
Mereka Membelai Jalanan Kota yang Sudah sempurna Rame atau Jalanan yang kosong menjadi sangat Macet. Tapi tidak dipungkiri karna Mereka tinggal dikota besar yang Penduduknya Paling banyak daripada Pulau lainnya.
Gisel Tertidur Di Mobil Fadil, Dia terasa mengantuk sekali karna tidurnya yang semalaman sangatlah Sikit. Dia hanya tidur selama 4 Jam. Itupun Dia harus Diabangunkan sang Mertua yang Baik tentunya.
Saat Mobiil Berhenti dan Sang supir yaitu Fadil meninggalkan Gisel tertidur sendiri, Gisel yang sadar dia mengerjap ejapkan penglihatannnya, dan dia tidak menemukan sang suami.
Dia melihat keseliling tempat dia berdiri dan membuka Jam tangannya yang menunjukkan Pukul 7 Malam.
"Hah 7 Malam? Ini Jam salah ya? Massa Aku tidur lama sekali" gumam Gisel kesal karna setelah diperhatikan dia Turun di sebuah Club Malam.
"Apa Dia terus terusan pergi kesini?" batin Gisel lagi lalu dia memutuskan untuk Pergi melihat suaminya. pasti Ibu Mertuanya telah menunggu mereka, dan Gisel tidak mau Jika Mami lagi yang menunggu.
"Permisi Tuan, Apa Anda kenal suami saya?" tanya Gisel kepada Tuan botak yang sedang bersenang-senang dengan perempuan Cantik
"Hah? Siapa kamu? Gangguin orang aja" Kesal Cewek cantik itu.
"Ya Ada apa Gadis Manis?" tanya Om Botak itu dengan Nada genitnya
"Em, Om lihat suamiku gak? Dia tadi ninggalin aku dimobil. kan om ada disini, pasti om lihat suamiku" ucap Gisel dengan anda lirih
"Oh tentu saja, dia sedang beristirahat di Kamar sana" ucap Om itu sambil menunjuk sebuah kamar yang terang.
__ADS_1
"Oh, Baiklah aku akan kesana" ucap Gisel ingin melangkahkan kaki tapi ditahan Om Itu
"Aku akan mengantarmu" ucap Om botak itu lalu mencium Wanitanya dan mengajak Gisel.
Gisel merasakan takut karna Om itu membawa dia agak secara paksa. Saat Dia ingin melepaskan tangannya dari genggaman Om itu, tapi Om itu tidak mau melepasnya.
Dan kecurigaannya benar, Om itu memiliki Maksud tertentu padanya. Karna Sudah tau apa masalah nya! Saat kecil, Bapaknya Pino selalu mengajarkan Gisel tentang kelemahan laki laki.
"jika laki laki itu memaksamu atau mau mem*****samu Tendang bagian Jenis kelaminnya atau tendang Bagian lobang dadanya" karna disitu kelemahan seorang Pria itulah Ucapan Bapakku padaku
Dengan wajah agak takut, Gisel menarik nafas dalam dalam. dan
brukk
"Gisel" pekik Hary dengan wajah terkejut
"Hary... to tolong aku Hary... kumohon..." pekik Gisel dengan nada ketakutan.
Hary yang sudah mengerti tentang pengelamanan apalagi dia tau sifat Gisel yang pendiam dan tidak suka adanya Cowok dia membawa Gisel mendekat kearah sahabatnya yang sedang minum ditemani seorang wanita.
" Gisel" pekik Fadil dengan wajah terkejut
__ADS_1
"Fad Tuan... tolong... ada... ada... Ada pria yang... yang... yang ingin melukaiku" jawab Gisel dengan nada takut
"Ck, wanita sok jual mahal sih" dumel seorang wanita cantik yang beranama kiysha
"Kiysha, lebih baik kamu pergi .." perintah Fadil tapi Kiysha menggeleng kuat
"Kita belum melakukannya sayang" ucap Kiysha dengan bergelayut manja dilengan Fadil.
Fadil menepisnya dalam dalam. " Kiysha pergi aku bilang..." bentak Fadil dan karna ketakutan akhirnya Kiysha pergi juga.
"Keenapa kau keluar dari Mobil hah? Jadi gini kan! Dasar wanita bodoh" gusar Fadil membuat Gisel menundukkan kepalanya
"Tuan yang tidak mengantarku pulang, tuan meninggalkanku sendirian" lirih Gisel membuat Fadil mengacak acak rambutnya
"Dammm, ayo kita pulang" ucap Fadil merasakan hari harinya hancu. kenapa dia bodoh gak menyadari kalau dia belum mengantar Gisel pulang? kenapa bodohnya gak bisa diingatnya? Ahahh bodoh
Bersambung
Hallo Readers tersayang...
Yuk Kasih dukungan Buat Author
__ADS_1
kasih Like, Komen dan Vote ataupun hadiah yang bisa dapat mendukung Cerita Author🤗