Gadis Preman Kampus

Gadis Preman Kampus
Sepenggal Cinta


__ADS_3

Nayya mengganti kompresan di kening suaminya, kemudian tak lama Bagas terbangun...


"A' Bagas udah sadar? Alhamdulillah" Ucap Nayya dengan mata berkaca-kaca.


"Kemu kenapa nangis Ay? aku gak papa kok. Baru bangun tidur aja" Ucap Bagas


"Bagung tidur?? Aa' tuh pingsan dari tadi, badan Aa' panas, perut Aa' kembung" Jelas Nayya


"Emng gitu yah?? perasaan Aa' tadi cuma tidur aja habis subuh. Maaf udah buat kamu khawatir" Ucap Bagas menyeka air mata Nayya


Nayya mengangguk perlahan dan menghapus air matanya yang tumpah. Kemudian Mama kirana masuk kedalam kamar mereka.


"Bagaa udah sadar Nay??" Tanya mama dengan membawakan segelas wedang jahe


"Udah ma barusan" Jawab Nayya


"Ini coba diminum dulu wedang jahenya biar masuk anginnya ilang" ucap Mama


"Baik ma" Jawab bagas yang langsung meminum wedang jahe buatan mama kirana.


"Nay, mama mau tanya. Kamu terakhir masa haid kapan?" Tanya mama


"Emm kapan ya ma, kalau gak salah seminggu setelah menikah ma. Memangnya ada apa ma??" Tanya Nayy begitu polosnya


"Kamu udah haid lagi??" Tanya mama


"Belum ma" jawab Nayya


"Prediksi mama kamu hamil deh Nay. Tapi coba kita cek dulu bener apa enggak. Cek pake ini" Ucap mamakirana dengan memberikan tespeck kepada Nayya


"Hamil?" Ucap Bagas dan Nayya bersama


Kemudian Nayya masuk kedalam kamar mandi. Beberapa saat kemudian Nayya keluar dari kamar mandi


"Bagaimana sayang??" Tanya Bagas antusias, mama pun jug harap-harap cemas


"Nayya gak berani lihatnya A', " Ucap Nayya yang kemudian memberikan tespeck itu kepada Bagas. Lalu Bagas pun berubah expressi dengan raut wajah gembira


"Positif sayang" Ucap Bagas yang langsung memeluk Nayya dengan perasaan bahagia. Nayya pun jadi terharu karena sebentar lagi mereka akan memiliki bayi. Begitu juga mama kirana yang nampak senang karena akan mendapatkan cucu kedua setelah bayi Katte nanti lahir.


"Alhamdulillah,,, mama ikut seneng dengernya" Ucap Mama. Kemudian mama keluar dari kamar mereka untuk memberi kabar kepada suami dan juga besannya soal berita bahagia ini.

__ADS_1


Bagas tak henti-hentinya menciumi perut Nayya yang meski masih terlihat datar seperti biasanya.


"Hallo jagoan,,, sehat-sehat terus ya sayang... papa akan terus jagain kamu dan juga mama. Ingett yahh jangan nyusahin mama" Ucap Bagas di atas perut Nayya. Nayya pun tersenyum bahagia melihat suaminya.


****


Siang itu,,, Bagas dan Nayya memutuskan untuk pulang ke apartement. Begitu sampai di apartement mereka bertemu dengan Dion yang akan pergi keluar. Seperti biasa Dion menyapa Nayya dengan ramah.


"Siang Nay,, baru pulang yah?" tanya Dion


"Iya! memangnya kenapa?! toh perginya sama suaminya!" Sahut Bagas


"Dihh! yang nanya situ siapa?? aku tuh nanya Nayya bukan kamu!" Gerutu Dion


"Udah ya Di! gak usah basa basi! mau mu sekarang apa hah!!" Ucap Bagas yang langsung nyolot


"Mau ku?? membuat kamu merasakan apa yang aku rasakan saat Kamu merebut Mayya dari aku!!" Ucap Dion


"Cih!! udah berulang kali aku katakan sama kamu!! Aku gak pernah merebut Mayya!! Mayya yang deketin aku!! Aku gak pernah nerima Maya karena masih memandang persahabatan kita!! dan juga aku tidak pernah mencintai Maya!!" Ucap Bagas dengan perasaan kesal.


Dion terdiam sesaat...


"Aku sudah tau semuanya!" Ucap Dion


"Yah! aku sudah tau semuanya! Maya yang mendekatimu dan kau menolaknya! kebenaran itu aku ketahui saat kau sudah pergi menjauh dari aku dan aku baru terbuka siapa sebenarnya sosok Maya" Ucap Dion


"Terus kenapa kamu masih saja menggangguku?!" Tanya Bagas


"Sengaja!" Ucap Dion terkekeh sendiri


"Sial!! kau hanya ingin membuatku cemburu!!" Ucap Bagas kesal karena di kerjai oleh Dion


"Sorry bro!! aku baru lihat kamu jadi bucin dengan seorang wanita!" Ucap Dion


DUG


Bagas melayangkan tinjuan yang mengenai Dion


"Aw!! kenapa kau pukul aku!!" Sarkas Dion


"Itu hukuman buat kamu yang udah berani dekati istriku!!!!" ucap Bagas

__ADS_1


"Cihh!!! Jadi kau memaafkan aku??" ucap Dion


"Ya! asal kamu gak deketi Nayyaku!" Ucap bagas merangkul Dion. Bagas dan Dion pun tertawa bersama.


Nayya gak nyangka, kedua pria dihadapannya itu begitu kekanakan!!. Padahal usia mereka sudah pada dewasa.


Setelah ketegangan sesaat, mereka pun akhirnya masuk ke unit Bagas. Tampak suasana berbeda saat ini, tidak ada lagi ketegangan tidak ada lagi perang dingin, hanya ada canda tawa ketiganya.


"Jadi Nayya lagi hamil??" ucap Dion kaget mendengar ucapan Bagas


"Yah betul!, sebentar lagi kami akan menjadi orang tua. Cepetan nikah biar cepet buat anak!" ucap bagas


"Belum ada yang cocok" Sahut Dion


"Bukan karena kamu gak bisa move on kan dari Maya! haha" ejek Bagas


"Udah kali!! udah kali. Emm kalau gak sama anak kalian aja nanti pas udah gede hahaha" Ucap Dion


"Enak aja!! gak akan aku bolehin sama kamu!! pasti kamu udah kakek-kakek!!" Ucap Bagas


"Hahahaha" Mereka pun kembali tertawa bersama...


**


Antara Cinta, benci dan persahabatan sangat erat kaitannya. Jangan terlalu cinta nanti akhirnya membenci, jangan terlalu membenci, nanti jadi cinta. Cinta juga bisa hadir dari persahabatan, dimana setiap hari bertemu dan akhirnya berlabuh.


Cerita ini hanya sepenggal cinta yang lahir dari rasa benci namun kebencian itu terkikir dan berubah menjadi cinta.


Terima kasih yang sudah setia membaca karya uni,, semoga bermanfaat dan jika ada kata yang kurang berkenan mohon dimaafkan hehe....


.


.


Akhirnya....


❤Si preman Kampus takluk cintanya oleh Playboy kampus❤


The End.......


***

__ADS_1


Mau extra part??


__ADS_2