"Ingat ya yank, Nanti pulang kuliah langsung kerumah mama. Jangan pulang ke apartemnt sendiri!" ucap Bagas mengingatkan


"Iya A', hati-hati nyetirnya" Jawab Nayya sendu


"Iyahh" Ucap Bagas yang langsung melipir meninggalkan kampus.


Nayya pun berjalan gontai dengan pikiran kemana-mana. Rasanya lidahnya sudah gatal ingin bertanya kepada A' Bagas, siapa sih Maya itu?? apa hubungannya dengan A' Bagas, Maya dan juga Dokter Dion??. Pertanyaan itu terus berputar-putar di kepala Nayya dan membuatnya malah tidak fokus saat dosen menerangkan materi kuliah. Sungguh merusak Mood belajar si MAYA itu!!!!.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2