
Sementara itu Mobil Garin yang sudah meninggalkan tempat tersebut malah terkepung di jalanan oleh puluhan orang Royan Croos.
Tentu saja Klon System tidak tinggal diam, mereka semua langsung bermunculan untuk melindungi tuan mereka.
"Garin, apa yang sebenarnya terjadi?"
Renty terlihat sangat ketakutan, wajahnya pucat pasi karena melihat begitu banyak orang yang mengepung mereka.
Garin tidak menjawab, dia menatap ke arah semua orang yang mengepungnya dengan tajam. Garin sangat geram karena mereka terus bermunculan semakin banyak saja.
Klon System hanya berjumlah sepuluh orang, Garin tidak membawa banyak Klon System karena dia mengira tidak akan ada kejadian seperti ini.
Garin punya pemikiran kalau Royan sedang menyusun rencana untuk penyerangan berikutnya, tapi siapa yang menyangka kalau Royan malah akan memburunya lagi.
Sebenarnya Royan tidak memburu Garin, dia memburu Renty, berkat nomor ponsel Renty, dia bisa melacak keberadaan Renty dengan Hacker yang di milikinya.
Bruak
Tiba-tiba mereka semua menyerang serentak, salah satu dari mereka terhempas, ketika di lemparkan Klon System dan menbarak Mobil.
Karena saking banyaknya jumlah mereka, Klon System tidak bisa menargetkan salah satu dari mereka dengan baik dan hanya bertarung untuk tetap bertahan.
Meskipun Klon System tidak bisa terluka, tapi nyatanya mereka bisa non aktif jika terkena beberapa bagian Vitalnya.
Garin yang menyadari hal tersebut dia menghela napas berat dan akan keluar dari Mobil.
Renty mencekal lengan Garin "kamu mau kemana Garin? Di luar bahaya!"
Renty menegur Garin karena menurutnya, Garin tidak akan bisa apa-apa ketika keluar dari Mobil, meskipun bocah yang bersamanya tersebut selalu membuatnya kesal, tapi dia juga tidak mau Garin kenapa-kenapa.
Garin melepaskan cekakan Renty "kamu diamlah di sini, jangan keluar dari Mobil." terdengar suara Garin yang begitu dingin.
Renty mau menahan Garin lagi. Namun, bocah tersebut sudah keluar dari Mobil dan mendekati orang-orang yang sedang bertarung dengan Klon System.
"Berani juga kamu keluar dari Mobil Bocah!" ucap salah satu dari mereka.
Garin menyeringai, hanya dalam sekejap mata dia sudah berada di dekat pria tersebut dan menendangnya hingga terlempar puluhan meter dan tersungkur di tanah.
Sontak saja hal tersebut membuat Renty tercengang, karena tubuh mungil Garin mampu membuat orang berbadan kekar terhempas begitu jauh.
Renty menutup mulutnya tidak percaya dengan apa yang di lihatnya, baginya itu semua seperti mimpi.
__ADS_1
Tapi Garin benar-benar melakukan itu, bukan hanya satu orang saja, dia berhasil melumpuhkan puluhan orang dewasa hanya dalam beberapa pukulan saja.
Bang
Bang
Orang-orang yang di hajar Garin berterbangan seperti sebuah mainan saja, mereka semua tidak ada yang bisa menahan serangan Garin sama sekali.
Dor
Dor
Suara tembakan mengarah ke arah Garin, tapi Garin menangkap peluru itu menggunakan tangan kosong dengan begitu mudah.
Semua orang yang melihat hal tersebut terkejut, bukan hanya Klon System yang MPU melumpuhkan mereka, tapi Garin juga terlihat sangat menakutkan di mata mereka semua.
Seorang pria kekar menghampiri Garin "Bocah sialan!" gerutunya sambil meremas tangannya sehingga berbunyi.
Garin menatap tajam pria tersebut yang terus mendekatinya seolah tidak takut sama sekali, dia terus mendekat ke arah Garin hingga jarak mereka sejengkal saja.
Pria kekar menatap Garin yang tingginya hanya sebatas perutnya saja, Garin juga mendongak ke atas menatap pria yang seperti raksasa tersebut.
"Matilah kau Bocah!" pria kekar meluncurkan pukulannya ke arah Garin yang ada di bawahnya.
