
Xel menuntun zahra untuk duduk disampingnya di ikuti oleh renav.
"Kenapa kamu baru mengujungi kami? Kami sudah lama merindukan mu. Apa ada masalah yang menimpamu?" Tanya zaint menatap zahra dengan tenang tanpa ekspresi. Mungkin bagi orang yang tidak mengenalnya mengira zaint ini tidak menyukainya. Tapi bagi zahra itu adalah tatapan biasa saja karena sudah biasa.
Zahra menatap balik zaint dengan tatapan teduh " Zahra tidak apa-apa ayah anda ..zahra hanya merenungi diri saja" Ucap zahra tenang. Mengapa tidak ada yang tahu tentang berita kalau ia tercebur di danau? Karena hanya ratu malisa yang tahu. Dayang dan prajurit hanya menutup mulut karena perintah sila.
Zaint hanya menghela nafas, jawaban nya selalu saja seperti itu. Menyesap teh nya tidak bertanya lagi.
Xel dan renav sedari tadi hanya diam mendengar kan percakapan zaint dan zahra. Kemudian xel mengenggam tangan zahra menatap dalam mata zahra.
"Nak..jika kamu mempunyai masalah bagilah bersama kami.. Kami ayah kamu, meakipun kami bukan ayah kandungmu setidaknya kami adalah keluargamu juga" Ucap xel serius, ia merasa tidak becus menjadi seorang ayah. Meskipun ia seorang ayah tiri begitupun dengan zaint dan renav namun mereka sangat menyayangi putri tiri mereka seperti putri kandung.
Sebenarnya para selir mempunyai seorang anak tetapi bukan seorang putri melainkan seorang pangeran jadi tidak bisa menjadi penerus tahta meskipun lebih tua dari zahra.
Jadi para selir mempunyai masing-masing satu pangeran. Pangeran pertama dari selir zaint pangeran ALEX MARTANESIA . Pangeran alex memiliki paras yang sangat cantik membuat para putri bangsawan berlomba-lomba ingin memiliki nya namun Pangeran Alex dirumorkan sulit di taklukkan karena ia adalah seorang jendral perang.
Pangeran kedua dari selir xel pangeran LEYS MARTANESIA. Pangeran leys tidak kalah cantik dari pangeran pertama hanya saja pangeran leys dirumorkan memiliki hubungan terlarang rumor ini tersebar karena kesalah pahaman yang tidak sengaja di lihat oleh pelayan di ruang belajar yaitu guru muda dan pangeran leys berdekatan dengan intim membuat pelayan menyebarkan rumor. Rumor ini semakin kuat karena pangeran leys begitu risih dengan para wanita kecuali zahra.
Pangeran ketiga dari selir renav pangeran ARQ MARTANESIA. Pangeran arq memang cantik tapi lebih dominan manis membuat para wanita maupun pria yang melihatnya ingin memiliki namun sayangnya pangeran arq sudah mempunyai tunangan.
Lanjut
Zahra mendengar suara kecewa dan tatapan sedih dari selir xel membuatnya menjadi bersalah 'salahkan saja jiwa tubuh ini yang entah dimana sekarang' batin nya. Zahra tersenyum lembut sehingga matanya menyipit sayang nya para selir tidak dapat melihat senyuman nya hanya bisa melihat mata yang menyipit karena tersenyum. Zahra menatap para selir dengan beegantian
"Ayahanda sekalian, putri ini hanya merenungi diri bukan bunuh diri" Jeda zahra menatap para selir yang menatapnya dengan serius dan khawatir "ayahanda zaint, ayahanda renav dan ayahanda xel tidak gagal menjadi seorang ayah untuk zahra. Zahra bisa merasakan kasih sayang seorang ayah hanya karena kalian, jika kalian tidak ada mungkin hidup zahra hampa" Lanjut zahra dengan tatapan haru dan senang. 'Huh apa gunanya ayah kandung ni tubuh..lebih baik bersama para selir daripada raja yang menjijikan? Ya pokoknya raja sudah kena racun' batin zahra kesal pada ayah dari pemilik tubuh ini yang tidak ada bedanya dengan paman nya dulu.
