Garin Moor

Garin Moor
Pertarungan Otak


__ADS_3

Garin dan bawahan-nya sudah sampai di rumah, mereka semua membawa barang-barang Garin masuk ke dalam kamarnya. Tentu saja dengan Garin yang mengawasi mereka sambil memainkan ponselnya.


Jeni yang melihat Garin belanja sangat banyak dia bertanya "Kamu mau buka toko Nak?"


Garin menoleh ke arah Ibunya "Buka toko? Mana mungkin lah Bu, semua ini alat untuk melindungi perusahaan Ayah dari para pencuri data!"


Garin memang berencana membuat penghalang data yang tidak bisa di tembus oleh siapapun nantinya, dia ingin melindungi semua aset orang tuanya, agar mereka tidak perlu was-was setiap hari.


Bukan hanya kuat, Garin juga memiliki kecerdasan di atas rata-rata, dengan kata Lain Garin adalah bentuk sempurna dari manusia. Kecerdasan, Kekuatan dan Kekayaan keluarganya, menjadikan dia orang paling sempurna di muka bumi ini.


Jeni mengerutkan keningnya "Pencuri data? Apa maksud kamu Hacker Nak?" tanyanya menyelidik.


"Yap Ibu Benar, sudah yah Bu, Garin mau menata barang-barang Garin terlebih dahulu."

__ADS_1


Garin meninggalkan Ibunya yang duduk di sofa dalam kamarnya. Jeni menatap tidak berdaya anaknya tersebut, pasalnya di usianya yang begitu muda, sudah banyak sekali impiannya.


Jeni menghela napas "semoga saja kamu kelak bisa seperti Ayahmu Nak"


Jeni memerhatikan Garin yang sedang merakit PC nya, terlihat dia begitu mudah merakit itu semua. Hanya dalam beberapa menit saja Garin sudah berhasil merakit PC nya, dia pun langsung menyalakan-nya.


Setelah semuanya sudah menyala, Garin menyambungkan-nya dengan Laptop miliknya. Data-data yang sudah ada di laptop di Copy ke dalam PC, Hasilnya semua yang ada di laptop sudah bisa di lihat juga di PC.


Jari jemari Garin menari-nari di atas Keyboard Komputer yang baru dia rakit tersebut, terlihat dia mulai mengincar sebuah satelit untuk dia kendalikan dari tempatnya, tentu saja tanpa sepengetahuan pemilik satelit.


Karena itulah Garin membeli semua peralatan tersebut, tujuannya sangat jelas, agar tidak ada yang merusak tatanan kebijakan Dunia digital.


"Binggo! Kalian tidak akan bisa kabur dariku!" seringai tipis muncul dari sudut bibir Garin. Jari jemarinya semakin cepat menari-nari di atas Keyboard.

__ADS_1


Sementara itu, pihak yang memiliki satelit tersebut, mereka semua terkejut karena ada orang yang bisa menerobos masuk ke dalam pertahan mereka.


"Brengsek! Siapa orang ini? Kenapa dia mengincar kita!?" gerutu salah satu dari mereka.


"Sepertinya dia suruhan Militer, karena tidak mungkin Hacker biasa bisa menembus pertahanan kita." salah satu dari mereka menimpali.


"Militer? Mana mungkin bodoh! Kita saja masih belum melakukan Apapun, mana ada Militer yang tahu!" Bos mereka buka suara.


Terlihat semua yang ada di sana manggut-manggut seolah mengerti perkataan Bosnya itu.


"Sudah mengeluhnya, kita lawan balik dia!" Bos mereka memberikan perintah.


"Siap Bos!" mereka semua serempak langsung berkutat dengan keyboard masing-masing, untuk memberikan perlawanan pada Garin.

__ADS_1


Sontak saja ketika ada perlawanan dari mereka Garin tersenyum senang, karena dia sudah lama tidak bermain menang atau kalah lagi. Sekarang dia bisa bermain dengan mereka semua dan bisa merasakan kemenangan.


__ADS_2