
Nayya dan A' Bagas sudah bersiap untuk berbelanja ke supermarket bersama. Kemudian mereka pun segera masuk kedalam mobil dan bergerak menuju salah satu supermarket terbesar di sana. Sepanjang perjalanan A' Bagas terus saja menggenggam tangan Nayya sembari menikmati lagu yang di aktifkan Nayya.
"I love you more...." Ucap Bagas kepada Nayya dengan kecupan hangat di tangan Nayya. Kemudian Nayya membalasnya dengan senyuman manis.
15 menit kemudian.....
Mereka pun tiba di Supermarket, lalu A' Bagas memarkirkan mobilnya. Kemudian mereka turun dari mobil dan langsung masuk kedalam. A' Bagas mengambil trolli dan mendorongnya, sementara Nayya bertugas memilih bahan makanan yang di butuhkan. Nayya dan A' Bagas berkeliling melewati setiap lorong dan mengambil beberapa barang.
"Kita ke ujung sana yuk A', ada sayur sama buah" Ucap Nayya
"Oke" Jawab Bagas yang langsung mendorong trolli mengikuti langkah istrinya.
Setelah selesai berbelanja Bagas dan Nayya mengantri di kasir. Tak lama giliran mereka dihitung belanjaannya. Satu persatu barang di hitung oleh petugas kasir.
Nampak disebuah Cafe tepatnya di seberang casir, Dion tengah menikmati makan siangnya bersama seorang wanita. Kemudian pandangannya tertuju pada sosok wanita canti dengan jilbab berwarna coklat susu tentu saja bersama suami posessifenya. Kemudian Dion mengajak temannya untuk menyapa Bagas dan Nayya yang baru selesai membayar belanjaannya.
"Hallo Nay, lagi belanja ya??" tanya Dion
"Dokter Dion" Ucap Nayya
"Kamu tuh kayak hantu aja!" Ucap Bagas kesal
"Nay, kenalin ini Tania temen aku" Ucap Dion yang tidak memperdulikan Bagas
Nayya pun berkenalan dengan Tania, kemudian Tania mengulurkan tangan kepada Bagas. Tentu saja Nayya tidak terima jika suaminya menyentuh gadis lain. Dengan Cepat Nayya menggeratkan genggaman tangannya kepada Bagas dengan sedikit meremasnya keras membuat Bagas menoleh ke arah Nayya dengan ringisan.
"My husband name is Bagas" Ucap Nayya mewakili Bagas untuk berkenalan.
"Ohh okey" jawab Tania yang merasa tidak enak kepada Nayya.
Hampir 10 menit Bagas dan Dion tidak bicara dan hanya Nayya dan Tania saja yang mengobrol, kemudian A' Bagas mengajak Nayya untuk pulang.
__ADS_1
Dion pun berbisik kepada Bagas
"Kalo kamu mau, kita bisa barter Tania buat kamu, Nayya buat aku!" Ucap Dion yang sukses membuat Bagas meradang.
"APA KAMU BILANG?!" ucap Bagas yang langsung mencengkram baju Dion dengan bogeman besar yang siap mendarat di wajah Dion.
Namun Dion hanya tersenyum kecut melihat kemarahan Bagas. Nayya terkaget melihat Bagas yang jadi semarah itu
"A' Bagas, apa yang Aa' lakukan??" Ucap Nayya yang berusaha menurunkan tangan suaminya.
Bagas pun tersadar sesaat
"Jangan sekali-kali kamu berfikir, aku akan menyerahkan Nayya sama pria psyco sepertimu! sampai mati pun gak akan pernah!" Ucap Bagas yang kemudian melepaskan Dion dan mengajak Nayya meninggalkan supermarket. Tania pun bingung melihat Dion yang tersenyum sendiri saat kepergian Bagas.
"Why Dion?" tanya Tania
"No problem, let's we go home" Ucap Dion mengajak Tania pulang kerumah.
Sampainya di apartement, Bagas dan Nayya membawa bahan makanan ke unit apartementnya. Begitu sampai di dalam, mereka menyusunnya di dalam kulkas dan di kitchen set.
"A', mau di bikinin es lemon tea gak?? biar hati adem" Ucap Nayya
"Boleh" Sahut Bagas.
Nayya pun segera membuatkan suaminya segelas es lemon tea dan membawakannya ke ruang tamu. Disana Bagas tengah berbaring dengan mata tertutup.
"A' ini esnya" Ucap Nayya meletakkan segelas es lemon tea di meja
Bagas terbangun dan duduk dengan benar,
"Makasih sayang" Ucap Bagas, yang kemudian ia mengambil segelas es dan meminumnya.
__ADS_1
Nayya ikut duduk di samping Bagas dan menyenderkan kepalanya di bahu kokok suaminya.
"Aa' Bagas masih gak mau cerita yah, soal Dion?? Nayya kok jadi gak tenang ya A', lihat Aa' tiap ketemu dia selalu saja berantem" Ucap Nayya
Bagas menoleh kearah Nayya kemudian menatapnya dengan penuh cinta.
"Ada syaratnya" Ucap Bagas
"Hah? syarat? kok pake syarat segala sih A'? Ucap Nayya yang langsung bersedekap dan menatap Bagas dengan tajam
"Hehe iya dong, di dunia ini gak ada yang gratis sayang" Ucap Bagas menggoda Nayya. Di tuilnya dagu Nayya yang membuatnya semakin cemburut.
"Apa syaratnya?" Tanya Nayya
"Emmm sedang Aa' Fikirkan, daripada ngomongin yang gak penting, lebih baik kita habiskan waktu kita berdua. Sini Aa' tiummm" Ucap Bagas yang tiba-tiba berubah mesum
"Setelah cium, mau apa?!" Tanya Nayya yang jadi ikutan mesum
"Bercumbu" Ucap Bagas yang langsung mendekatkan bibirnya kepada Nayya, namun lebih gesit Nayya yang sudah beranjak dari sofa dan akan berlari meninggalkan suaminya.
"Sholat Zuhur A'!" Ucap Nayya yang langsung berlari ke kamar mandi.
Bagas pun tersenyum geli melihat tingkah menggemaskan istrinya. Sesaat senyum itu luntur ketika mengingat ucapan Dion di supermarket tadi.
Lalu Bagas beranjak ke kamar mandi setelah Nayya selesai berwudhu. Kemudian mereka sholat Zuhur bersama.
.
.
.
__ADS_1
.