Para selir yang mendengar ucapan zahra tersenyum lembut, mereka bangga karena bisa mendidik zahra dengan baik meskipun di rumorkan bodoh tapi sebenarnya zahra sangat pintar dan penuh dengan sopan santun dari pada putri angkat yang bisa menangis. Mereka ragu putri angkat raja bisa melindungi suaminya kelak kalau dia sendiri saja dikit-dikit nangis dan merengek.
Kadidat ratu? Cuih hanya seorang anak pungut. Anak pungut yg menjadi kesayangan raja sementara putri kandung nya di tirikan. Lucu bukan?
__ADS_1
Setelah itu mereka hanya bercakap-cakap tentang kerajaan,kosmetik atau trend lain nya.
Mereka mengobrol sampai matahari tinggal setengah di ujung barat itu artinya sudah sore. Zahra segera pamit untuk kembali ke kamarnya untuk mandi dan bersiap berkumpul untuk makan malam bersama.
Di kediaman putri pertama
Zahra berendam di bak kayu yang sudah disi air hangat di taburi bunga mawar sehingga wangi nya membuat ia tenang dan damai, menutup mata menikmati ketenangan sebelum kembali ber drama.
Zahra menyadari bahwa tubuh wanita di dunia ini terlalu montok dengan dada besar dan pinggang yang pas namun bagi zahra ini konyol wajah tampan, darmawan namun mempunyai body yang memikat. Sementara para pria ada yang berabs tipis-tipis ataupun abs penuh namun dengan wajah cantik. Menarik bukan? Ia merasa seperti belok kalau saat berhubungan dengan para laki-laki disini. Itu hal wajar karena zahra dulu adalah wanita cantik dan zahra yang sekarang tampan membuatnya merasa aneh.
"Hahhh...bukan kah kita harus menjadi lebih kuat rober?" Ucap zahra tenang masi menutup matanya.
'Benar nona, jika anda lemah anda akan di bully habis-habisan dan tidak bisa melindungi diri anda maupun suami anda' jelas rober.
"Hmmm...kalau seperti kenapa teratai putih itu begitu di puja?" Gumam zahra membuka matanya mengingat ppb itu hanya bisa menangis dan playing victim.
'Itu karena saudara angkat anda di rumorkan ahli dalam berpedang dan pernah memenangkan pertandingan berpedang di kerajaan tetangga tahun ke tahun dia menjadi juara bertahan. Namun sebenarnya saudara angkat anda menyogok lawan nya. Kalau lawan nya laki-laki ia melakukan perjanjian pernikahan kalau perempuan ia memberikan budak laki-laki dari pasar lelang'
'Benar nona, ia memanipulasi ayah anda dan ayah anda pun sebenarnya salah karena selalu membanggakan nya dan selalu menganggap sila adalah putri tersayang nya'
"Oh"
Zahra hanya ber oh ria mendengar penjelasan rober..bukan kah itu artinya tiada maaf untuk yang mulia raja atau sudah di blacklist jika saja ayah itu tidak bersalah karena terkena manipulasi ia bisa memaklumi kalau sudah salah ya di blacklist. Untuk sila ia berencana akan mengeksekusi nya sendiri. Ia menginginkan darah.
'Nona?'
"Hmm?"
'Anda sudah berhasil menjalankan misi jadi anda apa ingin melihat data anda?'
__ADS_1
'Data aktifkan
...Data di aktifkan ...
...Nama :zahra martanesia...
...Umur : 18 tahun ...
...Tinggi : 170 cm ...
...Berat : 40 kg ...
...Ketampanan : 61%...
...Kecantikan : 52%...
...Daya tarik : 50%...
...Aura membunuh, aura keburukan dan aura negatif. ...
...Point : 3.400...
...Hadiah : - cambuk emas ...
...Data tutup ...
'Cambuk emas anda berada di atas meja nona'
"Tidak bisa kau simpan rober?, biarkan kau simpan dulu. darah ppb itu yang harus pertama kali di torehkan di cambuk kndah itu bukan"
__ADS_1
'B-aik nona'