
Nayya membuka perlahan matanya, diedarkan kesekeliling pandangannya tempat itu begitu asing dan menakutkan. Kondisi sepi dan tampak remang-remang. Nayya pun berusaha melepas ikatan tali di tangannya yang terikat di belakang kursi yang diduduki.
Tak lama suara kaki melangkah terdengar samar-samar mendekat. Nayya pun langsung berpura-pura pingsan kembali, ada 3 orang pria bertubuh besar mendekati Nayya.
"Siram dia!" Ucap seorang pria yang sudah ketua mereka.
Byuuuurrrrrrrrr
Anak buah pria itu pun mengguyur Nayya dengan seember air dan membuat Nayya membuka matanya.
"Kau sudah bangun rupanya!" Ucap pria itu
"Siapa kalian!" Sarkas Nayya
"Kau tidak perlu tau siapa kami, kami akan membuatmu menderita!" Ucap pria itu lagi
Nayya terus berusaha melepas ikatan tali ditangannya diam-diam. Perlahan tapi pasti, Nayya berhasil melepas ikatan talinya
"Boss, kita apakan wanita ini??" ucap salah satu anak buah
"Terserah kalian mau apakan!! kalian nikmati bergantian juga boleh!! lumayan kan dapet bule!" Ucap Boss itu. Kemudian boss mereka pun beranjak meninggalkan Nayya dan 2 anak buahnya.
"Neng bule, mending kita senang-senang yukk. Abang berdua akan memuaskan neng bule" Ucap salah seorang dari pria itu. Nayya pun menatap keduanya dengan tatapan tajam dan siap membunuh. Saat salah satu mendekat kepada Nayya, dengan gerakan cepat Nayya pun menendang 'miliknya' dengan begitu keras.
"Aaaarrrggghhhhhhh!!!! Jerit pria itu dengan kesakitan di bagian 'miliknya'. Jeritan pun menggema di ruangan itu membuat si Boss langsung masuk kedalam.
"Kurang Ajar!! ucap temannya yang langsung menampar Nayya hingga membuat wajah nayya memerah dan berhasil merobek ujung bibir Nayya lalu mengeluarkan darah segar.
Nayya pun langsung berdiri dan siap untuk menghajar mereka.
__ADS_1
"Ada apa ini?!" Tanya si Boss
"Dia menendang 'punya wawan' Boss" Ucap temannya wawan
"Berani-beraninya kau melawan! Kita ringkus dia!!" Ucap si Boss.
Kedua pria bertubuh besar itu pun menyerang Nayya dengan bergantian. Nayya pun mengerahkan seluruh tenaganya untuk menghajar penculik itu, sementara yang satunya tadi masih kesakitan sendiri.
"Hiaaa" Teriak Nayya yang lansung memukul si Boss namun di tangkisnya, kemudian Nayya menendang siboss penculik itu tepat di perutnya dengan kaki kanannya, dan Siboss pun sampai terjatuh di lantai.
Selanjutnya Nayya pun menghajar anak buahnya yang tersisa, tak menunggu lama anak buahnya pun tumbang karena pukulan dan tendangan Nayya . Setelah berhasil melumpuhkan semua penculik itu, Nayya berlari keluar dari tempat itu ntah kemana tujuannya, dia pun tidak tau sama sekali.
**
Bagas baru sampai di toko buku berkah, disana ia bertemu dengan Vino dan juga satpam . Bagas langsung turun dari mobilnya
"Kejadiannya gimana yang terekam di CCTV?" Tanya Bagas
Vino dan pak satpam pun menjelaskan rentetan kejadiannya kepada Bagas.
"Berarti kita harus mencari anak kecil itu dulu. Baru kita bisa mendapatkan info lebih lanjutnya" ucap Bagas
"Saya pernah melihat anak itu pulang tak jauh dari toko ini mas. Ada perkampungan sedikit kumuh, mari saya antar kesana" ucap pak Satpam
Tanpa membuang waktu, mereka pun segera menuju tempat anak kecil yang di lihat Nayya sebelum ia diculik. Bagas semakin khawatir dengan keselamatam istrinya.
Sampainya mereka di suatu perkampungan kecil yang cukup kumuh, kemudian mereka turun dari mobil dan menyusuri jalan untuk mencari keberadaan anak kecil itu. Tampak orang-orang disana heran melihat kedatangan orang baru yang sepertinya orang kaya.
"Mau cari siapa pak??" Tanya seorang ibu-ibu
__ADS_1
"Apa ibu tau, seorang anak laki-laki, kecil, kurus, rambutnya sedikit ikal dan sering mencari barang bekas di toko buku berkah yang di pinggir jalan bu??" Tanya pak satpam
"Haris yah?? memangnya kenapa pak dengan anak itu??" Tanya ibu itu lagi yang nampak ketakutan
"Begini bu, istri saya di culik dan saat itu anak itu yang berada di dekat istri saya. Karena sepertinya, awal kejadian, istri saya mau mendekat ke arah anak itu" Ucap Bagas
"Ohh begitu, mari saya tunjukkan rumah anak itu" Ucap ibu itu yang langsung mengajak Bagas dan yang lainnya. Begitu mereka sampai di depan rumah reyot hampir ambruk, disana seorang anak yang ada di rekaman CCTV itu tengah menumpuk barang-barang bekas didepan rumahnya
"Haris" Ucap ibu itu
Anak itu pun langsung menoleh dan ketika banyak orang melihatnya , ia begitu takut.
"Jangan takut dek, om cuma mau tanya, apa kamu tau orang yang menculik istri om?" Tanya Bagas
"S..saya gak tau om" Jawab anak itu terbata
"Tolong dek, kasihan istri om" Ucap Bagas memohon
"Dia di bawa sama orang om. Saya tidak tau siapa namanya, hanya saya inget nomer polisinya" Ucap anak itu
Setelah Haris memberi nomer plat polisi, Bagas pun segera meminta anak buah papanya untuk mencari tau identitas pemilik mobil itu. Sementara Bagas kembali ke jalan untuk mencari keberadaan Nayya.
.
.
.
.
__ADS_1