
Kedua sahabat Renty tidak tahu apa yang sedang di bicarakan Garin dan Renty, mereka sebenarnya sangat penasaran, tapi mereka tidak bertanya, karena takut dengan sosok Garin.
Moli kemudian datang membawakan minuman dan makanan ringan untuk mereka semua, dengan senyum hangat, Moli mempersilahkan mereka untuk menikmati hidangan yang dia bawa.
Awalnya Fei dan Sisil ragu, tapi melihat hidangan yang begitu mewah, mereka berdua langsung tergoda dan melahapnya.
Makanan di rumah Garin memang di masak langsung oleh Koki profesional, sehingga tidak ada makanan yang tidak enak di sana.
Renty yang melihat kedua sahabatnya itu seolah tidak memiliki harga diri sama sekali, dia menghela napas dan tersenyum getir ke arah Garin.
"Maaf Tuan Muda." ucap Renty tidak berdaya.
"Biarkan saja, itu hanya makanan."
Garin tidak mempermasalahkan hal sepele seperti itu, yang dia pikirkan sekarang agar Renty terus berada di sisinya.
...***...
Ternyata dugaan Garin benar, untung saja dia bergerak cepat mengambil Renty dari keluarga Crusher.
Mr.Mask yang baru mengetahui kalau Renty adalah kunci untuk mengerahkan sebuah kelompok Mafia terbesar di dunia. Dia menangkap Hanz Crusher di kediamannya.
"Katakan padaku dimana anak angkatmu Hanz!" raung Mr.Mask pada Hanz.
Hanz yang terlihat sudah babak belur karena di hajar anak buah Mr. Mask, dia hanya tersenyum menanggapi pertanyaan Mr. Mask.
__ADS_1
"Bedebah! Katakan padaku dimana dia!" Mr. Mask semakin marah, karena Hanz tidak mau buka mulut sama sekali.
"Hahaha... Royan Croos! Ketahuilah, Nona mudaku sudah berada di tangan yang tepat, aku tidak akan memberitahumu meskipun kau harus mempertaruhkan nyawaku!" Hanz malah tertawa meski tubuhnya sudah berlumuran darah.
Tentu saja Mr. Mask semakin marah, dia benar-benar di buat geram oleh Hanz yang menyembunyikan anak Mafia ternama di dunia.
"Siksa dia sampai mau bicara!" teriak Mr. Mask pada bawahannya.
Mr. Mask adalah Royan Croos, dia salah satu keluarga Croos yang tersisa, selama ini dia sebenarnya bersembunyi untuk mendapatkan banyak pengikut.
Dia menyadari kalau memiliki pengikut saja tidak cukup untuk melawan keluarga Moor. Karena itulah dia melakukan penyerangan frontal ke seluruh Kota yang sudah terdapat banyak pengikutnya.
Serangan tersebut sebenarnya bukan untuk memicu peperangan, tapi Royan yang mendapatkan sebuah informasi tentang kelompok mafia yang hanya bisa di kendalikan seseorang, dia memancing salah satu kelompok mafia tersebut keluar saat penyerangan itu terjadi.
Hasilnya Royan berhasil menangkap salah satu mafia, meskipun bukan petinggi kelompok Mafia tersebut. Namun, dia berhasil mendapatkan informasi kalau sebenarnya kelompok Mafia yang dia cara sedang Off dan hanya bisa On kembali ketika pemimpin mereka mendapatkan perintah.
Hasilnya Royan menemukan kalau Keluarga Crusher adalah pelayan pribadi pemimpin Mafia yang sedang dia cari.
Royan langsung mengincar Keluarga Crusher. Namun, sayangnya Garin bergerak lebih cepat darinya dan mengambil Renty dari keluarga Crusher.
Hanz sempat ragu dengan Garin, tapi setelah Garin membuka semua informasi tentang kelompok Mafia yang Hanz Layani. Hanz terkejut dan mulai percaya pada Garin, dia menyerahkan Renty dengan sukarela pada Garin, dengan syarat harus melindunginya.
Tentu saja Garin menyanggupi permintaan Hanz, karena dia juga tidak mau Renty berada di tangan yang salah. Itulah alasan kenapa Garin begitu menginginkan Renty berada di sampingnya.
Usia Renty sekarang masih delapan belas tahun, dua tahun lagi dia akan resmi menjadi pemimpin baru kelompok Mafia Ghoul. Mafia yang hampir menguasai seluruh Dunia bawah .
__ADS_1
Kelompok Mafia Ghoul memang akan langsung Off, tidak terlibat dengan dunia luar jika pemimpin mereka menghilang ataupun tewas, mereka akan bergerak kembali setelah ada pewaris kedudukan pemimpin mereka.
Royan menyuruh anak buahnya untuk mencari keberadaan Renty, dengan sangat geram dia mengutuk Hanz yang telah memberikan Renty pada orang lain.
"Akun kucari dia meski ke lubang semut sekalipun!" ucap Royan sambil menggertakkan giginya.
...***...
Sementara itu di tempat Garin berada, Renty yang sudah menjadi pelayan Garin, dia mengenakan baju Maid.
Baju yang membuat pria dengan fetis seperti itu akan meneteskan air liur saat melihatnya. Apa lagi tubuh Renty sangatlah sempurna.
Kaki yang jenjang, Paha mulus dengan di balut stocking, pinggul yang kencang, di tambah gunung kembar dengan ukuran 35B. Sosok Renty bertambah sempurna dengan wajah Oriental dan rambut hitam yang tergerai sebahunya.
Garin yang masih anak-anak saja sempat tergoda saat Renty pertama kali mengenakan baju tersebut, dia seolah ingin menjamahnya, menjadikan wanita itu miliknya. Namun, dia sadar karena usianya masihlah belia.
"Apa seperti ini cukup?!" tanya Renty merasa tidak senang, karena seolah di permainkan Garin ketika memakai baju Maid.
Garin tersenyum "Bagus, kamu terlihat makin cantik mengenakan baju itu." goda Garin pada Renty.
Urat-urat di kepala Renty menonjol, bukannya senang karena di puji, tapi Renty merasa jengkel pada Garin, karena di usianya yang masih belia berani menggoda dirinya yang sudah delapan belas tahun.
Renty menghela napas, mencoba menahan amarahnya "jadi apa tugas pertamaku tuan Muda!" ucap Renty ketus.
"Menyuapi aku makan." Garin menunjuk makanan yang ada di piringnya.
__ADS_1
"Hah! Apa kamu gila Bocah, kamu bisa makan sendiri!" keluh Renty pada Garin.
"Oh... Ya sudah, kita mending ke pengadilan saja, dan menantikan hukuman untukmu."