
#Jangan lupa follow dan kasih bintang lima, supaya author lebih semangat berkarya dan menulis cerita ini terimakasih #.
Fitri sangat senang dengan kejutan yang dibuat oleh Dimas dan ungkapan cintanya, malam ini adalah malam yang romantis bagi mereka berdua, hati mereka sedang berbunga-bunga penuh dengan cinta.
"Mas kenapa kamu lakuin ini semua buat aku?" Fitri bertanya kepada Dimas sambil merasakan kehangatan dari pelukan Dimas.
"Karena kamu adalah wanita yang spesial buat aku sayang" balas Dimas yang masih memeluk tubuh Fitri.
"Makasih sayang" ucap Fitri lalu mengecup pipinya Dimas.
"Apa kamu tulus mencintai ku Fit? Aku hanya tukang ojek, apa kamu tidak malu mempunyai kekasih seperti aku ini?" Dimas mengungkapkan unek-unek yang ada di dalam hatinya.
"Ngapain harus malu mas, yang penting pekerjaan kamu halal, itu gak masalah buat aku" balas Fitri sambil tersenyum kepada Dimas.
__ADS_1
"Makasih sayang, kamu sudah tulus mencintai aku apa adanya" Dimas berkata sambil mengecup pipi milik Fitri.
"Iya mas, sama-sama, kita bangun bersama mulai dari awal untuk masa depan kita nantinya " Fitri berkata sambil terus dalam pelukan hangat dari Dimas.
Mereka berdua saling menikmati kehangatan dan romantisnya malam hari yang penuh dengan cinta kasih. Malam semakin larut lalu Dimas mengajak Fitri untuk pulang.
"Ayo kita pulang, kasihan Ibu kamu sendirian di rumah" ucap Dimas yang mengajak Fitri untuk pulang.
"Ayo mas, nanti kita beli oleh-oleh buat Ibu" balas Fitri sambil tersenyum kepada Dimas.
Seminggu kemudian Evan mengajak kedua orangtuanya untuk menemui keluarganya Lala, lalu Evan menceritakan kejadian dirinya bersama dengan Lala kepada kedua belah pihak, akhirnya kedua orangtua Evan dan Lala menyetujui untuk melangsungkan pernikahan anak-anak mereka supaya berita kehamilan Lala tidak menjadi gosip di masyarakat.
Pernikahan Evan dan Lala akan diselenggarakan seminggu lagi dengan ala kadarnya dan tidak terlalu mewah, cuma keluarga besar diantara kedua belah pihak dan beberapa tetangga sekitar, juga teman-teman dekat mereka berdua, karena pernikahan mereka mendadak dan tidak mau menjadi bahan gunjingan semua orang.
__ADS_1
Seminggu kemudian acara pernikahan mereka digelar dengan sangat sederhana dirumahnya Lala, keluarga besar dari kedua belah pihak pun sudah berkumpul, setelah penghulu datang lalu Evan duduk di hadapan penghulu tersebut.
Setelah beberapa menit penghulu tersebut mengajarkan ijab qobul kepada Evan, dan Evan pun sudah siap, serta beberapa saksi sudah berkumpul, lalu ijab qobul pun dilaksanakan.
"Gimana para saksi?" Tanya penghulu tersebut kepada saksi pernikahan yang hadir disitu.
"Sah" jawab para saksi secara serempak.
Selesai membaca doa Lala pun dipanggil dan duduk di sebelahnya Evan, mereka berdua menanda tangani kartu nikah tersebut lalu Evan mencium keningnya Lala, setelah itu bergantian Lala mengecup punggung tangan milik Evan.
Kedua belah pihak dari keluarga Evan dan Lala merasa bahagia karena acara pernikahan anak mereka berjalan dengan lancar, setelah penghulu meninggalkan acara tersebut lalu Evan dan Lala duduk di kursi pelaminan, keluarga mereka lalu bergantian memberikan ucapan selamat kepada mereka berdua, disusul dengan teman-temannya.
Zaky dan Tante Fany lalu memberikan ucapan selamat kepada Evan dan Lala "selamat ya Van, jangan lupa minum jamu biar kuat, hehehe" ucap Zaky kepada Evan.
__ADS_1
*Bersambung*