Gairah Tante Kos

Gairah Tante Kos
Membantu Jualan


__ADS_3

#Baca juga karya dari Slawi media yang berjudul (Gairah sang Milyader)#


Setelah sampai di rumah, Danang membereskan barang-barang miliknya dan bergegas menuju ke kamar mandi untuk membersihkan badannya setelah seharian jualan es. Sehabis mandi lalu Danang memasak makanan untuk dirinya, Danang tinggal di rumah yang sederhana itu sendirian.


Malam semakin larut, Danang merebahkan tubuhnya untuk istirahat dan terlelap tidur dengan nyenyak, lelah dan capek itulah yang dirasakan olehnya.


Esok hari pun tiba dengan cuaca yang cerah seakan menyambut Danang bangun dari tidurnya, setelah mandi dan sarapan pagi lalu Danang menyiapkan bahan-bahan untuk jualannya


"Belum berangkat Nang?" Sapa Bu Maryam yang sedang berjalan lewat di depan rumahnya Danang


"Belum Bu, ini lagi beres-beres dulu, bentar lagi juga berangkat" jawab Danang lalu tersenyum kepada Bu Maryam


"Ya udah Ibu tinggal dulu yah" ucap Bu Maryam lalu pergi meninggalkan Danang yang sedang menata bahan-bahan untuk jualannya.


Setelah semuanya beres lalu Danang berjalan sambil mendorong gerobaknya "es dawet, es dawet" Danang terus mendorong gerobaknya menelusuri jalan, sesampainya di sekitar kampus dimana banyak pedagang yang sudah berdatangan, lalu Danang menghentikan gerobaknya di tempat biasanya.


"Eh mang Ujang udah datang duluan nih" sapa Danang kepada mang Ujang

__ADS_1


"Udah Nang, belum lama" jawab mang Ujang sambil menoleh kearah Danang


"Mang Asep belum datang?" Danang bertanya kepada mang Ujang tentang mang Asep yang belum datang


"Bentar lagi juga datang Nang, biasa nganter anaknya dulu" jawab mang Ujang sambil menata dagangannya


"Oh gitu yah mang" sahut Danang sambil celingak-celinguk mencari mang Asep


"Mang es dawet dibungkus satu aja" ucap anak SMA yang barusan lewat


"Baik Non, ditunggu sebentar" balas Danang lalu membuat es dawet pesanan anak SMA itu, setelah selesai lalu menyodorkan es dawet tersebut kepada anak SMA itu


"Ini uangnya mang" jawab anak SMA itu sambil memberikan uang lima ribu kepada Danang, lalu anak SMA itu berjalan menuju ke mobilnya.


"Untung saja aku pake masker jadi gak ketahuan" gumam gadis SMA itu, lalu menelfon seseorang dan pergi dengan mobilnya.


"Udah pecah telor nih" ucap mang Ujang kepada Danang sambil tersenyum

__ADS_1


"Iya mang, semoga hari ini daganganku laris manis" balas Danang kepada mang Ujang sambil tersenyum sendiri.


Setelah jam istirahat, mahasiswi dan mahasiswa berlalu lalang mengerumuni pedagang yang mangkal di sekitar kampus itu,


"Mas Danang" ucap Putri sambil tersenyum dan mendekati Danang yang sedang melayani pembeli


"Hai Put" balas Danang sambil melayani pembeli yang sudah mengerumuninya


"Biar aku bantuin mas" lalu Putri membantu Danang untuk berjualan


"Kamu bungkus yang ini Put, lalu yang ini juga" Danang menyuruh Putri untuk membungkus es dawet tersebut


"Siap bos" dengan cekatan lalu Putri menjalankan tugasnya untuk membungkus es dawet tersebut


Satu persatu Danang dan Putri melayani pembeli tersebut, dengan bantuan Putri para pembeli tersebut tak butuh waktu lama untuk menunggu pesanannya, setelah pembeli sudah pergi lalu Danang menyuruh Putri untuk belajar membuat es dawet dengan takaran yang tepat


"Coba Put kamu bikin sendiri, yang ini dulu lalu dicampur sama ini separuh aja, dan di atasnya kamu kasih ini biar tambah enak" Danang menjelaskan cara membuat es dawet tersebut.

__ADS_1


"Siap mas, aku coba yah" lalu Putri segera mencoba membuat es dawet tersebut


*Bersambung*


__ADS_2