Hanya dengan satu tangan, Garin menangkap pukulan pria tersebut. Jelas saja pria kekar terkejut, karena kekuatan Garin sangat besar.
Garin menyeringai tipis ke arah pria kekar, wajahnya tidak terlihat seperti anak kecil, melainkan seperti iblis yang sedang mempermainkan lawannya.
Pletaakk
Arghhhh
Pria kekar berteriak histeris ketika tangannya di patahkan oleh Garin dengan begitu mudah, tangan Pria kekar terlihat terlepas dari persendiannya. Dia mundur beberapa langkah saat Garin melepaskan cengkraman pada tangannya.
"Kenapa? Bukankah tadi kamu bilang ingin membunuhku?" ejek Hari pada pria kekar.
Pria kekar beringsut ketakutan, dia bukan lagi melihat Garin sebagai anak kecil, tapi di matanya, Garin seolah seperti malaikat pencabut nyawa.
Slap
"Karena kamu tidak bergerak, biar aku yang menyerangmu!" Garin tiba-tiba saja sudah berada di hadapan pria kekar.
__ADS_1
Bugg
Hoek
Srrtt
Brak
Pria kekar memuntahkan seteguk darah, dia juga terhempas beberapa meter sehingga menabrak orang-orang yang sedang melawan Klon System, mereka semua roboh bersamaan karena terbentur pria kekar.
"Selesaikan semuanya dengan cepat!" Garin memberikan perintah.
Klon System langsung terpicu dengan perintah Garin, mereka kali ini menggunakan senjata tajam dan menghabisi mereka semua.
Kali ini orang-orang yang mengepung Garin kocar-kacir, karena ternyata lawan mereka sangatlah sadis, meskipun jumlahnya sedikit. Namun, Klon System dan Garin berhasil melumpuhkan mereka semua.
Orang-orang yang hanya terluka ringan, mereka lari tunggang-langgang, karena takut di bunuh Klon System yang semakin bringas saja.
Garin menghela napas lega, dia kembali ke Mobilnya, untuk segera kembali ke kediamannya.
Renty menatap Garin yang baru masuk ke dalam Mobil dengan tatapan tidak percaya, bocah sembilan tahun mampu mengalahkan orang-orang dewasa, di tambah Garin juga Garin juga tidak takut sama sekali dengan orang-orang tersebut.
"Kita langsung pulang!" tegur Garin pada Klon System yang menyetir mobil.
"Baik tuan!" ucapnya yang langsung menginjak pedal Gas.
Mobil menuju kediaman Garin, sementara Klon System yang mengawal Garin, sebagian dari mereka membereskan orang-orang yang tewas saat menyerang Garin.
Sepanjang perjalanan Renty tidak berani bertanya pada Garin, dia sekarang sudah tahu kalau Garin bukanlah bocah biasa.
Sekarang Renty tahu kenapa sikap Garin tidak seperti bocah seusia dia pada umumnya. Menurut pemikiran Renty Garin adalah reinkarnasi seseorang dan dia sebenarnya bukan anak kecil.
"Kamu sekarang sudah tahu aku seperti apa, selain kamu hanya Moli dan Ayahku yang tahu tentang diriku yang sebenarnya, aku harap kamu bisa menutupi ini semua." ucap Garin tiba-tiba yang membuat Renty tudak bisa berkata-kata.
Tapi Renty yang penasaran dengan Garin, dia memberanikan diri untuk bertanya "kenapa kamu menutupi ini semua? Bukankah lebih bagus kalau orang-orang tahu dirimu yang sebenarnya?"
"Apa kamu pikir dunia akan menerima semudah itu jika melihat Bocah yang bisa bertarung dan mengalahkan puluhan orang dewasa begitu saja?" tanya Garin yang langsung menatap Renty.
Tatapan keduanya bertemu, Renty langsung menundukkan kepalanya, entah kenapa dia merasakan sesuatu yang aneh saat melihat Garin.
"Kenapa aku jadi mengaguminya? Kamu gila Renty, dia masih bocah!"
__ADS_1
Renty bergumam dalam hatinya. Sebenarnya bukan hanya dia kagum pada Garin. Namun, ada sedikit rasa yang mulai tumbuh pada Garin dari lubuk hatinya. Tapi Renty tidak mau menerima kenyataan seperti itu, karena nyatanya Garin masih terlihat seperti anak kecil.