
#Terima kasih atas dukungannya semoga karya author semakin berkembang dan bisa menghibur bagi para pembaca semua#
Lala sedang bermain dengan anaknya sambil mengajarinya bicara, tak lama kemudian Ibunya berkunjung, Lala menyambut Ibunya dengan senang hati, Bu Reni menggendong cucunya itu sambil mengajaknya bicara, Lala berjalan ke dapur sambil membawa oleh-oleh dari Ibunya, setelah Lala membuatkan minuman untuk Ibunya, ia kembali menghampiri sambil membawa minuman dan menaruhnya di atas meja.
''Suami kamu kemana La?'' Bu Reni bertanya kepada anaknya tentang Evan.
''Sudah berangkat ke toko Bu?'' balas Lala sambil tersenyum kepada Ibunya.
''Oh sudah mulai buka tokonya La?'' tanya Bu Reni lagi kepada anaknya sambil menggendong cucu kesayangannya itu.
''Sudah Bu, dari kemarin?'' jawab Lala kepada Ibunya, ''ini di minum dulu Bu?'' ucap Lala menyuruh Ibunya untuk minum.
''Iya nanti aja? Ibu masih kangen dengan cucuku ini?'' jawab Bu Reni lalu mencium cucunya itu.
__ADS_1
Mereka mengobrol sesekali Lala curhat kepada Ibunya, sedangkan Evan masih bercinta dengan Maya di dalam kamar, walaupun tokonya masih di buka tapi Evan tak memperdulikannya. tangan Evan terus mendorong jarinya maju mundur sambil bibir mereka saling membasahi.
Suara lirih dari Maya membuat Evan semakin bersemangat, tiba-tiba ada pembeli yang memanggil Evan, ''mas..mas..mau beli nih?'' ucap pembeli itu membuat kegiatan Evan yang semakin memanas terganggu.
''Sayang..ada pembeli tuh? aku akan menunggu di sini?'' Maya menyuruh Evan supaya cepat menghampiri pembeli itu.
Evan dengan berat hati beranjak dari atas tubuhnya Maya dan berjalan keluar menghampiri pembeli itu, ''maaf tadi habis ke belakang sebentar Bu?'' ucap Evan menyapa pembeli itu.
''Telor satu kilo sama berasnya lima kilo mas?'' ucap pembeli itu memberi tahu apa yang di belinya.
Evan segera menimbang telor yang di beli oleh Ibu tersebut, lalu menimbang beras, setelah selesai semua, Evan menyodorkan telor dan beras itu kepada Ibu itu, ''seratus lima puluh Bu? ucap Evan sambil memberikan belanjaan Ibu itu.
Ibu tersebut memberikan uang kepada Evan sambil menerima belanjaannya itu, ''ini uangnya''., Ibu itu berjalan meniggalkan toko itu, Evan dengan cepat kembali ke dalam kamar untuk bercinta dengan Maya.
__ADS_1
''Sudah pergi pembelinya sayang?'' ucap Maya yang melihat Evan merangkak di atas tubuhnya.
''Sudah sayang? ayo di lanjut lagi?'' jawab Evan sambil tersenyum dan mendekatkan bibirnya kembali dengan bibir manis milik Maya itu.
Mereka berdua melanjutkan aksinya yang tertunda tadi gara-gara ada pembeli yang datang, sedangkan di dalam toko pakaian milik Tante Fany, Desi sedang mengemas barang yang akan diambil oleh pelanggan, ''akhirnya selesai juga?'' gumam Desi lirih lalu berjalan ke depan dan memberikan barang tersebut kepada pelanggan toko itu.
Desi kembali lagi ke ruang pengemasan barang, ''Des ke sini sebentar?!'' ucap Tante Fany yang baru saja datang menghampiri Desi.
''Iya Bu'' jawab Desi singkat kepada Tante Fany sambil berjalan menghampirinya, ''ada apa Bu?'' Desi bertanya kepada Tante Fany.
''Tolong kamu belikan mie tantan satu dus sama telornya satu kilo? kamu beli di tokonya Evan yah?'' ucap Tante Fany kepada Desi sambil memberikan uang beberapa lembar.
''Baik Bu'' jawab Desi sambil menerima uang itu.
__ADS_1
Desi berjalan keluar dan mengambil sepeda motornya, Desi bergegas menuju ke toko milik Evan.
*Bersambung*